Ketika Cidomo Jadi Ikon Wisata Gili Trawangan...

Kompas.com - 25/12/2014, 09:39 WIB
Cidomo di Gili Trawangan, NTB. KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F.Cidomo di Gili Trawangan, NTB.
|
EditorI Made Asdhiana
KOMPAS.com - Di Indonesia, sangat lumrah melihat cikar dan dokar. Cikar dan dokar bisa ditemukan di berbagai daerah, sebut saja seperti di Padang, Bogor, hingga Lombok. Di Nusa Tenggara Barat (NTB), lazim dikenal sebagai sebutan cidomo dan dongol. Cidomo untuk menarik orang alias dokar, sementara dongol untuk menarik barang alias pedati atau cikar.

Namun, menjadi sesuatu yang tak lazim, jika sebuah daerah "dikuasai" oleh cikar dan dokar ini. Di Desa Gili Indah yang melingkupi tiga pulau kecil yaitu Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air, cidomo dan dongol merupakan pemandangan yang biasa di pulau-pulau ini. Tak perlu heran, sebab kendaraan bermotor tidak boleh masuk pulau ini. Jadi tak ada mobil ataupun sepeda motor.

Orang-orang berlalu lalang dengan jalan kaki, bersepeda, atau naik cidomo. Barang-barang diangkut dengan gerobak atau dongol. Udara bebas polusi asap berkendaraan motor sudah pasti. Hanya saja, bukan berarti cidomo dan dongol tak menghadirkan masalah.

Tetapi, apa sebenarnya arti dari Cidomo? "Cidomo itu kepanjangannya cikar, dokar, montor," kata Ketua Asosiasi Pengusaha Gili Trawangan Acok Zani Bassok awal Desember lalu saat Kompas.com berkunjung ke Gili Trawangan atas undangan dari PT Multi Bintang Indonesia Tbk.

Keunikan Cidomo adalah menggunakan roda dari ban, bukan roda kayu. Cidomo juga bukan sekadar alat transportasi di Gili Trawangan. Ia menjadi ikon pariwisata Gili Trawangan. Gili Trawangan sendiri ibarat primadona pariwisata NTB. Menyebut wisata NTB, pasti terlintas pertama adalah Gili Trawangan. Di tahun 2012 saja, menurut data Dinas Pariwisata Lombok Utara, kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun nusantara, mencapai 400 ribu orang. Tren kunjungan wisatawan mengalami peningkatan setiap tahunnya.

"Gili Trawangan selalu ramai, tidak hanya saat high season. Kalau pas high season, seperti Tahun Baru, wah ramai sekali, hotel sudah pasti fully booked," kata Acok.

Pesatnya pertumbuhan pariwisata di pulau ini menghadirkan persaingan di antara pelakunya. Untungnya, ada aturan adat atau awig-awig yang ketat dan masih dijalankan di pulau ini. Seperti soal perlakuan terhadap orang yang ketahuan mencuri.

KOMPAS.com/Ni Luh Made Pertiwi F. Pasangan dokter hewan spesialis kuda, drh. Budhy J. Widyananta MS.i dan drh. Fitri Dewi Fathiyah.
Dokter hewan

Tak terlepas juga soal cidomo dan dongol yang jumlahnya dibatasi. Menurut data Dinas Pertanian, Perkebunan, Kehutanan, Kelautan, dan Perikanan (DPPKKP) Kabupaten Lombok Utara, jumlah cidomo di Gili Trawangan sendiri sekitar 32 dan dongol 42. Masyarakat setempat memberlakukan aturan tidak boleh ada lagi penambahan cidomo maupun dongol di Gili Trawangan.

Kusirnya pun terwadahi dalam sebuah koperasi. Masing-masing kusir memiliki SIM resmi yang menunjukan izin untuk "menarik" cidomo. Sayangnya, tak bisa dipungkiri masalah perawatan kuda menjadi masalah utama di pulau ini.

Salah satunya adalah karena tidak adanya dokter hewan tetap di pulau tersebut. di Nusa Tenggara Barat sendiri memiliki beberapa dokter hewan. Setiap bulannya, dokter hewan dari DPPKKP datang ke pulau tersebut untuk memberikan pengobatan maupun vaksin. Hanya saja, beberapa kusir mengatakan kunjungan dokter tersebut di jam saat mereka sedang bekerja, sehingga menyulitkan mereka untuk membawa kuda ke tempat praktek.

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Pengalaman Menjelajahi Museum Nasional Indonesia Secara Virtual

Jalan Jalan
Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Sejarah Makan Daging Anjing di China, Bukan Tradisi?

Whats Hot
Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Imbas Wabah Corona, Kucing dan Rakun di Kafe Hewan Seoul Kesepian

Jalan Jalan
Pengalaman Bikin Dalgona Coffee Tanpa Mixer, Pakai Saringan Sederhana

Pengalaman Bikin Dalgona Coffee Tanpa Mixer, Pakai Saringan Sederhana

Travel Tips
InterContinental Bali Resort Bikin Masker Sendiri, Berikan ke Pegawai dan Warga

InterContinental Bali Resort Bikin Masker Sendiri, Berikan ke Pegawai dan Warga

Whats Hot
Ngopi di Rumah? Coba Resep Baru Ini, Kopi Campur Kunyit

Ngopi di Rumah? Coba Resep Baru Ini, Kopi Campur Kunyit

Makan Makan
Turis Berkurang karena Corona, Gajah Thailand Alami Kelaparan

Turis Berkurang karena Corona, Gajah Thailand Alami Kelaparan

Jalan Jalan
Bandara Soetta Sediakan 270 Parking Stand untuk Tempat Parkir Pesawat

Bandara Soetta Sediakan 270 Parking Stand untuk Tempat Parkir Pesawat

Whats Hot
Simak, Cara Permintaan Pembatalan dan Refund di Tiket.com

Simak, Cara Permintaan Pembatalan dan Refund di Tiket.com

Whats Hot
[POPULER TRAVEL] Simpan Telur di Dalam Freezer | Alasan Teripang Mahal

[POPULER TRAVEL] Simpan Telur di Dalam Freezer | Alasan Teripang Mahal

Whats Hot
11 Inisiatif Restoran Terbaik Dunia Saat Pandemi Covid-19, dari Bagi Makanan sampai Bikin Petisi

11 Inisiatif Restoran Terbaik Dunia Saat Pandemi Covid-19, dari Bagi Makanan sampai Bikin Petisi

Makan Makan
Kunjungan Turis Asing ke Bali Menurun, Nyaris Sudah Tidak Ada Tamu

Kunjungan Turis Asing ke Bali Menurun, Nyaris Sudah Tidak Ada Tamu

Whats Hot
Mesin Penyemprot Disinfektan ke Bagasi Hadir di Bandara Soekarno Hatta dan 18 Bandara Lain

Mesin Penyemprot Disinfektan ke Bagasi Hadir di Bandara Soekarno Hatta dan 18 Bandara Lain

Whats Hot
KBRI di Washington Imbau Turis Indonesia di AS Cepat Pulang ke Tanah Air

KBRI di Washington Imbau Turis Indonesia di AS Cepat Pulang ke Tanah Air

Whats Hot
Amerika Serikat Tunda Penerbitan Paspor Baru, Kecuali Urusan Darurat Kesehatan

Amerika Serikat Tunda Penerbitan Paspor Baru, Kecuali Urusan Darurat Kesehatan

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X