Bertualang di Indonesia dan Angkasa

Kompas.com - 20/01/2015, 08:26 WIB
KOMPAS/PRIYOMBODO Suasana di Pinisi Science and Edutainment Park di Pasar Raya Blok M, Jakarta Selatan, Jumat (16/1/2015). Pinisi menawarkan arena bermain dan belajar seni dan budaya Nusantara kepada anak-anak.
LIBURAN sekolah boleh usai. Namun, jangan sampai kegembiraan dan keceriaan anak surut seiring datangnya kejenuhan akan rutinitas belajar di sekolah. Mari bertualang menjelajah Nusantara hingga memasuki dunia antariksa sembari bermain teknologi dan sains. Jangan takut hujan karena petualangan kali ini cukup di dalam ruangan saja.

Mulailah petualangan di Pinisi Edutainment Park di Pasarraya Grande, Blok M, Jakarta Selatan. Di tiga lantai, yakni lantai 8 sampai 10 pusat perbelanjaan ini, anak-anak akan menemukan dunianya.

Lift akan mempermudah langkah langsung ke pintu masuk utama di lantai 9 taman bermain seluas 6.000 meter persegi ini. Kapal besar replika pinisi (kapal khas dari Makassar, Sulawesi, yang dipakai nenek moyang mengarungi laut) yang hadir menjulang di tengah arena langsung mencuri perhatian.

Kapal dicapai dengan meniti jembatan gantung. Di atas pinisi, anak-anak pasti langsung tertarik memainkan kemudi yang terbuat dari kayu. Penelusuran kapal berlanjut ke dek kapal yang lapang. Yang cukup tinggi badannya bisa menjajal mini outbond, termasuk flying fox tepat di atas pinisi.

Permainan menarik lain adalah carousel (arena putar), bumper boat dengan lintasan tepat mengelilingi pinisi, teater 4 D, serta fasilitas mengenal dan belajar alat musik tradisional, seperti angklung dan gamelan.

Dunia lain

Bintang, bulan, matahari, komet, dan benda angkasa lain yang selalu memicu keingintahuan anak bisa lebih dekat dilihat di pinisi. Selama 30 menit saja, pengunjung larut dalam film dokumenter Dawn of The Space Age yang didukung dengan tata suara dan tata cahaya yang cukup baik. Anak-anak ataupun orangtua bisa menggunakan pakaian astronot dan berselfie-ria di galeri foto.

Di lantai 8, pengamalan baru ditawarkan fasilitas Science Center. Area ini adalah pusat pengetahuan sekaligus laboratorium penelitian yang dimiliki Pinisi Edutainment Park.

Science Center dikemas secara atraktif dan interaktif bagi anak-anak. Di salah satu wahana terkait dunia pertelevisian, anak-anak bisa beraksi layaknya presenter atau artis pengisi acara. Aksi mereka direkam juru kamera dan bisa langsung dilihat hasilnya. Di wahana lain, pemandu akan mengajak anak-anak praktik sederhana tentang letusan gunung api dan trik-trik sulap.

Linda Rizki Amelia, Sponsorship Assistant Manager PT Lintas Mitra Niaga, pengelola Pinisi Edutainment Park mengatakan, keseluruhan taman bermain ini untuk anak berusia mulai 2 tahun sampai 16 tahun. Di lokasi ini, anak-anak diarahkan untuk menambah pengalaman berbagai hal melalui konsep bermain dan belajar.

Tempat ini dibuka setiap hari, sejak Senin hingga Kamis mulai pukul 10.00 hingga 17.00. Sementara pada Jumat, Sabtu, dan Minggu, serta libur nasional dibuka mulai pukul 10.00 sampai 19.00. Harga tiket masuk bervariasi, bergantung umur dan hari, antara Rp 50.000 dan Rp 130.000 per orang.

Mau serius menikmati petualangan di antariksa sembari mengenal benda luar angkasa? Datanglah ke Planetarium dan Observatorium Jakarta di kawasan Taman Ismail Marzuki, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat. Di tempat ini, konsep tentang alam semesta disajikan dalam pertunjukan teater bintang.

”Ini merupakan planetarium terbesar di Indonesia. Dapat menampung 300-an orang,” kata Syamsudin, petugas Kantor Pengelola Planetarium dan Observatorium Jakarta.

Page:


EditorI Made Asdhiana

Close Ads X