Kompas.com - 25/01/2015, 17:43 WIB
Para tetua adat memperlihatkan tarian adat Reba, sebagai salah satu bagian penting dalam pesta Reba Ngada di Desa Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/1/2015). KOMPAS/KORNELIS KEWA AMAPara tetua adat memperlihatkan tarian adat Reba, sebagai salah satu bagian penting dalam pesta Reba Ngada di Desa Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/1/2015).
EditorI Made Asdhiana
MENGENAKAN bawahan sarung hitam, kemeja putih, dan kepala berbalut kain merah, ribuan warga Ngada berbaur di pelataran rumah adat Desa Langa, Kecamatan Bajawa, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, Jumat (16/1/2015). Mereka datang atas panggilan leluhur untuk merajut kembali hubungan harmonis sebagai satu leluhur, yang tersimbol dalam pesta adat Reba dengan Uwi sebagai pemersatu.

Empat puluh lima rumah adat dibangun di pelataran rumah adat terletak di Sub Kampung Bhorani seluas hampir satu hektar. Hampir semua rumah memakai bahan bangunan hasil pabrik, seperti seng, paku, kayu, dan lainnya.

Tujuh rumah di antaranya cuma berukuran 1 meter x 2 meter, dengan atap lonjong, terletak di tengah perkampungan, dibangun menggunakan bahan lokal dengan tiang penyangga bangunan itu dari kayu lokal berkualitas. Tiang dicor dengan kekuatan tertentu agar hewan kurban (kerbau), yang ditambatkan saat disembelih tidak menggoyahkan rumah itu.

Willem Beo Paru (82), tokoh adat Ngada, mengatakan, Reba diselenggarakan sedikitnya di tujuh titik di Ngada, terhitung sejak 27 Desember hingga 28 Februari. Pembukaan Reba di kampung tua, Bena, sekitar 16,7 kilometer selatan Bajawa, berlangsung 27 Desember. Reba lalu berlanjut di kampung lain, termasuk Desa Langa pada 15-17 Januari, dan berakhir 27 Februari di Dusun Beiposo, Ngada. Reba Langa adalah Reba terbesar dengan menghadirkan sekitar 10.000 warga Langa dari berbagai provinsi dan kabupaten.

Seluruh keturunan Langa, tempat Reba diselenggarakan, wajib hadir pada kegiatan itu. Jika mereka tetap di luar Ngada, wajib menyelenggarakan Reba dengan cara menyembelih ayam, bertepatan dengan penyembelihan ayam di rumah adat keluarga besar, Sao Meze, termasuk memasak dan mengonsumsi hewan kurban.

Pada Reba kali ini, hadir sejumlah warga Langa, mulai anggota DPR RI hingga biarawan dan biarawati katolik. Para mahasiswa dan mahasiswi, serta pelajar asal Langa di berbagai daerah pun ikut hadir.

Desa Langa yang terletak 2,5 kilometer dari Bajawa, memiliki tujuh dusun (kampung) yang disebut Nuwa. Selain itu masih terdapat sembilan sub dusun yang disebut Bho, artinya bertunas. Pelaksanaan Reba bertujuan merajut kembali hubungan persaudaraan yang lebih harmonis warga Langa, di mana pun mereka berada, dengan adat dan tradisi warisan leluhur yang sama.
Refleksi

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Wakil Bupati Ngada Paul Soli Woa mengatakan, Reba sebagai refleksi tahunan di kalangan masyarakat Ngada tentang kehidupan. Refleksi itu melibatkan semua orang Ngada, yang tersimbol dalam pengambilan bagian, pada perjamuan makan malam bersama di rumah induk atau Sao Meze. Mereka berkumpul sebagai orangtua, saudara, kakak beradik, kakak ipar, adik ipar, anak, cucu, dan cicit.

Refleksi siklus kehidupan itu terdiri atas tiga tahap Reba yakni kobe dheke, malam awal, semua warga berkumpul dengan niat dan janji hati masing-masing, yang disebut Gua Reba. Keluarga dari berbagai tempat datang dengan membawa uang, hewan kurban, beras, dan minuman tradisional sebagai persembahan kepada leluhur.

Barang-barang yang dibawa ke Sao Meze, adalah ungkapan syukur dan terima kasih atas rezeki, perlindungan, dan umur panjang yang telah diperoleh. Barang-barang itu disampaikan secara tulus. Ternak kurban ayam dan babi, disembelih secara adat oleh kepala Sao Meze.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Wisata Wonogiri yang Tutup Sementara per 16 Juni 2021, Jangan Kecele

6 Wisata Wonogiri yang Tutup Sementara per 16 Juni 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Wisata Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri Tutup Sementara

Wisata Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri Tutup Sementara

Travel Update
Pulau Untung Jawa Kembangkan Kampung Jepang, Ada Pohon Sakura Asli

Pulau Untung Jawa Kembangkan Kampung Jepang, Ada Pohon Sakura Asli

Travel Update
Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Travel Update
Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Travel Update
Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Travel Update
Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Jalan Jalan
Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Travel Update
Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Travel Update
Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Travel Update
Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Jalan Jalan
Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Travel Tips
Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Travel Update
Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Travel Tips
Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X