Kompas.com - 13/12/2014, 08:12 WIB
Ramon Y Tungka di Raja Ampat, Papua. ARSIP KOMPAS TVRamon Y Tungka di Raja Ampat, Papua.
|
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com - Maskapai AirAsia Indonesia terkenal sebagai maskapai yang berkomitmen ikut berkontribusi pada pariwisata Indonesia. Salah satunya terlihat dari pemilihan rute baru yang merupakan destinasi-destinasi wisata. Namun, sejauh ini pasar gemuk maskapai ini masih seputar rute Jakarta dan Bali.

Walaupun begitu, seperti diungkapkan  Presiden Direktur AirAsia Indonesia Sunu Widyatmoko, pihaknya tengah melirik kesempatan untuk membuka rute-rute "Beyond Bali". "Contoh bagusnya adalah Yogyakarta, banyak turis dari Bali terus lanjutkan wisata ke Yogyakarta. Ini tantangannya untuk membuka destinasi lain supaya masyarakat mau mengunjungi," kata Sunu kepada Kompas.com, baru-baru ini.

Oleh karena itu, rute yang pihaknya incar tidak hanya internasional, tetapi juga domestik. Agar, wisatawan nusantara juga mau melancong di dalam negeri. Rute lain yang ingin digarap adalah sisi timur Indonesia.

SENDY ADITYA SAPUTRA Pantai Ora di Desa Saleman, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.
"Indonesia barat sudah penuh, kita lihat peluangnya timur. Seperti Kupang dan Ambon. Tapi tetap kita incar destinasi wisata. Juga Jayapura," jelasnya.

Hanya saja, sebagai maskapai berbujet rendah atau low cost carrier (LCC), tantangan terbesarnya adalah soal lamanya penerbangan yang berpengaruh dengan biaya operasi. "Jangan sampai kosong. Apalagi internet makin ke timur penetrasinya tidak seperti di barat," katanya.

Sebagai catatan, penjualan terbesar tiket pesawat maskapai ini masih melalui online yaitu lewat situs resmi AirAsia. "Tapi ini masih rencana, inginnya rute domestik," katanya.

Sunu mengaku AirAsia sejak lama dikenal kemampuannya dalam mengembangkan destinasi wisata. Namun tak menutup kemungkinan untuk rute-rute yang mengincar pelancong bisnis. Salah satu kisah sukses AirAsia Indonesia adalah dengan dibukanya rute Bandung-Kuala Lumpur. Dengan dibukanya rute tersebut yang merupakan pertama kali dan satu-satunya, tingkat kunjungan wisatawan asal Malaysia meningkat tajam ke Bandung.

BARRY KUSUMA Pasola, tradisi perang-perangan dengan menunggang kuda sambil menyerang lawan dengan lembing di Pulau Sumba, Nusa Tenggara Timur.
"Kami harapkan juga kisah sukses ini untuk tujuan lain seperti Palembang dan Lombok. Ini PR (pekerjaan rumah) buat kami," ungkapnya.

Saat ini AirAsia Indonesia melayani beberapa rute dalam negeri ke Malaysia yaitu Kuala Lumpur dan Johor Bahru. Salah satunya adalah rute Palembang-Kuala Lumpur dan Lombok-Kuala Lumpur.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X