Kompas.com - 06/02/2015, 14:37 WIB
Destinasi wisata Pantai Tanjung Bira yang terletak Bonto Bahari, Bulukumba, Sulawesi Selatan. Destinasi wisata Pantai Tanjung Bira yang terletak Bonto Bahari, Bulukumba, Sulawesi Selatan.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Destinasi wisata yang dapat dikunjungi di Sulawesi Selatan sangat banyak. Ada satu kabupaten di provinsi ini yang familiar bagi para wisatawan. Kabupaten Bulukumba namanya.

Berlokasi di arah selatan Pulau Sulawesi, kabupaten ini menawarkan beberapa titik wisata yang menarik. Salah satunya yang tengah naik daun adalah Tanjung Bira. Jika berkunjung ke Bulukumba, jangan lewatkan setiap sudut lokasi yang terdapat di kabupaten ini. Berikut beberapa cara asyik untuk Anda untuk menikmati wisata di Bulukumba.

1. Menelusuri Pantai Tanjung Bira.

Warna kontras pasir putih dan biru langit berpadu padan menjadi satu dimensi yang cocok untuk diabadikan. Tebing-tebing karang yang terlihat jika air sedang tidak pasang, menghiasi pantai. Anda dapat berjalan menyusuri garis pantai sambil menikmati deburan ombak dan pasir yang menghisap seakan tak ingin melepaskan. Berjalanlah di pinggir laut. Selain itu, rumput laut dapat terlihat dengan jelas. Pulau Liu Kang memanjang jauh di seberang lautan.

Berlokasi sekitar 46 kilometer dari Kantor Bupati Bulukumba, Anda dapat mengunjungi Pantai Tanjung Bira dengan pete-pete (panggilan untuk angkot di Makassar) atau menyewa kendaraan. Cukup merogoh kocek sebesar Rp 10.000 untuk tiket masuk pantai ini. Untuk penginapan, tersedia tempat penginapan sekelas resor dan guesthouse. Jika memilih menginap, jangan lewatkan momen matahari tenggelam yang dapat Anda lihat dari pinggir pantai.

Para pengrajin perahu pinisi di Tanah Beru, Bulukumba, Sulawesi Selatan sedang beristirahat siang sambil berbincang-bincang.
2. Mengunjungi Tempat Pembuatan Pinisi.

Sulawesi Selatan terkenal dengan budaya bahari. Pelaut-pelaut asli Bugis telah berlayar hingga Tiongkok sejak abad ke-15. Bahkan pernah juga berlabuh di Madagaskar. Tujuan pelayaran yang dilakukan adalah untuk berdagang. Mereka menggunakan perahu pinisi yang dirakit sendiri.  Nah, tempat pembuatannya yang paling terkenal ada di Kabupaten Bulukumba. Desa Tanah Beru namanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ketika memasuki kawasan ini, Anda akan disambut dengan gapura yang bertuliskan "Kawasan Industri Kapal Rakyat". Jarak dari jalan utama Poros Bantaeng-Bulukumba ke pusat pembuatan perahu hanya berjarak 300 meter.

Jejeran perahu kayu yang tersohor hingga Afrika ini berjejer di pinggir pantai. Di sini, Anda dapat melihat Masyarakat Tanah Beru gotong royong untuk membuat perahu pinisi. Jangan sungkan untuk berbincang-bincang dengan para pembuat perahu. Tak perlu terkejut jika orang yang berinteraksi dengan Anda bercerita dia pernah berlayar keliling Indonesia dengan perahu pinisi.

Untuk memasuki kawasan sentra pinisi ini, Anda tidak dipungut biaya. Bawalah perbekalan makanan sebelum menjelajahi salah satu budaya bahari kebanggan milik Indonesia. Di dekat gapura, terdapat warung-warung yang menjual makanan dan minuman ringan.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.