Kompas.com - 09/02/2015, 08:55 WIB
EditorI Made Asdhiana
BATAM, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menilai Batam dan Bintan di Provinsi Kepulauan Riau sudah sempurna sebagai destinasi wisata. "Batam dan Bintan untuk sebuah destinasi wisata, itu perfect (sempurna)," kata Arief Yahya ketika melakukan kunjungan kerja di Batam, Minggu (8/2/2015).

Menurut dia, Kepulauan Riau mempunyai potensi pariwisata yang sangat bagus dan relatif mudah dijual karena memenuhi semua kriteria 3A untuk sebuah destinasi wisata; Attractiveness (daya tarik), Amenities (fasilitas pendukung/akomodasi), dan Access (akses)," kata Arief.

Jadi, lanjut Arief, Kepulauan Riau mempunyai potensi yang bagus sekali dan relatif mudah dijual. "Tinggal bagaimana menjualnya," katanya.

Sebelumnya, pada Sabtu (7/2/2015), Menpar meninjau perkembangan di sejumlah destinasi dan akomodasi wisata di Kawasan Wisata Lagoi, Kabupaten Bintan.

Menpar juga meninjau perkembangan pembangunan bandara internasional di pulau Bintan yang panjang lintasannya mencapi empat kilometer dan lebar sekitar 60 meter sehingga bisa dipakai untuk mendarat pesawat berbadan besar.

Bandara internasional tersebut dijadwalkan akan rampung pada 2017. "Sangat potensial, kalau dibuka maka akan sempurna," kata Arief.

Menpar juga menyempatkan meninjau berbagai hotel dan resort mewah di Pulau Bintan sebagai fasilitas pendukung pariwisata Bintan.

Sementara kawasan Great Batam, yang meliputi Kepulauan Riau dan sekitarnya menjadi gerbang bagi sekitar dua juta turis mancanegara mengunjungi Indonesia pada 2014.

TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI Sejumlah warga saat melakukan wisata di lokasi memandang jembatan Barelang, Batam, Kepulauan Riau, Jumat (8/2/2013). Jembatan Barelang yang merupakan ikon Kota Batam ini merupakan destinasi wisata bagi wisatawan yang melancong ke Batam.
Kemenpar menargetkan kunjungan wisman ke Kawasan Great Batam mencapai 2,5 juta pada 2015, sedangkan target nasional 10 juta kunjungan wisman pada 2015.

Pada 2014, wilayah Great Bali, Great Jakarta dan Great Batam menjadi tiga kawasan tujuan utama pariwisata dengan menyumbang sekitar 90 persen jumlah kedatangan wisman ke Indonesia. Sementara pada 2014 tercatat angka kunjungan wisman sebesar 9.435.411 atau tumbuh 7,2 persen dibandingkan tahun 2013 sebanyak 8.802.129 wisman.

Dengan angka pertumbuhan tersebut, Arief mengatakan industri pariwisata Indonesia terus tumbuh karena lebih tinggi dari angka rata-rata pertumbuhan pariwisata dunia sebesar 4,7 persen. "Namun belum cukup kompetitif," ujar Arief.

Pemerintah menargetkan untuk menggaet 20 juta wisman pada 2019. Perbaikan infrastruktur diharapkan akan mendongkrak daya saing pariwisata Indonsia di tataran global yang saat ini berada di ranking 70 ke ranking 30 dunia pada 2019 nanti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

5 Persiapan Sebelum Berenang di Sungai, Sedia Perlengkapan

Travel Tips
Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Pantai Sukamade Banyuwangi, Bisa Lihat Penyu Bertelur pada Malam HariĀ 

Jalan Jalan
Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Liburan Dekat dan Mudah, Ini 6 Negara di Asia Tenggara yang Bebas PCR

Travel Update
Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Patung Yesus Tertinggi Ketiga di Dunia Ada di Brasil, Buka Tahun 2023

Travel Update
Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Jepang Buka Pintu Masuk untuk Grup Turis, Mulai 10 Juni

Travel Update
Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Daya Tarik Baru Air Terjun Cunca Wulang Labuan Bajo, Ada Sungai Bawah Tanah

Jalan Jalan
Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Mengenal Sungai Aare, Sungai Terpanjang di Swiss dari Pegunungan Alpen

Travel Update
Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Camping di Bukit Golo Nawang, Manggarai NTT, Lihat Indahnya Sunrise

Jalan Jalan
Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Cara Selamatkan Diri Saat Hanyut di Sungai, Jangan Lawan Arus

Travel Tips
7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

7 Kafe di Trawas Mojokerto yang Buka Malam Hari, Bisa buat Nongkrong dan Ngopi

Travel Promo
Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Yogyakarta Maksimalkan Wisata Kotabaru, Jalur Skuter Listrik hingga Perawatan Wajah

Travel Update
Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Travel Tips
Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.