Kompas.com - 19/01/2015, 16:12 WIB
Untung Marzuki KOMPAS/REGINA RUKMORINIUntung Marzuki
EditorI Made Asdhiana

Zuki pun melanjutkan karya dengan metodenya sendiri. Menuruti saran si turis, kali ini bagian atas daun pun dilukis. Melukis bukanlah pekerjaan yang terlalu sulit karena Zuki belajar melukis secara otodidak dengan melihat karya dari teman-temannya, para pelukis di Kecamatan Borobudur.

Menyesuaikan dengan agama Buddha yang menjadi karakteristik Candi Borobudur, maka obyek yang dilukis adalah biksu dan Sang Buddha. Untuk memperkaya jenis lukisannya, Zuki pun melukis Sang Buddha dengan berbagai posisi, seperti posisi meditasi atau jhana mudra, posisi abhaya mudra dengan satu telapak tangan menjulur keluar, dan posisi dhammacakka mudra dengan posisi jari terkait di depan dada.

”Dahulu sempat ada pelanggan yang meminta lukisan kaligrafi di atas daun bodhi. Namun, permintaan itu saya tolak karena terasa kurang pas,” ujarnya.

Karena daun bodhi adalah inti dari karyanya, maka Zuki terus mengumpulkan daun bodhi untuk persediaan bahan baku. Daun ini didapat secara gratis dengan memetik daun dari pohon bodhi yang banyak tumbuh di sekitar Candi Mendut dan Candi Borobudur.

100 lukisan per minggu

Lukisan Zuki dibuat di atas daun bodhi yang telah ditempel ke selembar kertas kaku berukuran 16 x 24 sentimeter, yang kemudian ditutup plastik. Dia sengaja tidak membuatnya dalam bentuk laminating agar lukisan tetap terlihat indah jika nanti dipigura oleh pelanggan. Namun, di luar bentuk yang biasa dibuatnya tersebut, Zuki terkadang juga langsung membuatnya dalam bentuk dipigura sesuai permintaan.

Dalam satu minggu, Zuki bisa membuat 100 atau lebih lukisan di atas daun bodhi. Dalam produksi, ada satu hingga dua asisten yang membantunya memotong kertas yang menjadi tempat daun- daun tersebut ditempelkan. ”Menempelkan daun bodhi dan melukisnya tetap saya kerjakan sendiri,” ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena merasa karyanya terbilang unik, Zuki pernah berniat mematenkan. Namun, hal itu urung dilakukannya karena proses mengurus hak paten terlalu rumit. Belakangan, dia pun justru tidak peduli jika ada yang menirunya.

”Saya seharusnya bangga ketika ada yang menirunya karena berarti lukisan di atas daun bodhi ini adalah karya bagus yang menginspirasi banyak orang untuk membuatnya,” ujarnya.

Zuki memasarkan produknya ke sejumlah pedagang asongan di kawasan Candi Borobudur. Dia juga memasarkan lewat sebuah toko yang menjual aneka produk kerajinan di Yogyakarta. Sebagian produk dijualnya sendiri di studionya di sekitar Candi Mendut.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Hotel Santika Antisipasi Peningkatan Pemesanan Kamar Jelang Nataru

Travel Update
Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Hotel Santika Wajibkan Tamu Reservasi Sebelum Renang atau Fitness

Travel Update
Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Sederet Prokes di Jaringan Hotel Santika, Reservasi Dulu Sebelum Berenang

Travel Update
Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Wisata Pantai Watunene Gunungkidul yang Indah dan Masih Sepi

Jalan Jalan
Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Update Daftar Daerah PPKM Terbaru di Jawa dan Bali

Travel Update
Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Semua Pintu Masuk Wisata Gunung Bromo Buka Lagi per 30 November 2021

Travel Update
Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Aturan Perjalanan PPKM Level 3 Nataru, Wajib Bawa SKM

Travel Update
Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Pendaki Gunung Lawu via Karanganyar Wajib Pakai Sepatu Gunung

Travel Update
Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Turis Indonesia Sudah Bisa ke Singapura, Syaratnya Siapkan Asuransi Rp 315 Juta

Travel Update
5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

5 Tips Wisata di Puncak Kuik Ponorogo agar Puas Nikmati Keindahannya

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.