Kompas.com - 01/02/2015, 14:45 WIB
Para wisatawan antusias ber-snorkeling di Gusung Pulau Perak, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (24/1/2015). Snorkeling, susur pulau, dan menikmati keindahan matahari terbenam merupakan paket wisata yang dinikmati wisatawan yang berkunjung ke pulau ini. KOMPAS/PRIYOMBODOPara wisatawan antusias ber-snorkeling di Gusung Pulau Perak, Kelurahan Pulau Harapan, Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Kabupaten Kepulauan Seribu, Sabtu (24/1/2015). Snorkeling, susur pulau, dan menikmati keindahan matahari terbenam merupakan paket wisata yang dinikmati wisatawan yang berkunjung ke pulau ini.
EditorI Made Asdhiana

Berdasarkan data Kelurahan Pulau Harapan, pada tahun 2011 hanya terdapat 16 penginapan di Pulau Harapan. Jumlah ini kemudian meningkat menjadi 86 penginapan pada tahun 2013 dan menjadi 119 penginapan hingga Januari 2015.

Gambaran pulau

Pulau Harapan menjadi pusat pemerintahan Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Selain itu, juga terdapat kantor Kelurahan Pulau Harapan, puskesmas yang memiliki fasilitas rawat inap untuk ibu melahirkan, kantor urusan agama, serta taman terpadu yang berisi fasilitas bermain anak.

Pulau yang berdampingan dengan Pulau Kelapa ini merupakan salah satu dari 30 pulau yang masuk dalam wilayah administrasi Kelurahan Pulau Harapan. Terdapat satu pulau lagi yang berpenghuni, yakni Pulau Sebira yang jaraknya sekitar 20 kilometer ke utara. Adapun 28 pulau lainnya berupa pulau wisata yang dikelola pihak swasta dan pulau konservasi.

Pulau Harapan terbilang kecil dan padat. Jika menggunakan sepeda motor, hanya dibutuhkan 15 menit untuk mengelilingi lingkar luar pulau ini. Permukiman padat mengapit jalan selebar 2 meter atau hanya cukup dilewati dua sepeda motor. Tidak terlihat satu pun mobil di tempat ini.

Meski cukup padat, Pulau Harapan terbilang cukup bersih. Tidak sulit menemukan tong sampah di sejumlah ruas jalan. Petugas kebersihan dari kelurahan menyapu jalan setiap hari.

Wisatawan yang berkunjung ke pulau ini juga tak perlu risau soal akses listrik. Sekretaris Kelurahan Pulau Harapan Ardani mengungkapkan, pulau ini dialiri listrik selama 24 jam melalui kabel laut sejak awal 2011. Sebelumnya, listrik hanya menyala pukul 17.00 hingga 06.00 karena mengandalkan genset.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendala terbesar di Pulau Harapan adalah krisis air bersih yang terjadi saat musim kemarau. Warga hanya mengandalkan satu-satunya alat pemurnian air di pulau ini untuk memperoleh air. Alat itu beroperasi sekitar 10 jam per hari dan memproduksi 3.600 liter air bersih.

Kondisi ini jauh dari pemenuhan kebutuhan warga. Sebagai gambaran, jika satu orang membutuhkan 30 liter air bersih per hari, maka alat itu hanya dapat memenuhi kebutuhan 120 jiwa atau kurang dari sepersepuluh penduduk Pulau Harapan. Adapun saat musim hujan, air cukup melimpah karena warga juga memakai air bersih dari penampungan air hujan.

Terkait pengembangan wisata, pulau ini masih minim prasarana pendukung, seperti tidak adanya pusat informasi wisata, petunjuk jalan, dan alat transportasi di dalam pulau. Belakangan, persoalan keamanan lingkungan juga menjadi perhatian warga.

Camat Kepulauan Seribu Utara Agus Setiawan mengatakan, masih banyak infrastruktur yang perlu dibenahi dalam rangka pengembangan wisata di pulau ini. Pemerintah juga tengah fokus menata sampah dan lingkungan

Ke depan, pulau ini diharapkan mampu menjadi destinasi wisata internasional. Jika ingin memenuhi hasrat wisata bahari, tidak perlu repot-repot terbang ke Bali.... (HARRY SUSILO)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.