Kapal Pesiar MV Amadea Bawa Ratusan Turis ke Sabang

Kompas.com - 22/01/2015, 17:49 WIB
Warga mengamati kapal pesiar MV Amadea yang bersandar di Pelabuhan Cargo Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Rabu (21/1/2015). Kapal yang bertolak dari Kolombo, Sri Lanka itu membawa 483 penumpang dan 350 kru.  SERAMBI/AZHARI Warga mengamati kapal pesiar MV Amadea yang bersandar di Pelabuhan Cargo Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Rabu (21/1/2015). Kapal yang bertolak dari Kolombo, Sri Lanka itu membawa 483 penumpang dan 350 kru.
EditorI Made Asdhiana
SABANG, KOMPAS.com - Kapal pesiar MV Amadea, Rabu (21/1/2015) kemarin, kembali singgah di Laut Sabang dengan membawa 483 wisatawan dari sejumlah negara di Eropa. Kedatangan ratusan turis itu disambut tarian tradisional Aceh dan pengalungan bunga secara simbolis oleh Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) Fauzi Husen.

Kapal pesiar yang mengangkut ratusan turis asal Eropa itu, tiba di Sabang pukul 06.30 WIB, lebih cepat sekitar 30 menit dari jadwal yang direncanakan sebelumnya. Kapal itu merapat di Dermaga Kargo BPKS di Teluk Sabang tanpa hambatan.

Setelah acara seremonial selesai, para turis memanfaatkan waktu menikmati keindahan alam Pulau Weh, dengan mengunjungi sejumlah obyek wisata. Ada yang berjalan kaki mengelilingi kota, ada juga yang menggunakan jasa becak motor dan angkutan umum. Karena waktunya singkat, para turis hanya bisa melihat potensi wisata di Iboih, Gapang dan Pantai Sumur Tiga.

Fauzi menyebutkan, setelah singgah sekitar tujuh jam, kapal pesiar sepanjang 173 meter dengan bobot 29.008 GT yang datang dari Kolombo, Sri Lanka, dengan pelayaran selama dua hari, selanjutnya meninggalkan Sabang menuju Belawan, Medan dan Port Klang, Malaysia.

Selain MV Amadea, pada 27 Januari 2015, satu kapal pesiar lainnya juga akan singgah di Sabang, yaitu MV Silver Wind. Kapal ini membawa 230 turis asing dan 130 kru. Pada Maret nanti juga akan datang kapal pesiar mewah lainnya, Artania. “Dalam tahun ini ada tujuh kapal pesiar yang akan merapat ke Sabang, tapi jadwalnya belum ditentukan,” kata Fauzi.

Sementara Direktur Promosi dan Kerja Sama BPKS, Agussalim, secara terpisah kepada Serambi mengatakan, dengan semakin banyaknya jumlah kapal pesiar atau cruise dan yacht yang datang, maka ke depan Sabang dapat ditunjuk sebagai tempat pemeriksaan imigrasi untuk dapat langsung dikeluarkan Visa on Arrival (VoA). Dan ini juga bisa menjadi salah satu peningkatan pelayanan jasa sektor pariwisata di Sabang.

Sejauh ini, lanjut Agussalim, BPKS bekerja sama dengan Pemko Sabang, Bea Cukai, Imigrasi, Karantina, Syahbandar dan stakeholder terkait lainnya terus berusaha meningkatkan pelayanan kepariwisataan di Sabang, sebagai salah satu destinasi wisata nasional. Apalagi rute penerbangan Kuala Namu-Sabang akan dimulai 6 Februari 2015 oleh Garuda. Turis asing atau domestik bisa langsung dari Medan ke Sabang.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Operasional Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta Dibatasi Mulai 1 April 2020

Jalan Jalan
Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Efek Wabah Corona, Jepang Akan Bagikan Wagyu Gratis bagi Warganya

Makan Makan
Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Mengenal Wedang Ronde, Minuman Tradisional dari China

Makan Makan
Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Cara Membuat Wedang Ronde di Rumah, Bulatan Kenyal Disiram Kuah Jahe

Makan Makan
Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Tunda Liburan ke Jepang, Ada Pembatasan Visa Kunjungan Termasuk untuk WNI

Jalan Jalan
Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Serupa tapi Tak Sama, Beda Wedang Uwuh dengan Wedang Secang

Makan Makan
Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Resep Membuat Wedang Secang, Minuman Herbal dari Serutan Kayu

Makan Makan
Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Bikin Terharu, Siswa Singapura Berterima Kasih Lewat Tarian pada Penerbangan Terakhir Singapore Airlines dari Selandia Baru

Whats Hot
Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Gandeng Accor Hotels, Kemenparekraf Siapkan Akomodasi untuk 1.100 Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Lawless Burgerbar Berbagi Burger untuk Tenaga Medis Covid-19 di Jakarta

Makan Makan
Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Kemenparekraf Kerja Sama dengan Jaringan Hotel dan Transportasi untuk Fasilitasi Tenaga Medis Covid-19

Whats Hot
Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Restoran Little Hongkong di Bali Berbagi Makanan untuk Tenaga Medis Covid-19

Makan Makan
Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Update Wabah Virus Corona, Gantian China Larang Kedatangan Turis Asing

Whats Hot
AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

AirAsia Indonesia Hentikan Sementara Seluruh Penerbangan Mulai 1 April 2020

Whats Hot
Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Homestay di Purwokerto Sediakan Tempat Istirahat untuk Tenaga Medis Covid-19

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X