Sensasi Pantai Nglambor

Kompas.com - 21/02/2015, 14:53 WIB
Snorkeling menjadi daya tarik Pantai Nglambor di Purwosari, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Rabu (18/2/2015). KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOSnorkeling menjadi daya tarik Pantai Nglambor di Purwosari, Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Rabu (18/2/2015).
EditorI Made Asdhiana
CUACA cerah menyambut kedatangan Abdul Rouf (20) dan dua temannya di Pantai Nglambor, Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (18/2/2015) pagi. Sesudah memarkir sepeda motor dan menuruni jalanan tanah yang berbatu, tiga lelaki itu segera berkeliling pantai. Debur ombak, pasir putih, dan bukit karang besar membuat mereka terpesona.

Tak perlu waktu lama bagi Rouf dan kawan-kawan untuk jatuh cinta pada keindahan Nglambor yang sebelumnya hanya mereka lihat melalui foto-foto di media sosial. Perjalanan selama dua jam mengendarai sepeda motor dari Yogyakarta terasa tak sia-sia.

”Ini pantai yang lagi banyak dibicarakan di media sosial Twitter dan Instagram. Ternyata memang bagus,” kata Rouf bergegas melepas celana panjang, lalu menceburkan diri ke air.

Tak lama kemudian mereka menyelam. ”Sayang banget kalau ke sini tapi enggak snorkeling karena yang ramai di media sosial itu, kan, aktivitas snorkeling di sini,” tutur Rouf yang kuliah di sebuah sekolah pariwisata di Yogyakarta.

Menyelam memang menjadi daya tarik utama Nglambor dan membuat pantai itu menjadi primadona baru di antara banyak pantai di Gunung Kidul. Selama ini, deretan pantai di bagian selatan Pulau Jawa, termasuk di sekitar Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dikenal sebagai perairan dengan ombak tinggi sehingga wisatawan tak diperkenankan berenang atau menyelam.

Itulah kenapa terkait menyelam dan menyelam, pamor pantai selatan Jawa kalah dengan perairan di sudut lain Indonesia. Meskipun DIY memiliki banyak pantai yang tersebar di tiga kabupaten, yakni Bantul, Gunung Kidul, dan Kulon Progo, kebanyakan wisatawan yang berkunjung ke sana harus puas dengan bermain air di pinggir pantai atau malah hanya memandang ombak dari kejauhan.

Namun, ”cerita sedih” itu mulai berubah seiring pembukaan pantai-pantai baru di Gunung Kidul selama beberapa tahun terakhir. Kini, setidaknya ada dua pantai di Gunung Kidul yang aman untuk menyelam, yakni Pantai Sadranan dan Nglambor. Sejauh ini, Nglambor lebih banyak dibicarakan karena jadi pantai baru yang belum banyak dijamah wisatawan.

Diapit karang

Pantai Nglambor terletak di Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus, Gunung Kidul, berjarak sekitar 75 kilometer dari pusat Kota Yogyakarta. Perjalanan dari Yogyakarta dengan kendaraan pribadi membutuhkan sekitar dua jam. Nglambor berada di dekat Pantai Siung yang sudah lebih dulu dikenal wisatawan.

Untuk mencapai Pantai Nglambor, pengunjung harus melewati Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Pantai Siung. Di pos ini, wisatawan membayar retribusi Rp 5.000. Sesudah melewati TPR Pantai Siung, kita bisa menemukan petunjuk arah ke Nglambor. Jalur masuk ke pantai itu masih berupa jalan tanah berbatu yang menurun dan tak terlalu lebar sehingga pengendara kendaraan bermotor harus berhati-hati.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Ada Vaccine Drive Thru di Bali, Rencana untuk Wisata Berbasis Vaksin

Travel Update
7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

7 Resor di Pulau Terpencil Indonesia, Pas untuk Mencari Kedamaian

Jalan Jalan
7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

7 Danau Terindah di Indonesia yang Wajib Dikunjungi

Jalan Jalan
5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

5 Vila Terapung di Indonesia, Serasa di Maladewa

Travel Tips
Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Dekat Danau Toba, Bandara Silangit Tingkatkan Kapasitas Penumpang Jadi 700.000 Per Tahun

Travel Update
Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Seychelles Jajaki Kerja Sama Bidang Pariwisata dengan Bangka Belitung

Travel Update
PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

PHRI Jabar Soal Cuti Bersama 2021 Dipotong: Rugi dan Hanya Bisa Pasrah

Travel Update
Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Cuti Bersama Dipangkas, Disparbud Kabupaten Bandung Imbau Berwisata di Tempat yang Dekat

Travel Update
Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Cuti Bersama Dipotong, Kabupaten Bandung Targetkan Wisatawan Lokal

Travel Update
Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Kadispar Bali Dukung Cuti Bersama 2021 Dipotong, Ini Alasannya

Travel Update
Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Jadwal KA dari Daop 1 Jakarta yang Sudah Bisa Berangkat

Travel Update
Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Sempat Kebanjiran, Perjalanan KA dari Daop 1 Jakarta Normal Kembali

Travel Update
Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Perjalanan Internasional ke Inggris Dilarang Hingga 17 Mei 2021

Travel Update
Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Ada Replika Howl's Moving Castle di Studio Ghibli Theme Park, Seperti Apa?

Travel Update
Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Danau Shuji Muara Enim, Wisata di Bekas Dapur Umum Pasukan Jepang

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X