Kompas.com - 06/03/2015, 12:39 WIB
EditorI Made Asdhiana
KUALA PEMBUANG, KOMPAS.com - Anggota DPR RI menilai sektor pariwisata di Provinsi Kalimantan Tengah kurang tergarap dan dipromosikan secara maksimal di tingkat nasional dan internasional.

"Akibatnya potensi pariwisata yang terdapat di Bumi Tambun Bungai menjadi kurang dikenal masyarakat Indonesia dan mancanegara," kata Anggota Komisi X DPR RI Asdy Narang di Kuala Pembuang, Kamis (5/3/2015).

Meski demikian, politisi PDI-P ini memaklumi karena selama era kepemimpinan Gubernur Agustin Teras Narang dan Wakilnya Achmad Diran, energi pemerintah habis digunakan untuk membenahi infrastruktur, kesehatan serta pendidikan yang masih tertinggal dengan daerah lain.

"Oleh karena itu ke depan kita berharap Pemerintah Provinsi serta Pemerintah Kabupaten yang ada dapat berkerjasama dalam mempromosikan pariwisata di Kalteng, dengan dukungan anggaran yang memadai," katanya.

Anggota Komisi yang membidangi pendidikan, pariwisata, olahraga serta perpustakaan ini menceritakan, setelah melakukan kunjungan reses ke berbagai kabupaten di Kalteng, ia melihat bahwa Kalteng punya potensi yang luar biasa di sektor pariwisata.

Seperti di Seruyan, banyak potensi wisata yang belum tergarap secara maksimal. Misalnya wisata alam, wisata budaya, serta wisata kuliner. "Tinggal bagaimana kita mengemas serta mempromosikan potensi wisata itu ke masyarakat luas agar orang mau datang menyaksikan keindahan alam daerah kita," katanya.

KOMPAS/AMBROSIUS HARTO Istana Indrasari Karaton Lawang Kuning Bukit Indra Kencana (Istana Kuning) di Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Sementara Bupati Seruyan Sudarsono mengakui bahwa sektor pariwisata di wilayahnya belum tergarap secara maksimal. Ini terjadi karena memang lebih banyak terfokus kepada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan untuk membuka keterisolasian.

Bupati mengatakan, mulai tahun 2015 Pemkab Seruyan berupaya menggalakkan sektor pariwisata, terutama wisata alam, seperti Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP). "Ini akan terus kita promosikan, salah satunya apabila ada kunjungan pejabat dari daerah lain, kita akan jadwalkan mereka untuk mampir ke TNTP yang ada di Pembuang Hulu Kecamatan Hanau," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Harga Tiket Masuk dan Jam Buka Air Terjun Kapas Biru Lumajang

Travel Tips
Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Air Terjun Kapas Biru Lumajang yang Berselimut Kabut, Bagai di Negeri Khayangan

Jalan Jalan
Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Jangan Pakai Brankas Kamar Hotel, Mudah Dibobol Hanya dengan Cara Ini

Travel Tips
Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Bukan di Atas Ombak Laut Lepas, Begini Keseruan Bono Surfing di Sungai Kampar Riau

Jalan Jalan
Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Rengganis Suspension Bridge di Bandung, Wisata Baru Jembatan Gantung Terpanjang di Asean

Jalan Jalan
32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

32 Tempat Wisata Malang Raya, Banyak Tempat Bernuansa Alam

Jalan Jalan
Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Motif Batik yang Boleh Dipakai dan yang Dilarang untuk Pernikahan

Jalan Jalan
Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Indonesia Turun ke Level 1 CDC Amerika, Berisiko Rendah Covid-19

Travel Update
Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Jangan Beri Uang Tip ke Pramugari, Akibatnya Bisa Merugikan

Travel Tips
Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Korea Selatan Kembali Terbitkan Visa untuk Turis Asing per 1 Juni

Travel Update
Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Pantai Tureloto di Nias Utara, Dikenal sebagai Laut Matinya Indonesia

Jalan Jalan
Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Wisata ke Malaysia Kini Tidak Perlu Tes PCR, Asuransi, dan Karantina

Travel Update
Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Motif Batik Larangan Keraton yang Tak Boleh Dipakai Orang Biasa

Jalan Jalan
Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Panduan Wisata Kedai Sawah Sembalun Lombok Timur, Fasilitas, Jam Buka, dan Rute 

Travel Update
Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Masih Ada Long Weekend Mei 2022, Bisa Libur 4 Hari dengan Cara Ini

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.