Kompas.com - 27/01/2015, 11:33 WIB
Veronika Anu, perempuan asli Ngada, NTT ini menekuni bisnis suvenir, perhotelan, butik, kebutuhan bahan pokok, sepatu, dan tas. KOMPAS/KORNELIS KEWA AMAVeronika Anu, perempuan asli Ngada, NTT ini menekuni bisnis suvenir, perhotelan, butik, kebutuhan bahan pokok, sepatu, dan tas.
EditorI Made Asdhiana

Selain tenun ikat, turis asing juga menginginkan agar barang antik itu memiliki makna adat, sejarah atau legendanya. Seperti Wuli di Ngada, yang hanya dikenakan saat seseorang dinilai mati secara tak wajar. Wuli berupa kalung dari keong laut sebesar genggaman tangan bayi, yang dirangkai teratur melalui seutas tali sepanjang sekitar 50 cm, kemudian dikalungkan di leher dari anggota keluarga yang berduka. Mengenakan Wuli sebagai simbol agar bencana kematian yang tak wajar seperti itu tidak lagi menimpa anggota keluarga itu di kemudian hari.

Toko kerajinan tradisional yang dibangun tahun 1986 itu pun kini menyimpan barang-barang antik. Sebagian benda antik itu sudah lama disimpan, ia pun percaya benda-benda itu memiliki kekuatan khusus, tetapi hanya orang tertentu yang bisa merasakan atau mengalami apabila mampir di toko itu.

Hotel

Tahun 1990, ketika turis makin membeludak datang ke Ngada, tetapi jumlah penginapan terbatas, itu inspirasi membuka hotel. Veronika pun berbicara dengan sang suami untuk membangun hotel Bintang Wisata I di dalam kota Bajawa, sekitar 60 meter dari Art Shop miliknya.

Sejak itu, setiap turis asing yang datang langsung ditawarkan tempat penginapan itu yang punya 26 kamar.

Pembukaan hotel di Riung tahun 2010 pun karena Veronika menangkap keluhan turis asing tentang terbatasnya penginapan di obyek wisata 17 gugusan pulau yang indah dan eksotis di Riung. Veronika pun membangun hotel Wisata II di Riung dengan menyediakan 22 kamar. Tiga tahun kemudian, ia membangun sebuah hotel lagi, hotel Bintang Wisata III di Bokhua, Bajawa.

Bulan Mei-November merupakan musim kunjungan turis asing ke Ngada. Sebagian besar turis ini datang dengan rombongan sehingga membutuhkan penginapan dan fasilitas pendukung lain dalam jumlah yang memadai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada saat itu, kain sarung yang dipesan dari sejumlah kabupaten di NTT yang berjumlah 100-300 lembar bisa habis terjual dalam 2-5 hari. Namun, memasuki musim hujan, jumlah kain sebanyak itu baru habis terjual dalam 3 bulan.

”Saya menyebut barang antik dan pakaian tenun ikat ini milik turis asing, sedangkan warga lokal lebih tertarik pada sandal, sepatu, tas, pakaian, dan bahan pokok. Namun, jasa turis asinglah yang paling banyak dalam mengembangkan usaha ini. Saya tidak promosi melalui internet, tetapi kalau singgah di Bajawa, mereka selalu mampir belanja di toko ini,” kata Veronika. (KORNELIS KEWA AMA)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ingat, Libur Maulid Nabi Digeser ke Hari Rabu Tanggal 20 Oktober 2021

Ingat, Libur Maulid Nabi Digeser ke Hari Rabu Tanggal 20 Oktober 2021

Travel Update
6 Oleh-Oleh Khas Pontianak, Serba Lidah Buaya

6 Oleh-Oleh Khas Pontianak, Serba Lidah Buaya

Jalan Jalan
Seru! Hotel Ini Bawa Stranger Things ke Dunia Nyata

Seru! Hotel Ini Bawa Stranger Things ke Dunia Nyata

Travel Update
Amerika Serikat Sambut Kembali Turis Asing Mulai November 2021

Amerika Serikat Sambut Kembali Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Itinerary Wisata dari Tol Kahyangan Sigemplong sampai Dieng

Itinerary Wisata dari Tol Kahyangan Sigemplong sampai Dieng

Jalan Jalan
Itinerary 3 Hari 2 Malam di Pangkalpinang, Ada Pantai Tanjung Pesona

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Pangkalpinang, Ada Pantai Tanjung Pesona

Itinerary
Rute ke La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Tempat Glamping Bernuansa Indian

Rute ke La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Tempat Glamping Bernuansa Indian

Jalan Jalan
Desa Wisata Serang Blitar Tawarkan Wisata Pantai dan Konservasi Penyu

Desa Wisata Serang Blitar Tawarkan Wisata Pantai dan Konservasi Penyu

Jalan Jalan
Rute ke Nawang Jagad Kaliurang dari Stasiun Yogyakarta

Rute ke Nawang Jagad Kaliurang dari Stasiun Yogyakarta

Jalan Jalan
Rute ke Curug Cikuluwung Bogor, 2 Jam dari Terminal Cibinong

Rute ke Curug Cikuluwung Bogor, 2 Jam dari Terminal Cibinong

Jalan Jalan
Botanica Sanctuary, Hotel Terbaru di Puncak Bogor yang Cocok untuk Keluarga

Botanica Sanctuary, Hotel Terbaru di Puncak Bogor yang Cocok untuk Keluarga

Travel Promo
Boon Pring, Tempat Wisata di Area Hutan Bambu Andalan Desa Wisata Sanankerto

Boon Pring, Tempat Wisata di Area Hutan Bambu Andalan Desa Wisata Sanankerto

Jalan Jalan
6 Tips ke Tol Kahyangan Bawang-Dieng, Kendaraan Mesti Kuat Menanjak

6 Tips ke Tol Kahyangan Bawang-Dieng, Kendaraan Mesti Kuat Menanjak

Travel Tips
Rute Menuju Tol Kahyangan Bawang-Dieng dari Kecamatan Bawang, Batang

Rute Menuju Tol Kahyangan Bawang-Dieng dari Kecamatan Bawang, Batang

Jalan Jalan
4 Tips Berwisata ke Curug Cikuluwung Bogor, Wajib Cek Ramalan Cuaca

4 Tips Berwisata ke Curug Cikuluwung Bogor, Wajib Cek Ramalan Cuaca

Travel Tips

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.