Kompas.com - 03/01/2015, 11:48 WIB
EditorI Made Asdhiana
LUMAJANG, KOMPAS.com - Taman Nasional Bromo Tengger Semeru mencatat sebanyak 550.000 wisatawan domestik dan mancanegara mengunjungi obyek wisata Gunung Bromo dan Gunung Semeru selama 2014.

"Dari 550.000 wisatawan tersebut, sebanyak 25.000 di antaranya adalah wisatawan mancanegara sisanya merupakan wisatawan domestik," kata Kepala Balai Besar TNBTS Ayu Dewi Utari saat dihubungi dari Lumajang, Jumat (2/1/2015).

Menurut dia, naiknya harga tiket masuk di Gunung Bromo yang memiliki ketinggian 2.329 meter dari permukaan laut (mdpl) dan Gunung Semeru yang memiliki ketinggian 3.676 mdpl tidak berpengaruh signifikan terhadap kunjungan wisatawan.

"Jumlah pengunjung 2013 sebanyak 576.000 orang dan penurunan jumlah pengunjung tersebut tidak terlalu signifikan dibandingkan 2014," tuturnya.

Ia menjelaskan kunjungan selama libur Natal dan Tahun Baru meningkat tajam karena bertepatan dengan libur sekolah, bahkan tercatat lebih dari 10.000 pengunjung yang datang di Kawah Bromo dan lebih dari 500 orang di Gunung Semeru.

"Jumlah wisatawan di Bromo pada hari libur biasanya berkisar 1.000 hingga 5.000 orang setiap hari, namun pada saat liburan akhir tahun bisa mencapai 10.000 orang per hari," paparnya.

Ayu mengatakan jumlah wisatawan di Gunung Bromo lebih banyak dibandingkan ke Semeru karena pendakian di gunung tertinggi Pulau Jawa itu memerlukan fisik yang prima dibandingkan Bromo.

KOMPAS.com / FIKRIA HIDAYAT Tim Ekspedisi Cincin Api Kompas merambat menyeberangi aliran lahar di lereng Gunung Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, untuk mencari keberadaan arca kembar (Arcopodo), Kamis (17/11/2011). Tim berhasil menemukan Arcopodo, yang telah dikabarkan hilang. Letak Arcopodo bukan di Pos Arcopodo di jalur pendakian. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT
"Saya imbau wisatawan yang berkunjung ke Bromo dan Semeru ikut menjaga ekosistem kawasan, sehingga tidak membuang sampah sembarangan yang dapat berdampak pada kerusakan ekosistem," katanya.

TNBTS telah meyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk memecah konsentrasi wisatawan di wilayah Penanjakan Gunung Bromo, agar para pengunjung bisa nyaman menikmati eksotisnya kawah Bromo.

"Bila kondisi di atas Gunung Bromo sudah penuh, maka wisatawan diperbolehkan hanya mendaki hingga Bukit Setia dengan jumlah wisatawan dibatasi sebanyak 2.000-2.500 orang," paparnya.

Ketika Bukit Setia penuh, wisatawan hanya diperbolehkan ke Bukit Cinta yang bisa menampung sekitar 1.000-1.500 orang. 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Syarat Bawa Laptop dan Powerbank ke Pesawat Lion Air, Batik Air, dan Wings Air

Travel Update
Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Car Free Day Jakarta Kembali Dibuka 22 Mei, Berikut 6 Lokasinya 

Travel Update
Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Harga Tiket dan Rute ke Kedai Sawah Sembalun NTB, Jangan Sampai Nyasar

Travel Tips
Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Cerita Malin Kundang dan Tradisi Merantau Laki-laki Minangkabau

Jalan Jalan
Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

Lagi Tren, Ini 6 Spot Campervan Kece di Bali

BrandzView
Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Agrowisata Kedai Sawah Sembalun di Lombok Timur, Bisa Petik Sayur dan Buah

Jalan Jalan
Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Wisata Bondowoso: Kaldera Ijen Purba yang Punya Banyak Keunikan Alam

Jalan Jalan
Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Sensasi Baru Wisata Bukit Cinta Rawa Pening, Keliling Naik Jet Ski

Jalan Jalan
Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Aturan Terbaru Naik Pesawat Lion Air, Batik, dan Wings per 18 Mei 2022

Travel Update
Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Kulon Progo Kembali Bikin Tiga Film Berlatar Tempat Wisata, Jadi Ajang Promosi

Travel Update
Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Gurun Pasir Putih di Mesir yang Unik dan Indah, Mirip Area Bersalju

Jalan Jalan
Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Sering Ingin Kentut Saat Naik Pesawat, Ini Alasan dan Cara Mencegahnya

Travel Update
Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Limbah Restoran di Labuan Bajo Dibuang Sembarangan, Cederai Konsep Pariwisata Berkelanjutan

Travel Update
Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Taman Gandrung Terakota, Taman Unik Tempat 1.000 Penari di Banyuwangi

Jalan Jalan
10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

10 Mal Terbesar di Dunia, Banyak yang dari Thailand dan China

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.