Kompas.com - 22/01/2015, 16:06 WIB
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Bali mengharapkan dengan pemberlakuan bebas visa bagi wisatawan dari lima negara mampu mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Dewata.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Anak Agung Yuniarta di Denpasar, Kamis (22/1/2015), menjelaskan penambahan negara untuk penerapan bebas visa itu karena pertimbangan pasar wisman yang potensial.

"Ini dalam rangka mendatangkan wisman lebih banyak sesuai dengan kunjungan yang diinginkan," kata Yuniarta.

Lima negara yang mendapatkan bebas visa tersebut yakni Korea Selatan, Jepang, Rusia, Tiongkok dan Australia diharapkan memberikan kontribusi wisman lebih banyak dari tingkat kunjungan saat ini.

Pemerintah sebelumnya juga telah menargetkan jumlah kunjungan wisman pada 2019 sebanyak 20 juta turis sehingga kebijakan itu diharapkan memperbanyak jumlah wisman dari lima negara itu.

Hingga November 2014, Badan Pusat Statistik Provinsi Bali mencatat sebanyak 3.419.268 wisman berkunjung ke Pulau Dewata.

Dari jumlah itu, 895.069 orang berasal dari Australia atau berkontribusi sebesar 26,18 persen, disusul Tiongkok di posisi kedua sebanyak 539.371, Malaysia (198.133), Jepang (195.541) dan Singapura (155.892).

Meski demikian, Yuniarta berharap Pemerintah Pusat agar kembali menambah jumlah negara yang bisa mendapatkan bebas visa untuk mendongkrak lebih banyak kunjungan wisman. "Kami harapkan ada penambahan tetapi itu dari pusat," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.