Kompas.com - 31/01/2015, 14:38 WIB
Para wisatawan antusias ber-snorkeling di Gusung Pulau Perak, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (24/1/2015). Snorkeling, susur pulau, dan menikmati keindahan matahari terbenam merupakan paket wisata yang dinikmati wisatawan yang berkunjung ke pulau ini. KOMPAS/PRIYOMBODOPara wisatawan antusias ber-snorkeling di Gusung Pulau Perak, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (24/1/2015). Snorkeling, susur pulau, dan menikmati keindahan matahari terbenam merupakan paket wisata yang dinikmati wisatawan yang berkunjung ke pulau ini.
EditorI Made Asdhiana
PULAU HARAPAN, KOMPAS — Pulau Harapan di Kepulauan Seribu terus menata diri dalam menyambut wisatawan. Salah satu yang menjadi prioritas adalah kebersihan pulau.

Tahun 2015, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah petugas pemungut sampah, menempatkan tong sampah di sudut-sudut jalan, dan membangun tempat pengelolaan sampah di pulau tersebut.

Pantauan Kompas akhir pekan lalu, tak sulit menemukan tong sampah di Pulau Harapan. Petugas kebersihan dari Kelurahan Pulau Harapan pun secara bergantian membersihkan sampah rumah tangga dan menyapu jalan setiap hari.

Wisatawan yang berkunjung ke pulau seluas 6,7 hektar ini pun menyambut positif upaya pemerintah. ”Kalau lihat pulau bersih begini, kan, kita juga jadi nyaman,” kata Yoko (23), mahasiswa asal Jakarta yang mendatangi Pulau Harapan, Minggu (25/1/2015).

Sekretaris Kelurahan Pulau Harapan Ardani mengatakan, ada 35 orang berstatus pegawai kelurahan perjanjian kontrak atau tenaga honorer yang bertugas membersihkan pulau dan memperbaiki saluran air di wilayah kelurahan tersebut. ”Dari 35 orang, 30 pekerja ada di Pulau Harapan dan 5 orang di Pulau Sebira,” ujar Ardani.

Meskipun sebagian besar Pulau Harapan terlihat bersih, masih tampak timbunan sampah di sisi barat pulau. Menurut Ardani, sampah itu dimanfaatkan penduduk untuk dicampur batu karang dan pasir guna menguruk lahan di tepi laut. Di atas lahan reklamasi itu kemudian dibangun rumah.

Pemerintah daerah juga tengah membangun tempat pengolahan sampah (TPS) di Pulau Harapan. Sampah yang berasal dari lima pulau di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, yakni Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Kelapa Dua, Pulau Panggang, dan Pulau Pramuka, akan diolah dan didaur ulang di tempat ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

”Proyek ini mulai dikerjakan Oktober 2014 dan ditargetkan selesai Februari 2015, kemudian langsung beroperasi,” kata Sarifuddin, pengawas proyek TPS dari PT Karya Bintang Laut.

TPS itu dilengkapi mesin daur ulang sampah plastik, bak penyortiran sampah, alat pembakar sampah (incinerator), dan dermaga kapal pengangkut sampah.

Camat Kepulauan Seribu Utara Agus Setiawan berharap, dengan adanya TPS yang dibangun di atas lahan seluas 2.000 meter persegi itu, persoalan sampah di lima pulau berpenghuni di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara itu dapat teratasi. (ILO)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Kitagawa Pesona Bali, Tempat Wisata Bernuansa Pulau Dewata di Wonogiri

Jalan Jalan
Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Ancol Belum Terima Wisatawan Usia di Bawah 12 Tahun Saat Libur Maulid

Travel Update
Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Wisatawan di Bantul Diharapkan Tunjukkan Kartu Vaksin Jika Susah Akses PeduliLindungi

Travel Update
Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Dari Sejarah hingga Budaya, Temukan 4 Kegiatan Harmonis di Desa Wisata Kampung Majapahit

Jalan Jalan
Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Syarat Terbaru Naik Pesawat, Wajib Tes PCR walau Divaksin Dosis Lengkap

Travel Update
DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

DAMRI Buka Rute Baru untuk Perjalanan Yogyakarta-Jakarta PP

Travel Update
Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Turis Asing Wajib Punya Asuransi Rp 1,4 Miliar Dirasa Berat, Ini Tanggapan Sandiaga

Travel Update
Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Harga Paket Karantina di Hotel untuk Turis Asing di Bali Masih Digodok

Travel Update
Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Turun ke PPKM Level 2, Wisata Yogyakarta Boleh Buka dengan Syarat

Travel Update
Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Ada Rencana Sambutan untuk Turis Asing Pertama yang Tiba di Bali

Travel Update
Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Penerbangan Reguler dari Luar Negeri ke Bali Masih Sepi, Kemenparekraf Gencarkan Promosi

Travel Update
Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Ganjil Genap Diterapkan di Puncak dan Sentul Bogor, Antisipasi Libur Nasional.

Travel Update
PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

PPKM Level 2, Sebagian Besar Wisata Gunungkidul Siap Dikunjungi

Travel Update
Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Sandiaga Angkat Bicara Soal Bali yang Masih Sepi Turis Asing

Travel Update
Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Hanya Turis Asing Berpaspor dari 19 Negara yang Bisa Langsung ke Bali dan Kepri

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.