Kompas.com - 05/02/2015, 18:53 WIB
Aktivitas kapal di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (18/6/2011). Pelabuhan yang menjadi salah satu tujuan kapal pesiar tersebut perlu ditingkatkan infrastrukturnya sehingga memudahkan kapal untuk sandar. KOMPAS/AGUS SUSANTO Aktivitas kapal di Pelabuhan Benoa, Bali, Sabtu (18/6/2011). Pelabuhan yang menjadi salah satu tujuan kapal pesiar tersebut perlu ditingkatkan infrastrukturnya sehingga memudahkan kapal untuk sandar.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
NUSA DUA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi Bali menyambut baik program Kementerian Pariwisata dalam mengembangkan wisata bahari khususnya wisata kapal layar atau yacht. Saat ini yang perlu dipersiapkan adalah Pelabuhan Benoa Denpasar harus berbenah diri.

“Saya berterima kasih kepada Menteri Pariwisata yang sudah begitu kreatif dan inovatif terutama kemajuan pariwisata kita (Bali). Apalagi Bali tumpuan utama kita dari sektor pariwisata. Untuk itu perlu dipersiapkan fasilitasnya. Untuk tahun ini, Pelabuhan Benoa akan kita tingkatkan kondisinya,” kata Wakil Gubernur Bali, I Ketut Sudikerta saat menghadiri acara Forum ASEAN Next-Gen CSR, Nusa Dua, Bali, Kamis (5/2/2015).

Sudikerta menambahkan, persiapannya akan terus ditindak lanjuti agar apa yang dicanangkan pemerintah pusat bisa terlaksana. Perbaikan Pelabuhan Benoa akan terus ditingkatkan agar mampu memberikan pelayanan yang baik.

“Kemarin kita sudah rapatkan untuk kita sinkronisasi kegiatan itu agar bisa ter-follow up dengan baik dan mampu terbangun dan mampu memberikan akses pelayanan kepada masyarakat kita,” tambahnya.

Mantan Wakil Bupati Badung ini juga menyampaikan, penanganannya ada pada pihak Pelindo. Konsep dari Kementerian terkait pendanaan sudah dialokasikan ke Kementerian Perhubungan. Karena adanya sinkronisasi maka diserahkan kepada Kementerian BUMN.

“Karena terjadi sinkronisasi, Jadi, Pelindo kan berada di bawah Kementerian BUMN, maka dana yang sudah dikonsepkan untuk perbaikan dirasionalisasi, ditarik kembali, maka dana untuk perbaikan di Pelindo ada pada Kementerian BUMN. Maka itu harus ditindaklanjuti oleh Pelindo ke Kementrian BUMN,” ujarya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.