Kompas.com - 07/01/2015, 11:16 WIB
Pendaki menuruni sisi utara Gunung Merapi (2.896 mdpl) menuju pos Pasar Bubrah di jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (8/6/2014). Merapi adalah salah satu gunung berapi teraktif di dunia. Status gunung saat ini normal setelah sempat dinaikkan karena terjadi beberapa erupsi kecil. Pendakian ke gunung ini masih berbahaya penuh material lepas. KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYATPendaki menuruni sisi utara Gunung Merapi (2.896 mdpl) menuju pos Pasar Bubrah di jalur Selo, Boyolali, Jawa Tengah, Minggu (8/6/2014). Merapi adalah salah satu gunung berapi teraktif di dunia. Status gunung saat ini normal setelah sempat dinaikkan karena terjadi beberapa erupsi kecil. Pendakian ke gunung ini masih berbahaya penuh material lepas.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
SLEMAN, KOMPAS.com - Taman Nasional Gunung Merapi akan menjadikan jalur pendakian melalui selatan gunung dari Umbulharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, yang ditutup sejak 2006, untuk wisata trekking.

"Jalur pendakian Gunung Merapi melalui selatan kondisinya masih berbahaya pascaerupsi 2006 dan 2010, untuk itu jalur pendakian akan lebih diarahkan sebagai jalur wisata trekking," kata Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Asep Nia Kurnia di Sleman, Minggu (4/1/2015).

Menurut dia, pihaknya saat ini telah memasukkan rencana jalur wisata terekking tersebut ke dalam rencana strategis apa yang akan dicapai selama lima tahun ke depan, yang dimulai pada 2015.

"Rencana dan strategi program lima tahun sedang kami susun, dan kami akan memasukkan rencana untuk membuka jalur pendakian dari sisi selatan untuk wisata trekking," katanya.

Ia mengatakan, nantinya jalur yang akan dibuka itu melewati Sungai Kuning, kemudian juga melewati Watu Kemloso. Hamparan batu yang bentuknya unik, bekas terkena awan panas saat terjadinya erupsi.

"Jalur trekking ini akan menarik bagi wisatawan, terutama turis mancanegara. Membuka jalur trekking termasuk salah satu program untuk meningkatkan wisata alam di wilayah TNGM. Selain itu juga pemberdayaan masyarakat sekitar pastinya akan berpengaruh. Tiga konsentrasi kita selama ini adalah, wisata alam, pemberdayaan masyarakat, serta pemulihan ekosistem," katanya.

Asep mengatakan, jalur pendakian Merapi dari wilayah selatan juga masih berpotensi untuk dibuka. Namun, masih menunggu ekosistem alam di sekitarnya pulih kembali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jalur pendakian Merapi dari selatan saat ini masih berbahaya. Pendakian hanya sampai pos dua saja. Medan tersebut, banyak titik jurang. Terlebih, tumbuhan yang hidup di sekitarnya juga masih semak-semak. Jika salah injak semak-semak, bisa saja itu jurang. Tunggu nanti sampai banyak pepohonan yang tumbuh. Juga agar tanah tidak labil," katanya.

Ia mengatakan, pihaknya belum bisa memprediksi kapan ekosistem setelah melewati pos dua tersebut kembali pulih setelah ditutup karena erupsi 2006.

"Disarankan jika ingin melakukan pendakian, masyarakat umum melalui jalur dari Selo, Boyolali saja. Sudah sejak 2006, kami mengikuti skenario Merapi saja," katanya.

Kepala Seksi Gunung Merapi Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta Agus Budi Santoso mengatakan jalur Merapi di wilayah selatan hanya direkomendasi sampai pos dua.

"Namun jika memang ada wisatawan yang ingin menginap, dan sudah mengantongi izin diperbolehkan. Karena di sana, jaraknya lebih dua kilometer dari puncak. Berbeda dengan pendakian yang melewati Selo yang hanya boleh sampai Pasar Bubar, dan tak boleh menginap. Selain radius berbahaya, juga agar tidak mengganggu alat pendeteksi aktivitas Merapi yang kami pasang," katanya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

10 Fakta Menarik Gunung Semeru, Rumah Tertinggi Sepasang Arca Kuno

Jalan Jalan
Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Erupsi Gunung Semeru Tak Berdampak pada Wisata Bromo

Travel Update
Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Pendakian Gunung Semeru Bukan Tutup karena Erupsi, Tapi karena PPKM

Travel Update
Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Pihak TNBTS Tegaskan Tak Ada Pendaki Saat Gunung Semeru Erupsi

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Erupsi Gunung Semeru Tak Pengaruhi Bandara Malang

Travel Update
Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Bandara Banyuwangi Masih Layani Penerbangan, Meski Gunung Semeru Meletus

Travel Update
2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

2,92 Juta Orang Lakukan Penerbangan Domestik pada OKtober 2021

Travel Update
Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Erupsi Gunung Semeru, Wisata Air Terjun Tumpak Sewu Tetap Aman

Travel Update
Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Bandara Juanda di Sidoarjo Tak Terdampak Letusan Gunung Semeru

Travel Update
Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Jembatan Gladak Perak Lumajang Hancur Kena Erupsi Semeru, Lalu-lintas Dialihkan via Probolinggo

Travel Update
6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

6 Fakta Jembatan Gladak Perak Lumajang yang Hancur Diterjang Erupsi Gunung Semeru

Jalan Jalan
4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

4 Benda di Kamar Hotel yang Boleh Dibawa Pulang, Ada Sabun dan Sampo

Travel Tips
Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Kongres JKPI ke-V di Bogor Tetapkan 8 Ibu Kota Kebudayaan di Indonesia

Travel Update
5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

5 Atraksi Menarik Desa Nglanggeran, Desa Wisata Terbaik Dunia 2021 UNWTO

Jalan Jalan
Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Lawson Hadir Secara Virtual di Metaverse Parareal Akihabara Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.