Kompas.com - 12/12/2014, 10:26 WIB
Bu Misnah menyiapkan bahan utama Botok Tawon di Banyuwangi, Jawa Timur. KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATIBu Misnah menyiapkan bahan utama Botok Tawon di Banyuwangi, Jawa Timur.
|
EditorI Made Asdhiana
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Tawon atau lebah biasanya dinikmati madu nya. Namun di tangan Bu Misnah, warga Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, rumah atau sarang tawon diolah menjadi masakan yang lezat dan gurih. "Kalau orang sini nyebutnya botok. Tapi ada juga yang menyebutnya pepes," kata Bu Misnah kepada Kompas.com, di Banyuwangi, Kamis (11/12/2014).

Di warungnya yang sederhana, sedikitnya setiap hari Bu Misnah memasak 10 kilogram sarang tawon yang dibeli dari pedagang yang mengantarnya langsung ke tempatnya. "Sudah ada langganan khusus yang tiap hari ngantar rumah tawon ke sini dari wilayah Banyuwangi Selatan," jelasnya.

Awalnya, Bu Misnah akan memotong-motong lempengan rumah tawon menjadi ukuran yang lebih kecil lalu dimasukkan dalam pincukan daun pisang. "Larva tawon yang masih putih seperti ini dibiarkan saja dan dipincuk pakai daun pisang. Bumbunya lombok, gula merah, asam, tomat dan bawang merah. Setelah itu dikukus. Kalau daunya sudah layu berarti sudah matang," ujarnya.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Botok Tawon di Banyuwangi, Jawa Timur.
Untuk menjaga rasa, Bu Misnah tetap menggunakan kayu untuk memasak botok tawonnya. Ia mengaku mendapatkan resep dari ayahnya yang sudah berjualan sejak tahun 1981. "Kami tetap menjaga kualitas. Ndak pakai bumbu yang macem-macem kok. Alhamdulilah pelanggannya banyak," katanya.

Jika ada yang memesan, biasanya Bu Misnah akan meletakkan botok tawon di piring yang berbeda. "Pelanggan biasanya pesan nasi pecel dan botok tawon ini sebagai lauknya," jelasnya.

Untuk menikmatinya, pembeli hanya cukup menyediakan uang minimal Rp 10.000. "Rasanya gurih dan enak. Setiap lewat sini pasti saya sempatkan mampir ke warung sini," kata Sumarsono, warga Kecamatan Giri, salah satu pelanggan warung Bu Misnah.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Pelanggan menikmati sepiring nasi pecel dengan lauk Botok Tawon di Banyuwangi, Jawa Timur.
Dia percaya dengan mengonsumsi botok tawon bisa meningkatkan stamina. "Cocok buat mereka yang kerja di lapangan," tambahnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jika melewati jalan raya Desa Lemahbang Kulon, Kecamatan Rogojampi, Anda harus menyempatkan diri untuk singgah menikmati kuliner dengan bahan sarang tawon ini. Tidak perlu khawatir kehabisan, karena Bu Misnah terus memproduksi botok tawon di dapur yang menyatu dengan warungnya. "Kalau habis langsung buat soalnya botok tawon ini enak dimakan pas panas," pungkasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

2 Tempat Wisata di Jakarta untuk Lihat Sigale-gale, Boneka yang Kabarnya Bisa Gerak Sendiri

2 Tempat Wisata di Jakarta untuk Lihat Sigale-gale, Boneka yang Kabarnya Bisa Gerak Sendiri

Jalan Jalan
6 Panduan Berwisata di Jakarta, Perhatikan Ganjil Genap

6 Panduan Berwisata di Jakarta, Perhatikan Ganjil Genap

Travel Tips
Pemkab Gunungkidul Antisipasi Tempat Wisata yang Sulit Sinyal

Pemkab Gunungkidul Antisipasi Tempat Wisata yang Sulit Sinyal

Travel Update
5 Wisata Alam Pangandaran, Indahnya Pantai sampai Serunya Body Rafting

5 Wisata Alam Pangandaran, Indahnya Pantai sampai Serunya Body Rafting

Jalan Jalan
5 Alasan Kamu Harus Berkunjung ke Anjungan Sumut di TMII

5 Alasan Kamu Harus Berkunjung ke Anjungan Sumut di TMII

Jalan Jalan
Itinerary 1 Hari di Tengah Kota Yogyakarta, Jalan-jalan Sambil Belajar

Itinerary 1 Hari di Tengah Kota Yogyakarta, Jalan-jalan Sambil Belajar

Itinerary
Simpan Dulu Liburan Kemudian, Berikut 5 Destinasi Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan

Simpan Dulu Liburan Kemudian, Berikut 5 Destinasi Wisata Ramah Muslim di Korea Selatan

BrandzView
7 Koleksi di Rumah Adat Batak Toba TMII, Ada Tongkat Tunggal Panaluan

7 Koleksi di Rumah Adat Batak Toba TMII, Ada Tongkat Tunggal Panaluan

Jalan Jalan
Menyingkap Pesona Mandalika, Surga Tersembunyi di Pulau Lombok

Menyingkap Pesona Mandalika, Surga Tersembunyi di Pulau Lombok

BrandzView
5 Tempat Wisata Jakarta yang Buka, Bisa untuk Wisata Akhir Pekan

5 Tempat Wisata Jakarta yang Buka, Bisa untuk Wisata Akhir Pekan

Jalan Jalan
6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

Jalan Jalan
Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh sejak 1760

Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh sejak 1760

Jalan Jalan
Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Travel Update
Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.