Kompas.com - 08/01/2015, 16:16 WIB
Menu mi instan kuah di Kedai Tjap Loko, Bali. Tribun BaliMenu mi instan kuah di Kedai Tjap Loko, Bali.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KEDAI Tjap Loko adalah kedai mi yang bukan hanya sekadar menjual mi. Berawal dari merasa kurangnya tempat nongkrong yang menyajikan makanan dan minuman after midnight, dari sanalah kemudian Oky Hartanto mendirikan kedai mi miliknya yang diberi nama Kedai Tjap Loko yang berada di Jalan Beraban, Banjar Taman, Kerobokan.

Menurutnya, di Bali, terutama di daerah Kuta dan Seminyak masih jarang ditemui tempat makan mi instan. Berbeda seperti di daerah Jawa, yang justru tersebar di berbagai daerah. “Kalau di Bali, paling dekat adanya di daerah Teuku Umar atau Renon, daerah lainnya masih kurang tempat seperti ini,” ujar Oky.

Dengan ukuran tak terlalu besar, namun Oky membuat kedainya ini spesial. Apa yang menjadi spesial? Di sini, orang tidak sekadar makan lalu pergi. Oky membuat kedainya ini agar pengunjung bisa berinteraksi dan bersosialisasi satu sama lain. “Di sini, orang dari yang gak kenal bisa jadi kenal dan kemudian jadi temenan,” ujar Oky.

Hal tersebut ia terapkan pada meja yang digunakan. Terdapat satu meja panjang tepat di tengah ruangan, layaknya meja makan keluarga di rumah. Jadi orang-orang yang datang ke Kedai Tjap Loko ini pun akan makan bersama dengan tamu yang lain dalam satu meja yang sama.

Otomatis, baik disengaja ataupun tidak, para tamu bisa mulai saling mengobrol, saling berinteraksi satu dengan lainnya. Selain itu, Kedai Tjap Loko tidak menyediakan fasilitas WiFi karena untuk mendukung konsep sosialisasi yang dibangun. “Kalau ada WiFi, ya, jadinya nanti tidak ngobrol dong, nunduk semua main gadget,” ujar Oky sambil tertawa.

Layaknya meja makan di rumah, toples-toples berisi berbagai camilan hingga kerupuk tersedia di sini. Selain seperti makan di rumah sendiri, para customer Kedai Tjap Loko bisa membangun sosialisasi antar sesama customer juga dengan Oky. Kedai Tjap Loko beroperasi setiap malam hingga dini hari, yaitu mulai pukul 20.00-03.00 Wita.

Yang juga membedakan Kedai Tjap Loko ini dengan warung mi kebanyakan, adalah cara memasaknya. “Di sini, seperti untuk mi kuah, air untuk kuah dimasak terpisah, tidak disatukan bersama mi-nya,” ujar Oky.

Dengan harga Rp 9.000, customer dapat menikmati semangkuk mi instan goreng atau mi instan kuah lengkap dengan sayur dan telur. Jika ingin menambah keju atau kornet, masing-masing cukup menambah Rp 3.000.

Ada juga yang komplet, yaitu semangkuk mi lengkap dengan sayur, telur, sosis, keju, kornet, dan bakso. Yang tak kalah spesial yang jarang ditemui di tempat lain, Kedai Tjap Loko menyajikan mi sambal roa. Mi dengan gaya Manado ini bisa jadi pilihan bagi mereka, para pecinta kuliner pedas.

Selain mi, penganan lain yang turut ditawarkan oleh Kedai Tjap Loko adalah roti bakar dan pisang bakar. Untuk roti dan pisang bakar dibakar langsung dengan alat bakar, bukan dengan pan dan kompor yang banyak digunakan di warung mi lainnya. Alat bakar pun tampak di area depan kedai ini.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.