Kompas.com - 09/02/2015, 12:48 WIB
Kawasan wisata pegunungan di Umbul Mukti di Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tidak hanya bisa dinikmati pemandangan alamnya. Setahun ini, wisata elok di punggung Gunung Ungaran ini dilengkapi kafe atau pondok kopi, seperti tampak Minggu (18/1/2015). Penggemar kopi dapat menikmati minuman khas ini di pondok kopi, memilih tempat duduk terbuka sambil memandang lembah Rawapening juga Kota Ambarawa dan sekitarnya. KOMPAS/WINARTO HERUSANSONOKawasan wisata pegunungan di Umbul Mukti di Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, tidak hanya bisa dinikmati pemandangan alamnya. Setahun ini, wisata elok di punggung Gunung Ungaran ini dilengkapi kafe atau pondok kopi, seperti tampak Minggu (18/1/2015). Penggemar kopi dapat menikmati minuman khas ini di pondok kopi, memilih tempat duduk terbuka sambil memandang lembah Rawapening juga Kota Ambarawa dan sekitarnya.
EditorI Made Asdhiana
SETAHUN terakhir ini, wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata alam Umbul Sidomukti di Desa Sidomukti, desa di lereng puncak Gunung Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, memperoleh suguhan baru, yakni vila dan pondok kopi.

Salah seorang wisatawan asal Kudus, Rudita, mengatakan, menikmati kopi hitam di pondok kopi Umbul Sidomukti memerlukan kecepatan. Hawa begitu sangat dingin di ketinggian 1.700 meter di atas permukaan laut, maka penyajian kopi hitam dalam cangkir harus habis dalam hitungan menit.

”Kalau di dataran rendah, minum kopi panas bisa dinikmati lebih dari setengah jam. Sebaliknya, kalau di pondok kopi ini kalau tidak habis dalam 15 menit, kopi cepat dingin,” kata Rudita.

Dia mengemukakan, di pondok kopi itu juga tersedia makanan dan minuman khas Bandungan, Semarang, seperti tahu serasi bandungan, pisang kremes, roti bakar, tempe mendoan, dan bakmi jawa kuah. Harganya sekitar Rp 5.000 untuk telur ceplok hingga Rp 28.000 untuk satu porsi paket ayam kremes.

Wisatawan lainnya, Feisal, berharap minuman jahe dan kopi yang disajikan asli produksi petani di sekitar Sidomukti.

Minuman jahe menjadi minuman terbanyak dipesan pengunjung, setelah kopi.

Minum kopi sambil memandang Rawapening di kejauhan juga hamparan kawasan Ambarawa menawarkan kenikmatan sendiri. Pondok kopi merupakan obyek baru dalam kawasan Umbul Sidomukti yang lokasinya sekitar 700 meter dari kawasan kolam renang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Jalan setapak menuju pondok kopi, sudah memadai. Namun untuk menuju ke areal itu, wisatawan yang mengendarai mobil dan sepeda motor harus ekstra hati-hati. Kanan dan kiri jalan itu memiliki lereng yang curam, penuh tanjakan, dan turunan berkelok.

Di pondok kopi juga ada vila. Setiap vila memiliki dua kamar. Tarif vila Rp 1,1 juta semalam, serta memiliki fasilitas ruang pertemuan, pendopo, dan fasilitas karaoke.

Lokasi Umbul Sidomukti mendekati puncak Gunung Ungaran, tempat favorit wisatawan kaum muda-mudi. Pemandangan alam indah, juga ada tepi lembah yang curam, jurang yang memisahkan punggung gunung kerap menjadi lokasi pengambilan foto. Menurut staf pemasaran Umbul Sidomukti, Ambarwati, Selasa (27/1/2015), Umbul Sidomukti menjadi wisata alternatif di Bandungan, di samping wisata Candi Gedong Songo dan Bandungan sendiri. Secara bertahap, Umbul Sidomukti banyak diminati wisatawan.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Penyekatan di Check Point di Yogyakarta Saat Nataru Tidak Boleh Dilakukan

Travel Update
Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Satpol PP Yogyakarta Bakal Lakukan Pemeriksaan Surat Kesehatan untuk Turis di Malioboro

Travel Update
Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Tips Aman Bepergian di Tengah Kasus Varian Baru Covid-19

Travel Tips
Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Aturan PCR Saat Nataru untuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun Dinilai Mempersulit

Travel Update
Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Angkasa Pura I Catat Kenaikan Pergerakan Penumpang Tertinggi pada November 2021

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pemerintah Yogyakarta Tetap Terapkan Sanksi untuk Pelanggar Protokol Kesehatan

Travel Update
Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Kawasan Malioboro Yogyakarta Tidak Menerapkan Penyekatan saat Nataru

Travel Update
Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Daftar Desa Wisata Pemenang Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021

Travel Update
Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Masa Karantina 10 Hari untuk Antisipasi Omicron dan Turis Indonesia ke Luar Negeri

Travel Update
Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Garuda Indonesia Travel Fair, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,3 Jutaan

Travel Promo
Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Gunung Barujari Level II Waspada, TN Gunung Rinjani Batasi Pendakian

Travel Update
TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

TN Gunung Rinjani Tutup 3 Tempat Wisata Alam hingga Maret 2022

Travel Update
Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Dafam Hotel Management Diakuisisi Artotel Group

Travel Update
PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

PPKM Level 3 Nataru Batal, Pelaku Pariwisata Minta Pemerintah Tak Beri Harapan Palsu

Travel Update
Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Pelaku Wisata di Bantul Sambut Pembatalan PPKM Level 3 Saat Nataru

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.