Kompas.com - 21/01/2015, 10:32 WIB
Kuda-kuda berlarian di Padang Sabana Mausui, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur. KOMPAS.COM/MARKUS MAKURKuda-kuda berlarian di Padang Sabana Mausui, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur.
|
EditorI Made Asdhiana
MINGGU sore, 18 Januari 2015, sekitar pukul 16.00 Wita, saya bergegas menuju ke Padang Sabana Mausui, di sekitar perkampungan Mausui, Kelurahan Watunggene, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur. Menggunakan sepeda motor dari Kota Waelengga, saya melewati perkampungan Lekolembo dan terus melaju ke hamparan padang.

Perkampungan Lekolembo yang dipadati Suku Rongga, hidup warga masyarakat yang kebanyakan menjadi pengembala kuda, sapi dan kerbau di Padang Sabana Mausui. Warga Lekolembo, yang berada di bibir Pantai Mbolata, Alo Paka sangat lincah menunggang kuda karena untuk mengembalakan sapi, kuda dan kerbau tak sanggup dengan berjalan kaki karena hamparan padang Sabana Mausui sangat luas.

Setelah melewati perkampungan itu, saya terus menuruni jalan raya yang baru diaspal dengan melewati pinggir pantai. Saya terus bergegas menuju sebuah tempat kubangan ratusan kerbau untuk berendam dan sekali-sekali kerbau minum air laut di pinggir pantai. Berhenti sejenak untuk menikmati keindahan kubangan kerbau sambil melihat ratusan kerbau yang berendam ditempat tersebut. Satu-satunya di Flores dengan kubangan kerbau terbesar ada di tempat ini. Kubangan ini juga disebut Kubangan Mausui.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Pengembala menunggang kuda dengan latar belakang Gunung Inerie di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur.
Sesungguhnya nama Mausui adalah nama sebuah lembah yang hidup sekelompok masyarakat dari Suku Rongga. Setelah mengabadikan sejumlah foto dengan kamera, saya terus melaju dengan sepeda motor mendaki menuju ke sebuah padang yang sangat luas di Manggarai Timur. Ketika memasuki padang, saya terkagum dan terkejut dengan pemandangan Padang Sabana Mausui yang terluas di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Melaju dengan sepeda motor menuju ke pertengahan padang, ternyata itu masih berada di pinggiran padang. Masih sangat luas untuk menjangkaunya. Maunya satu atau dua hari menyusuri Padang Sabana Mausui sambil melihat keindahan-keindahan dan berinteraksi dengan pengembala sapi, kuda dan kerbau di tempat tersebut. Jalan menuju ke Padang Sabana Mausui yang baru diaspal memberikan kemudahan kepada warga masyarakat yang ingin berwisata dan menikmati pemandangan padang yang terluas di Manggarai Timur.

Ternyata pemandangan lain berada di hamparan padang tersebut, dari Padang Sabana Mausui, kita dapat melihat keindahan Gunung Inerie di Kabupaten Ngada dan juga Gunung Komba di wilayah Desa Komba. Kalau lebih jauh kita berwisata ke Gunung Komba, kita dapat melihat batu megalitikum dan batu berbentuk, maaf, seperti payudara perempuan. Kalau Anda memiliki waktu luang, buatlah jadwal untuk berkunjung ke Padang Sabana Mausui saat melintasi jalan Transflores. Bahkan jarak tempuh dengan sepeda motor dari pusat Kota Waelengga membutuhkan waktu 20 menit saja.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Kerbau berendam di kubangan Padang Sabana Mausui di Kabupaten Manggarai Timur, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Selain melihat keindahan Gunung Inerie dan Gunung Komba, pengunjung dapat menikmati kuda-kuda yang dilepas di padang tersebut. Bahkan, ratusan kerbau dan sapi juga dilepas di padang tersebut.

Pantai Pasir Putih Mausui

Saya terkejut dengan ratusan pengunjung domestik dari berbagai kabupaten di Pulau Flores yang berkumpul dibawah pohon yang berada di tengah Padang Sabana Mausui tersebut. Pengunjung domestik itu membawa serta anak-anak serta sanak saudara serta kerabat untuk menikmati keindahan Padang Sabana Mausui. Bahkan, Padang Sabana Mausui sangat bagus untuk anak-anak muda untuk melepaskan kepenatan hidup di perkotaan.

Edmon, salah satu pengunjung domestik, Minggu (18/1/2015) menuturkan, keindahan Padang Sabana Mausui yang diceritakan selama ini, kini dapat dinikmati bersama keluarga dan teman-teman kantor. Itu karena, dulunya, jalan menuju ke Padang Sabana Mausui belum diaspal. Kini setelah jalan diaspal membuat orang tergerak untuk berwisata ke padang terluas di Pulau Flores itu.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandara Halim Tutup Sementara, Batik Air dan Wings Air Sesuaikan Operasional

Bandara Halim Tutup Sementara, Batik Air dan Wings Air Sesuaikan Operasional

Travel Update
20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

20 Maskapai Terbaik Dunia Versi World Airline Awards, Ada Garuda Indonesia

Jalan Jalan
Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Akuarium di California Gelar Pameran Hewan Laut Dalam yang Langka

Travel Update
Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Wana Wisata Siti Sundari Lumajang, Tempat Makan Romantis di Tengah Hutan Damar

Jalan Jalan
Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai 24 Januari 2022

Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura Dimulai 24 Januari 2022

Travel Update
7 Restoran di Bogor, Pas untuk Dinner Romantis Bersama Pasangan

7 Restoran di Bogor, Pas untuk Dinner Romantis Bersama Pasangan

Travel Promo
15 Wisata Pantai Terkenal Yogyakarta dengan Panorama Indah

15 Wisata Pantai Terkenal Yogyakarta dengan Panorama Indah

Jalan Jalan
Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Beda Fasilitas First Class dan Business Class di Pesawat yang Hampir Mirip

Travel Tips
Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Produk Lokal Labuan Bajo Diupayakan Bisa Masuk Hotel dan Restoran

Travel Update
Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Spanyol Wajibkan Vaksin Booster untuk Turis Asing Mulai Februari

Travel Update
Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Kebun Binatang Ini Jadikan Kecoak sebagai Promo Valentine

Jalan Jalan
Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Syarat Bawa Hewan di Pesawat dari 4 Maskapai Penerbangan di Indonesia

Travel Tips
India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

India Perpanjang Larangan Penerbangan Internasional hingga 28 Februari

Travel Update
Serunya Memancing Kakap dan Kuwe 'Giant Trevally' di Belitung Timur

Serunya Memancing Kakap dan Kuwe "Giant Trevally" di Belitung Timur

Jalan Jalan
Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Pelabuhan Nongsapura Batam Dinilai Siap untuk Travel Bubble

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.