Kompas.com - 17/01/2015, 12:33 WIB
EditorI Made Asdhiana
TERNATE, KOMPAS.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Ternate, Maluku Utara (Malut) menyebutkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membantu pembenahan Obyek Wisata Batu Angus di daerah itu agar semakin menarik dikunjungi wisatawan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Ternate, Anas Conoras di Ternate, Kamis (15/1/2015), mengatakan pembenahan yang akan dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat di obyek wisata andalan Kota Ternate tersebut difokuskan pada pembuatan tata ruang serta pengadaan sejumlah infrastruktur penunjangnya.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat tertarik membantu membenahi Obyek Wisata Batu Angus karena obyek wisata yang terletak di Ternate Utara tersebut sangat khas yakni berupa bekas erupsi Gunung Gamalama pada ratusan tahun silam, yang sulit ditemukan di daerah lain.

KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZES Wisatawan mancanegara mengunjungi Benteng Tolucco di Ternate, Maluku Utara, Selasa (15/4/2014). Benteng yang dibangun oleh Francisco Serao pada 1540 ini juga sering disebut Benteng Holandia atau Santo Lucas.
Menurut Anas, dana yang akan dialokasikan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat untuk pembenahan Obyek Wisata Batu Angus tersebut belum diketahui, namun kemungkinan dilaksanakan pada 2015 karena sudah masuk dalam program kementerian itu pada anggaran 2015.

Selain pembenahan Obyek Wisata Batu Angus, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat juga akan membantu membenahi sejumlah obyek wisata lainnya di Kota Ternate. Namun pelaksanaannya secara bertahap karena akan disesuaikan dengan alokasi anggaran yang dimiliki kementerian itu.

Anas memaparkan, Kementerian PU dan Perumahan Rakyat sejak 2014 juga membiayai revitalisasi Benteng Orange di Kota Ternate sebagai upaya mendukung pelestarian cagar budaya peninggalan masa kolonial di daerah yang dikenal sebagai penghasil rempah-rempah sejak zaman dahulu.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Abdi dalem Keraton Ternate di Keraton Kesultanan Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara, Selasa (3/7/2012). Keraton ini dibangun oleh Sultan Muhammad Ali pada tanggal 24 November 1810 terletak diatas Bukit Limau Santosa.
Revitalisasi Benteng Orange dilakukan secara menyeluruh, mulai dari bangunan benteng, bangunan pendukung dalam kawasan benteng, seperti rumah bekas kediaman Gubernur Jenderal VOC sampai pada penataan lingkungan sekitarnya.

Sejumlah benteng peninggalan kolonial lainnya di Kota Ternate, seperti Benteng Kastela, Benteng Tolucco, Benteng Kalamata dan Benteng Kota Janji, juga telah diprogramkan revitalisasinya oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. "Namun belum dipastikan kapan pelaksanaannya," tambah Anas Conoras.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.