Kompas.com - 01/02/2015, 14:45 WIB
Dua wisatawan bergandengan tangan membentuk tanda jantung hati perlambang cinta dengan latar belakang matahari terbenam di Pulau Bulat, Kelurahan Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (24/1/2015). Snorkeling, susur pulau, dan menikmati keindahan matahari terbenam ditawarkan dalam paket wisata yang dapat dinikmati pengunjung pulau di bagian utara Kepulauan Seribu tersebut. KOMPAS/PRIYOMBODODua wisatawan bergandengan tangan membentuk tanda jantung hati perlambang cinta dengan latar belakang matahari terbenam di Pulau Bulat, Kelurahan Pulau Harapan, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (24/1/2015). Snorkeling, susur pulau, dan menikmati keindahan matahari terbenam ditawarkan dalam paket wisata yang dapat dinikmati pengunjung pulau di bagian utara Kepulauan Seribu tersebut.
EditorI Made Asdhiana
MATAHARI menyorot jingga sebelum terbenam di ufuk barat. Inilah salah satu sensasi Pulau Bulat, Kelurahan Pulau Harapan, Kepulauan Seribu. Febrianti dan Dimas menyatukan kedua tangan mereka membentuk hati. Dan, ”klik...” bunyi jepretan kamera mengabadikan siluet tanda cinta mereka.

Senja pada Sabtu (24/1/2015) menjadi saksi bisu sejoli asal Jakarta memadu kasih. ”Ciyeeee, yang punya pacar seneng banget,” ujar teman-teman mereka menggoda. Sembari bergandengan tangan, Febrianti (19) dan Dimas (20) tersipu-sipu.

Pemandangan matahari terbenam di Pulau Bulat merupakan salah satu bagian paket wisata ke Pulau Harapan di Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Dengan jarak sekitar 60 kilometer dari daratan Jakarta, tidak sulit untuk menjangkau pulau ini karena moda transportasi laut selalu ada setiap hari baik itu dari Pelabuhan Muara Angke maupun Marina Ancol.

Jika melalui Muara Angke, wisatawan dapat menumpang kapal kayu bertarif Rp 50.000 per orang dengan lama tempuh 3,5 jam. Sementara jika bertolak dari Marina Ancol, wisatawan dapat menggunakan kapal cepat bertarif Rp 270.000 per penumpang dengan waktu perjalanan dua jam.

Febrianti dan Dimas berangkat ke Pulau Harapan bersama 12 teman mereka dari Jakarta untuk berlibur. Mereka bagian dari ratusan wisatawan yang memadati pulau itu akhir pekan lalu.

Pulau berpenduduk 1.760 jiwa itu hanya dijadikan tempat menginap bagi wisatawan. Yang jadi daya tarik justru pulau-pulau lain di sekitarnya, seperti Pulau Perak, Pulau Kayu Angin Genteng, Pulau Bulat, Pulau Macan, Pulau Putri, Pulau Genteng Kecil, dan Pulau Kelapa Dua.

Febrianti dan kawan-kawan, misalnya, diajak snorkeling oleh pemandu wisata ke Pulau Kayu Angin Genteng dan Pulau Perak, kemudian menyusuri Pulau Bulat dan Pulau Genteng Kecil. ”Wisata ke pulau ini banyak tempat yang bagus. Bisa snorkeling dan jalan-jalan keliling pulau. Lagian murah dan dekat dari Jakarta,” ujar Febrianti.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tidak hanya warga Jakarta. Warga luar Ibu Kota pun tertarik ke sini. Sebut misalnya, Riyan Fajar (22), mahasiswa Universitas Brawijaya, Malang, Jawa Timur. Ia turut berkunjung Pulau Harapan pada akhir pekan lalu. Dia mendapatkan informasi dari internet dan memutuskan bertolak dari Malang menggunakan kereta api.

”Pulau ini, kan, tidak jauh dari Jakarta dan lokasinya masih bersih dan alami. Beda dengan perairan Jakarta yang hitam-kotor dan lalu lintasnya macet, he-he-he,” kata Riyan.

KOMPAS/PRIYOMBODO Wisatawan snorkeling di Gusung Pulau Perak, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (24/1/2015). Snorkeling, susur pulau, dan jalan-jalan menikmati keindahan matahari terbenam merupakan aktivitas yang mengasyikkan di Pulau Harapan.
Sejak tahun 2012, aktivitas wisata bersemi di pulau seluas 6,7 hektar tersebut. Penginapan bermunculan, warga mendadak beralih kerjaan menjadi pemandu wisata, dan kapal penumpang pun membeludak dipenuhi wisatawan pada akhir pekan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

6 Kegiatan Wisata di Anjungan Sumatera Utara TMII, Belajar Seputar Kain Ulos

Jalan Jalan
7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

7 Oleh-oleh Makanan Serba Manis Khas Bandung

Jalan Jalan
Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh Sejak 1760

Sejarah Museum Benteng Vredeburg Yogyakarta, Berdiri Kokoh Sejak 1760

Jalan Jalan
Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Kegigihan Industri Perhotelan di Tengah Pandemi dan PPKM Jawa-Bali

Travel Update
Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Ancol dan TMII Terapkan Aturan Ganjil Genap hingga 19 September

Travel Update
Desa Wisata Majapahit Bejijong Mojokerto, Lokasi Wisata Sejarah Kerajaan Majapahit

Desa Wisata Majapahit Bejijong Mojokerto, Lokasi Wisata Sejarah Kerajaan Majapahit

Jalan Jalan
Hari PMI, Peringatan Sejarah Pendirian Kepalangmerahan Tanah Air

Hari PMI, Peringatan Sejarah Pendirian Kepalangmerahan Tanah Air

Jalan Jalan
Jejak Pendirian PMI di Yogyakarta Ada di Museum Benteng Vredeburg

Jejak Pendirian PMI di Yogyakarta Ada di Museum Benteng Vredeburg

Jalan Jalan
6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

6 Museum di Bangkok, Belajar Sejarah Thailand sampai Koin Zaman Batu

Jalan Jalan
Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Budaya Vs Pariwisata, Sebenarnya Tak Perlu Jadi Konflik

Travel Update
Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Klarifikasi Singapore Airlines yang Dikabarkan Buka Penerbangan Langsung ke Bali

Travel Update
Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Storytelling Bikin Destinasi Wisata Makin Atraktif

Travel Update
Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Wisata Pinus Sari Mangunan Sulit Akses Internet, Pemkab Bantul Upayakan Penguat Sinyal

Travel Update
Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Tarik Turis Kanada, Indonesia Bisa Jual Paket Bulan Madu Ramah Muslim

Travel Update
Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Gen Z Muslim Tak Khawatir Kulineran Saat Jalani Wisata Ramah Muslim

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.