Obyek Wisata di Jawa Tengah Didorong Pasang Wi-Fi Gratis

Kompas.com - 31/01/2015, 18:00 WIB
Kabut berarak di sekitar Candi Borobudur, magelang, Jawa Tengah. KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYATKabut berarak di sekitar Candi Borobudur, magelang, Jawa Tengah.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
MAGELANG, KOMPAS.com - Saat ini, sosial media menjadi sarana promosi yang cukup efektif, tidak terkecuali untuk promosi suatu destinasi wisata. Namun pemanfaatan sosial media akan menjadi tidak efektif ketika akses internet yang tidak optimal. Kondisi ini yang menjadi salah satu kendala promosi wisata di beberapa daerah di Jawa Tengah.

”Zaman sekarang di manapun berada orang tinggal foto-foto pakai ponsel lalu bisa upload di sosial media, lalu dilihat banyak orang, ini promosi wisata yang efektif sekali,” kata Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Trenggono, di Kota Magelang, Jumat (30/1/2015) malam.

Oleh karena itu, kata Trenggono, pemerintah daerah di Jawa Tengah didorong untuk berupaya memberikan layanan internet gratis secara WIFI tanpa password di lokasi destinasi wisata dan di obyek wisata vital lainnya. Sejauh ini, keberadaan WIFI tanpa password ini hanya ditemukan di kota-kota besar seperti Semarang dan Solo saja.

Meski Trenggono mengakui, tidak semua daerah di Jawa Tengah dapat mudah dijangkau sinyal provider untuk kelancaran internet. Oleh karenanya, dalam waktu dekat pihaknya akan bekerja sama dengan PT Telkom untuk penambahan jaringan terutama di daerah yang selama ini susah dijangkau sinyal provider.

”Ada rencana untuk mengembangkan jaringan dan MoU dengan Telkom. Sehingga peningkatan tidak hanya fisik saja, tetapi juga memanfaatkan teknologi, yang diharapkan akan mampu mendongkrak tingkat wisata di Jawa Tengah,” ujarnya.

Kendati demikian, selain teknologi informasi, persoalan infrastruktur lain seperti akses jalan juga perlu diperhatikan. Tujuannya tidak lain agar pengunjung merasa nyaman dan mereka akan datang kembali ke obyek wisata itu.

”Kalau jalan bagus, wisatawan akan nyaman dan cepat menuju lokasi wisata yang dimaksud. Sekarang masih ada obyek wisata di Jawa Tengah yang akses jalannya kurang bagus. Jika biasanya bisa ditempuh tiga jam, karena jalan rusak jadi lima jam. Ini juga kendala sektor pariwisata,” papar Treggono.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak semua instansi maupun swasta, tidak hanya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, untuk ikut andil dalam upaya pengembangan potensi wisata di Jawa Tengah. Sebab, sektor pariwisata memberikan secara langsung multi effect kepada sektor lainnya, seperti ekonomi dan sosial masyarakat di sekitarnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X