Kompas.com - 01/03/2015, 18:01 WIB
Keindahan arsitektur Menara Kudus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang telah menjadi sebuah monumen peradaban masa lalu dan pusat spiritualisme Islam hingga kini, Senin (18/7/2011). Masjid Al-Aqsa atau dikenal Masjid Menara Kudus yang didirikan tahun 1549 ini tidak terlepas dari Sunan Kudus yang menyebarkan Islam melalui alkulturasi budaya. KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA Keindahan arsitektur Menara Kudus di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah yang telah menjadi sebuah monumen peradaban masa lalu dan pusat spiritualisme Islam hingga kini, Senin (18/7/2011). Masjid Al-Aqsa atau dikenal Masjid Menara Kudus yang didirikan tahun 1549 ini tidak terlepas dari Sunan Kudus yang menyebarkan Islam melalui alkulturasi budaya.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KUDUS, KOMPAS.com -Kompleks Makam Sunan Kudus dan Menara Kudus, Jawa Tengah, kini dilengkapi dengan museum yang di dalamnya terdapat informasi seputar perjuangan Sunan Kudus maupun benda-benda bersejarah lainnya.

Menurut juru bicara Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus Deny Nur Hakim di Kudus, Jumat (27/2/2018), keberadaan museum tersebut memang bertujuan memberikan kemudahan bagi masyarakat dair berbagai kalangan, termasuk wisatawan untuk mengetahui sejarah tentang Sunan Kudus.

"Harapannya museum tersebut akan menjadi pusat informasi seputar sejarah Sunan Kudus," ujarnya.

Saat ini, lanjut dia, proses pembangunan museum sudah selesai dan beberapa koleksi benda bersejarah terkait Sunan Kudus juga sudah ada di museum.

Hanya saja, kata dia, penataannya hingga kini belum sempurna karena pegawai yang ada masih konsentrasi melakukan perbaikan kuncup makam.

"Untuk sementara memang belum bisa dinikmati masyarakat yang haus akan informasi seputar Sunan Kudus. Harapannya secepatnya bisa dibuka untuk umum, terutama pelajar yang ingin mendapatkan informasi lebih," ujarnya.

Terkait dengan koleksi benda-benda bersejarah nantinya, kata dia, sudah disiapkan, termasuk foto bangunan menara dari zaman kuno yang diperoleh dari Museum terkenal di Belanda, yakni Tropenmuseum.

Selain itu, kata dia, Yayasan Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus juga berencana menjalin komunikasi dengan pengelola Tropenmuseum untuk mendapatkan informasi seputar Menara Kudus maupun tentang Kota Kudus.

"Nantinya juga dilengkapi dengan ruang multimedia sehingga dokumen lama yang tidak memungkinkan ditampilkan secara fisik bisa ditambilkan lewat visual," ujarnya.

Ia berharap, nantinya juga mendapat bantuan dari pemerintah, dalam rangka memperbanyak koleksi, terutama koleksi buku yang menyangkut sejarah Sunan Kudus.

Dokumentasi yang dimiliki yayasan selama menggelar kegiatan, seperti prosesi buka luwur serta pertunjukkan wayang klitik juga bisa ditampilkan.

Wakil Ketua Asosiasi Museum Indonesia Daerah Jateng Sancaka Dwi Supani menyampaikan apresiasinya kepada pengelola Masjid Menara dan Makam Sunan Kudus yang membuat museum untuk memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi seputar Sunan Kudus.

"Harapannya masyarakat yang berkunjung ke makam juga bisa mampir sejenak ke museum guna mengetahui sejarah Sunan Kudus atau melihat benda-benda bersejarah lainnya," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Harga Tiket Bukit Jamur Ciwidey, Jam Buka, dan Jalan Menuju Lokasi

Jalan Jalan
Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Upaya Pramuwisata Hadapi Pandemi, dari Alih Profesi hingga Adaptasi

Travel Update
Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Promo 73 Tahun Garuda Indonesia, Ada Diskon Tiket 50 Persen

Travel Promo
Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Tips Pilih Kursi untuk Anak Saat Naik Pesawat agar Lebih Nyaman

Travel Tips
Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Bandara Halim Tutup Sementara, Citilink Alihkan Operasional ke Soekarno-Hatta

Travel Update
Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Satu Kapal Feri Per Hari Disiapkan untuk Travel Bubble Indonesia-Singapura

Travel Update
Minho SHINee Jadi 'Guide' untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Minho SHINee Jadi "Guide" untuk Gwanghwamun, Korea Selatan

Travel Update
Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Asita Sambut Baik Uji Coba Travel Bubble Indonesia-Singapura, tetapi...

Travel Update
Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Zeround EduPark Pangandaran Segera Buka, Kenalkan Aneka Jenis Reptil

Jalan Jalan
Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Berburu Kuliner Legendaris di Kwitang Jakarta Pusat, Ada Es Krim Baltic sejak 1939

Jalan Jalan
5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

5 Fakta Menarik Gedung Sarinah yang Akan Dibuka Kembali Maret 2022

Jalan Jalan
13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

13 Wisata di Majalengka Jawa Barat, dari Curug hingga Terasering

Jalan Jalan
Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Abang Expo 2022 di Lhokseumawe, Ada Pameran Foto sampai Pemuataran Film

Jalan Jalan
Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Bukit Jamur Ciwidey, Wisata Alam Pohon Cemara dan Kebun Teh

Jalan Jalan
Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Thamrin Skycrapers, Kenali Sejarah Gedung-gedung Pencakar Langit Sambil Jalan Kaki

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.