Kompas.com - 11/02/2015, 20:35 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com - Kapal membelah lautan biru dengan gugusan pulau hijau. Seakan membuai mata. Lalu memulai petualangan "berburu" si binatang purba nan eksotis, komodo. Lanjutkan dengan menyelami lautan dan merasakan hangatnya mentari di pantai cantik berpasir merah jambu. Sebuah gambaran perjalanan ke Taman Nasional Komodo yang berada di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Beberapa tahun belakangan, Pulau Komodo menjadi destinasi wisata impian banyak orang. Tak hanya turis domestik, tetapi juga turis asing. Di kawasan Taman Nasional Komodo ada banyak pulau yang bisa disambangi. Tambahan lagi lautnya pun cocok untuk aneka aktivitas seperti menyelam, snorkling, atau sekedar berenang santai. Selain tentu saja kegiatan menjelajahi Pulau Komodo untuk bertemu komodo merupakan hal wajib yang harus dilakukan.

Ada banyak cara untuk menjelajahi kawasan Taman Nasional Komodo. Salah satunya dengan naik kapal pinisi yang mewah. Kini, ada banyak kapal pinisi yang beroperasi di Taman Nasional Komodo. Beberapa kapal ini menawarkan pengalaman yang mewah nan mengesankan. Biasanya kapal berangkat dari pelabuhan di Labuan Bajo dan berakhir di pelabuhan yang sama.

Uniknya, tamu tidak bermalam di hotel, melainkan menginap di dalam  pinisi. Tetapi jangan salah sangka, kapal pinisi berlayar ini begitu mewah. Kabin tempat menginap layaknya hotel bintang lima. Pun makanan yang disajikan untuk tamu.

Salah satu operator kapal pinisi adalah Plataran Komodo Phinisi Vessels. Plataran memiliki empat kapal. Namun seperti diungkapkan Fati dari Plataran Komodo Phinisi Vessels, tahun ini Plataran hanya mengoperasikan tiga kapal di Labuan Bajo, yaitu Phinisi Bali, Ambasi, dan Felicia.

"Phinisi Bali yang paling kecil, hanya ada 1 kabin yang di dalamnya ada 6 tempat tidur, dilengkapi AC, dan kamar mandi di luar kabin," kata Fati.

Untuk menyewa Phinisi Bali, biaya yang dikenakan 1.200 dollar AS per malam, dengan minimun keberangkatan empat orang. Harga tersebut untuk paket tiga hari dua malam. Biaya sudah termasuk sarapan, makan siang, makan malam, dan kopi atau teh di sore hari. Juga termasuk pemandu wisata dan peralatan snorkling.

Dok. Plataran Plataran Felicia
"Bedanya kalau Ambasi lebih besar, ada 4 kabin dan muat sampai 8 orang. Kamar mandi ada di masing-masing kabin. Kalau Felicia yang paling besar, ada 6 kabin, dan private kamar mandi di dalam kabin," jelas Fati.

Harganya tentu beda, untuk Ambasi minimal keberangkatan enam orang dengan harga 800 dollar AS per orang untuk tiga hari dua malam. Sementara kapal Felicia dengan harga 900 dollar AS per orang untuk tiga hari dua malam, dengan minimal keberangkatan enam orang. Semua kapal memiliki fasilitas sundeck.

Fati mengakui selama ini pemesanan paling banyak adalah carter. Sebagian tamunya adalah keluarga dengan anak, pasangan, maupun kelompok pertemanan. Hanya saja, lanjut Fati, tamu lebih banyak turis asing dibanding turis domestik.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Jalan Raya di Jepang Ini Tak Bisa Dilewati Kendaraan, Ini Sebabnya

Travel Update
5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

5 Jembatan Gantung Unik di Pulau Jawa, Suguhkan Pemandangan Indah

Jalan Jalan
Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Pendaki Rinjani Jatuh Mengaku Didorong Perempuan Cantik, Pemandu Imbau 3 Hal Ini

Travel Tips
Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Festival Cahaya di Marina Bay, Ada 20 Instalasi Bertema Lingkungan

Jalan Jalan
5 Tempat Berburu 'Sunrise' Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

5 Tempat Berburu "Sunrise" Eksotis di Perbukitan Pantura NTT

Jalan Jalan
10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

10 Tempat Ngopi di Trawas, Bisa Santai Sambil Nikmati Panorama Alam

Jalan Jalan
Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Tahun Ini, Dieng Culture Festival Tak Lagi Digelar Online

Travel Update
Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Panduan Berkunjung ke Museum di Tengah Kebun, Wajib Reservasi

Travel Tips
KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

KJRI Penang Lirik Kerjasama Pariwisata dengan Kota Batu

Travel Update
Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Universal Studio Singapore Bakal Punya Wahana Serba Minion

Jalan Jalan
Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Lion Air Buka Rute Ambon-Langgur, Pangkas Waktu Tempuh

Travel Update
Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Simbar Semeru Lumajang, Camping Ditemani Gemuruh dan Lava Pijar Semeru

Jalan Jalan
Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Misteri Ekskavator Tenggelam di Kebun Buah Magunan, Ini Penjelasannya

Jalan Jalan
Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Tingkat Pencarian Perjalanan Domestik Naik 51 Persen pada April-Mei 2022

Travel Update
Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Monumen Bajra Sandhi Jadi Media Promosi Sejarah Bali kepada Turis Asing

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.