Cap Go Meh di Bogor, Sebuah Pesta untuk Semua

Kompas.com - 06/03/2015, 17:22 WIB
Masyarakat Kota Bogor dan sekitarnya memadati Jalan Suryakencana, Bogor untuk menyaksikan pawai budaya Pesta Rakyat Bogor Cap Go Meh 2015, Kamis (5/3/2015). Pawai budaya yang dihadiri Presiden Joko Widodo tersebut menampilkan kesenian dari sejumlah daerah dan arak-arakan patung dewa-dewi dalam tradisi Tiongkok. KOMPAS/RADITYA HELABUMIMasyarakat Kota Bogor dan sekitarnya memadati Jalan Suryakencana, Bogor untuk menyaksikan pawai budaya Pesta Rakyat Bogor Cap Go Meh 2015, Kamis (5/3/2015). Pawai budaya yang dihadiri Presiden Joko Widodo tersebut menampilkan kesenian dari sejumlah daerah dan arak-arakan patung dewa-dewi dalam tradisi Tiongkok.
EditorI Made Asdhiana
LEBIH kurang 100.000 orang tumpah-ruah di rute Pesta Rakyat Cap Go Meh di Jalan Suryakencana, Jalan Siliwangi, Jalan Sukasari, Jalan Pajajaran, dan Jalan Otto Iskandar Dinata, Kota Bogor, Kamis (5/3/2015). Warga setempat dan wisatawan bercampur-baur bersatu dalam kegembiraan.

Cap Go Meh dirayakan setahun sekali yang jatuh pada hari ke-15 setelah Imlek. Perayaan Cap Go Meh di jalan raya di Bogor sudah berlangsung lebih dari 110 tahun lalu. Namun, selama masa Orde Baru, perayaan tidak diperkenankan digelar di jalan raya, tetapi hanya boleh di dalam Wihara Dhanagun atau Kelenteng Hok Tek Bio.

Ketua Umum Pesta Rakyat Bogor Cap Go Meh 2015 Arifin Himawan mengatakan, tema perayaan ini adalah budaya pemersatu bangsa. Di sepanjang rute ada delapan panggung yang menampilkan berbagai atraksi kesenian. Sekitar 10.000 pengisi acara hadir dari perkumpulan kesenian di Bogor, Jakarta, Tangerang, Bekasi, Sukabumi, bahkan Taiwan.

”Tahun ini lebih meriah karena perarakan lebih panjang,” kata Dadang Sukendar, pelancong dari Bandung yang datang bersama keluarganya.

Pesta Rakyat Bogor juga menjadi berkah bagi para pengasong dan pengusaha di sepanjang rute perarakan. ”Dagangan saya habis,” kata Encep Solihin, penjual mainan liong dan barongsai di Jalan Suryakencana.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO Suasana Pesta Rakyat Bogor Cap Go Meh 2015, Kamis (5/3/2015). Pesta budaya ini bertepatan dengan perayaan Cap Go Meh, yang melambangkan hari terakhir dari masa perayaan Tahun Baru Imlek.
Mardi Liem, pengelola Resto Kencana dan pemerhati Tionghoa Bogor, mengatakan, rumah makan milik mertua yang sudah beroperasi sejak 40 tahun lalu di Jalan Suryakencana itu saat festival ditutup pukul 15.00 atau satu jam sebelum acara. Selama festival, keluarga Mardi Liem menyediakan air minum dalam kemasan gelas plastik untuk yang haus. Sebuah tradisi keluarga yang terus berlanjut.

Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dalam pidato sebelum pembukaan mengatakan, Cap Go Meh di Bogor telah menjadi milik masyarakat. ”Ini bukti keberagaman hidup,” katanya.

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menambahkan, festival tahun ini terasa spesial karena Presiden Joko Widodo hadir, berjalan di tengah keramaian dan bersalaman dengan warga. (Ambrosius Harto Manumoyoso)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Paket Murah di Waterpark Baru Area Bekasi, Ini Syaratnya...

Paket Murah di Waterpark Baru Area Bekasi, Ini Syaratnya...

Promo Diskon
Weekend di Waterpark Baru Area Bekasi, Coba 10 Wahana Berikut

Weekend di Waterpark Baru Area Bekasi, Coba 10 Wahana Berikut

Jalan Jalan
Jajan di Festival Kuliner Indomaret, Rp 40.000 Dapat Apa?

Jajan di Festival Kuliner Indomaret, Rp 40.000 Dapat Apa?

Makan Makan
Festival Kuliner Indomaret di Solo, Serba Rp 10.000

Festival Kuliner Indomaret di Solo, Serba Rp 10.000

Makan Makan
Berkunjung ke Javanese Food Festival, Jangan Lupa Cicipi 6 Jajanan Khas Jawa Ini

Berkunjung ke Javanese Food Festival, Jangan Lupa Cicipi 6 Jajanan Khas Jawa Ini

Makan Makan
Itinerary Weekend di Banda Aceh, Jelajah Sekitar Blang Padang

Itinerary Weekend di Banda Aceh, Jelajah Sekitar Blang Padang

Jalan Jalan
Glamping Resort Baru di Nusa Penida, Hadir di Tengah Hutan

Glamping Resort Baru di Nusa Penida, Hadir di Tengah Hutan

Jalan Jalan
Kopi Kangen Luncurkan Varian Minuman Non Kopi Bernama Kangen Berat

Kopi Kangen Luncurkan Varian Minuman Non Kopi Bernama Kangen Berat

Whats Hot
Akhir Pekan, Yuk Mampir ke Festival Makanan Jawa di Mal Mangga Dua

Akhir Pekan, Yuk Mampir ke Festival Makanan Jawa di Mal Mangga Dua

Whats Hot
McDonald's Indonesia Bongkar Rahasia Dapur di Kampanye Terbaru

McDonald's Indonesia Bongkar Rahasia Dapur di Kampanye Terbaru

Makan Makan
Takut Liburan Saat Wabah Virus Corona? Astindo Travel Fair 2020 Beri Kupon Ganti Jadwal Penerbangan

Takut Liburan Saat Wabah Virus Corona? Astindo Travel Fair 2020 Beri Kupon Ganti Jadwal Penerbangan

Whats Hot
Harga Paket Wisata Domestik di Astindo Travel Fair 2020, Mulai Rp 500.000-an ke Bali

Harga Paket Wisata Domestik di Astindo Travel Fair 2020, Mulai Rp 500.000-an ke Bali

Whats Hot
3 Destinasi Wisata Indonesia yang Paling Terdampak Isu Virus Corona

3 Destinasi Wisata Indonesia yang Paling Terdampak Isu Virus Corona

Whats Hot
Daftar Harga Paket Wisata Muslim ke Korea di Astindo Travel Fair 2020

Daftar Harga Paket Wisata Muslim ke Korea di Astindo Travel Fair 2020

Travel Tips
Virus Corona, Bupati Samosir Optimistis Target Wisatawan 2020 Terpenuhi

Virus Corona, Bupati Samosir Optimistis Target Wisatawan 2020 Terpenuhi

Whats Hot
komentar di artikel lainnya
Close Ads X