Kompas.com - 28/01/2015, 11:17 WIB
Bahan kebutuhan pokok seperti sayur dan elpiji di kapal penumpang Ksatria 1 yang akan berangkat dari Pelabuhan Angke, Jakarta Utara, menuju Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Kamis (22/1/2015). Kapal penumpang yang oleh warga disebut ojek tersebut menjadi andalan transportasi orang dan barang dari dan menuju Kepulauan Seribu. Kapal penumpang ini juga menjadi alternatif transportasi murah bagi wisatawan untuk berkunjung ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu. KOMPAS/PRIYOMBODOBahan kebutuhan pokok seperti sayur dan elpiji di kapal penumpang Ksatria 1 yang akan berangkat dari Pelabuhan Angke, Jakarta Utara, menuju Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu, Kamis (22/1/2015). Kapal penumpang yang oleh warga disebut ojek tersebut menjadi andalan transportasi orang dan barang dari dan menuju Kepulauan Seribu. Kapal penumpang ini juga menjadi alternatif transportasi murah bagi wisatawan untuk berkunjung ke pulau-pulau di Kepulauan Seribu.
EditorI Made Asdhiana
KEPULAUAN Seribu merupakan salah satu destinasi wisata andalan di Provinsi DKI Jakarta. Salah satu pulau yang belakangan ramai dikunjungi adalah Pulau Harapan yang berjarak sekitar 60 kilometer di utara daratan Jakarta. Seperti apa bentuk transportasi laut menuju pulau ini?

Menuju Pulau Harapan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara ini dapat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Marina Ancol dengan tarif Rp 270.000 per orang atau dengan menumpang kapal kayu bertarif Rp 50.000 per orang dari Pelabuhan Pendaratan Ikan di Muara Angke, Jakarta Utara.

Dari Marina Ancol hanya memerlukan waktu tempuh 1,5 jam ke Pulau Harapan. Sementara dari Muara Angke, perjalanan ditempuh sekitar 3,5 jam. Seperti layaknya naik metromini, penumpang yang berangkat dari Muara Angke akan dipungut ongkos tanpa tiket di tengah jalan oleh anak buah kapal yang bertindak sebagai kernet.

Kapal kayu atau yang biasa disebut kapal ”ojek” oleh masyarakat setempat bertolak sekitar pukul 07.30 dari Muara Angke. Kapal berkapasitas 400 penumpang ini umumnya dipadati wisatawan saat akhir pekan.

Namun, di hari biasa, penumpang kapal lebih didominasi warga Pulau Harapan yang pulang ke kampung halaman seusai bekerja di Jakarta atau mereka yang membeli bahan kebutuhan pokok di daratan Ibu Kota.

Bebas memilih

Penumpang bebas memilih mau duduk di ruang mana pun dari kapal kayu berlantai dua ini. Lantai atas berupa ruangan berlantai kayu dengan jarak atap hanya sekitar 1,5 meter sehingga biasa dipakai penumpang untuk berbaring atau duduk lesehan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara di lantai bawah terdapat ruangan yang lebih besar dengan jarak atap yang lebih tinggi. Terdapat deretan kursi plastik mirip kursi metromini atau kopaja. Barang-barang penumpang juga biasanya diletakkan di lantai bawah ini, agak menjorok ke bagian belakang.

Pada Kamis (22/1/2015), di salah satu kapal ojek bernama KM Satria, ruangan ini dipenuhi berdus-dus telur ayam, sayuran, beras, tabung gas 3 kilogram, serta berbagai bahan kebutuhan pokok lain. Sebagian dibawa oleh penumpang, sebagian lagi merupakan barang dagangan yang dititipkan kepada nakhoda atau anak buah kapal.

Kenapa kapal kayu ini dijuluki kapal ojek oleh penduduk setempat? ”Dari dulu yang saya tahu kapal ini sudah dinamai ojek oleh orang-orang tua, mungkin karena mengangkut penumpang. Kalau ojek di darat, kan, juga membawa penumpang dengan sepeda motor,” ujar Nurdin (36), warga Pulau Harapan.

Menurut Nurdin, kapal ojek di tahun 1980-an berupa kapal kayu berkapasitas 30-50 penumpang. Seiring dengan semakin padatnya pulau-pulau di Kepulauan Seribu dan kian ramainya wisatawan, kapal penumpang ini pun berganti rupa jadi kapal berukuran lebih besar.

Menurut Suhair, nakhoda KM Satria, kapal ojek berkapasitas besar ini mulai muncul setelah tahun 2000 dan melayani penumpang setiap hari. KM Satria yang bercat serba putih, misalnya, baru beroperasi dua tahun terakhir.

Meskipun berbahan kayu dan belum memenuhi aspek kenyamanan, kapal ojek ini menjadi sandaran transportasi warga Kepulauan Seribu atau para wisatawan yang hendak berlibur dengan biaya rendah. (HARRY SUSILO)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Libur Nataru, DIY Siapkan 500 Personel untuk Awasi Tempat Wisata dan Penyekatan

Travel Update
4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

4 Etika Bawa Tas Ransel di Pesawat, Jangan Sampai Memukul Orang Lain

Travel Tips
Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Kongres ke-V JKPI di Bogor, 40 Kepada Derah akan Bahas Isu Budaya dan Sejarah

Travel Update
Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Desa Nglanggeran di Yogyakarta Raih Gelar Desa Wisata Terbaik Dunia UNWTO 2021

Travel Update
Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Tutup Hampir 2 Tahun, Fiji Siap Sambut Turis Asing

Travel Update
6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

6 Tips Tidur Nyenyak di Pesawat yang Bisa Dicoba

Travel Tips
Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Atlantis Water Adventure Ancol Sudah Buka, Simak 7 Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Hotel Artotel Suites Bianti - Yogyakarta Resmi Dibuka

Travel Update
Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia Anjlok hingga 64,37 Persen Sepanjang 2021

Travel Update
Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Tingkat Okupansi Hotel Bintang di Indonesia Mulai Membaik, tapi...

Travel Update
Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Durasi Karantina WNI dan WNA di Indonesia Jadi 10 Hari Mulai 3 Desember

Travel Update
Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Timor Leste Dominasi Jumlah Kunjungan Turis Asing ke Indonesia per Oktober 2021

Travel Update
Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Banyak Turis Asing ke Indonesia, Tapi Sedikit yang Tiba di Bali pada Oktober 2021

Travel Update
Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Sebanyak 151.032 Turis Asing Kunjungi Indonesia pada Oktober 2021, Naik Dibanding September

Travel Update
Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Nglanggeran Masuk Daftar Best Tourism Villages UNWTO Diharapkan Menginspirasi Desa Wisata Lain

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.