Pasar Belut, Alternatif Wisata Kuliner Khas Sleman.

Kompas.com - 08/01/2015, 11:52 WIB
Pepes belut dengan menggunakan galendo. KOMPAS/PRIYOMBODOPepes belut dengan menggunakan galendo.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
SLEMAN, KOMPAS.com - Pusat Kuliner Belut Godean terus didorong agar dapat menjadi ikon wisata kuliner khas dan alternatif wisata makanan di wilayah barat Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Pusat Kuliner Belut Godean ini diharap dapat menjadi ikon baru wisata kuliner di Sleman," kata Kepala Dinas Pasar Kabupaten Sleman Tri Endgah Yitnani di Sleman, Kamis (8/1/2014).

Menurut dia, Pusat Kuliner Belut Godean ini memberi kemudahan, baik bagi para pedagang dan konsumen bertransaksi berbagai hasil olahahan belut secara nyaman dan aman.

"Ini juga akan menjadi ikon pusat oleh-oleh khas Godean," katanya.

Ia mengatakan, dengan tersentralnya penjualan hasil olahan belut ini tentunya memberikan nilai estetika yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

"Untuk menjadikan pusat kuliner ini ramai pengunjung, pengelola dan para pedagang dapat bersinergi, melaksanakan beberapa kegiatan yang menarik pengunjung," katanya.

Tri Endah mengatakan, sentra kuliner belut ini tentunya semakin menguatkan citra belut sebagai komoditas unggulan Sleman yang bahkan banyak diminati para wisatawan sebagai oleh-oleh khas Sleman.

"Sentralisasi pemasaran komoditas ini diharapkan dapat meningkatkan promosi aneka produk olahan belut sebagai komoditas unggulan Kecamatan Godean, yang akhirnya mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi wilayah," katanya.

Ia mengatakan, inovasi diharapkan dapat terus dilakukan untuk meberikan beragam pilihan bagi konsumen. Tidak hanya terbatas pada keripik, belut juga menarik untuk disajikan dalam bentuk lain seperti dendeng belut, abon belut, sambel belut kemasan dan lain sebagainya.

"Penganekaragaman pangan ini menggarisbawahi upaya untuk meningkatkan porsi produk olahan buatan dalam negeri," katanya.

Selain itu, katanya, guna semakin meningkatkan kualitas produk kripik belut, ke depan akan dilakukan penilaian kripik belut sehingga pembeli dapat membedakan kualitas kripik belut.



Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X