Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 21/02/2015, 15:17 WIB
EditorI Made Asdhiana
MANADO, KOMPAS - Dalam rangka Imlek, 2.000 turis asal Tiongkok berlibur ke Manado, Sulawesi Utara. Kedatangan para turis menggunakan empat pesawat carter dari Guangzhou, Jumat (20/2/2015), tersebut menggairahkan sektor jasa hotel di Manado yang kini lesu.

Wakil Konsulat Jenderal RI di Guangzhou Eva Situmorang dalam rilisnya pada Kamis (19/2/2015) mengatakan, akan mengisi libur panjang Imlek di Manado selama empat hari. Mereka akan mengunjungi sejumlah tempat wisata laut dan gunung serta menikmati kuliner Manado.

Kepala Dinas Pariwisata Sulut Happy Korah mengatakan, kunjungan turis Tiongkok mendongkrak angka kunjungan wisatawan asing serta mengisi kamar-kamar hotel di Manado yang kini kosong. Tingkat hunian hotel di Manado tinggal 40 persen, dari tahun sebelumnya 70 persen. Ini antara lain disebabkan kebijakan pemerintah yang melarang pegawai negeri rapat di hotel.

Korah mengatakan, Gubernur SH Sarundajang ketika mengunjungi Tiongkok pertengahan Januari lalu mempromosikan keindahan dan sikap ramah masyarakat Sulut. ”Pak Gubernur bilang orang Manado mirip dengan orang Tiongkok,” katanya.

Selanjutnya, kata Eva, animo turis Tiongkok mengunjungi Manado cukup tinggi. Banyak hal dimiliki Kota Manado mirip dengan Tiongkok, terutama kuliner Minahasa. Penerbangan Guangzhou-Manado selama 3 jam menjadi perhitungan turis Tiongkok.

”Ketika kami tawarkan ke Manado, banyak sekali yang berminat. Malah ada rombongan turis Tiongkok yang sudah berangkat lebih dulu melihat perayaan Imlek di Manado,” katanya.

KOMPAS/IWAN SETIYAWAN Perkebunan bunga aster dengan latar belakang Gunung Lokon di Kota Tomohon, Sulawesi Utara, beberapa waktu lalu. Budidaya bunga dan sayuran menjadi salah satu mata pencarian penduduk di Kota Tomohon yang dikelilingi gunung api aktif dan berhawa sejuk.
Melalui kunjungan ini diharapkan dapat semakin menarik lebih banyak wisatawan Tiongkok ke Indonesia. Rombongan turis asal Tiongkok dipimpin Konjen RI di Guangzhou Ratu Silvy Gayatri. Pihak Konjen RI mempromosikan banyak wilayah di Tanah Air, tetapi turis lebih memilih Kota Manado. Mereka suka ke Bali, tetapi penerbangannya terlalu panjang dan lama.

Perayaan Imlek tahun 2566 di Manado meriah. Ribuan kembang api menghiasi langit saat malam pergantian tahun baru Imlek di kompleks Kelenteng Ban Hing Kiong. Perayaan itu disaksikan 165 turis asal Kota Chengdu, Sinchuan. Pemandu turis Tiongkok, Demy Tjang, mengatakan, para turis mengunjungi Pulau Bunaken, Pulau Lihaga, dan Kota Tomohon. (ZAL)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+