Kompas.com - 11/03/2015, 18:53 WIB
Kuburan batu yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Kete Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin (17/11/2014). KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANAKuburan batu yang diperkirakan berusia ratusan tahun di Kete Kesu, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, Senin (17/11/2014).
EditorI Made Asdhiana

DENPASAR, KOMPAS.com - Bali Beyond and Travel Fair (BBTF) 2015 ditargetkan mampu mendatangkan sekitar dua juta wisatawan mancanegara yang dihadirkan oleh operator biro perjalanan yang ikut berpartisipasi dalam ajang bisnis pariwisata tahunan itu.

"Kami berharap BBTF 2015 akan mampu mendatangkan jumlah wisatawan tak hanya dari segi kuantitas tetapi kualitas," kata Ketua Panitia BBTF 2015, I Ketut Ardana di Denpasar, Sabtu (7/3/2015).

Menurut dia, pihaknya telah melakukan proyeksi jumlah wisatawan mancanegara yang ditargetkan mampu dihadirkan oleh para pembeli atau "buyer" yang merupakan para operator biro perjalanan wisata dari seluruh dunia.

BBTF 2015 ini diikuti oleh 325 pembeli dengan jumlah operator pariwisata di antaranya dominan berasal dari Indonesia dengan 125 operator, negara-negara kawasan ASEAN (72), negara-negara di kawasan Eropa Barat dan Timur (25), serta Jepang (20).

Sisanya diikuti oleh operator pariwisata dari Amerika Serikat dan Amerika Latin, Timur Tengah, Afrika Selatan, negara-negara di kawasan Asia Utara dan Selatan, India, Korea Selatan, Tiongkok dan Taiwan, Hongkong, Australia dan Selandia Baru.

Ardana menjelaskan dari 325 pembeli tersebut, 50 operator di antaranya merupakan operator platinum yang per tahunnya mampu mendatangkan lebih dari 10 ribu wisman.

"Jumlah tersebut meningkat dari target pelaksanaan sebelumnya yakni sebanyak 23 pembeli platinum," ucap Ardana yang juga Ketua DPD Asosiasi Biro Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) Bali itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Turis Denmark dengan selendang songke di Desa Liang Ndara, Kecamatan Mbeliling, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Jumlah wisman yang ditargetkan datang ke Indonesia di antaranya dikontribusikan oleh para operator dari Indonesia dengan target wisman sebanyak 592.500 orang, negara-negara ASEAN (335.000), negara-negara di kawasan Eropa Barat dan Timur (208.000), Tiongkok dan Taiwan (105.000), Australia dan Selandia Baru (163.000) dan Jepang (174.000).

BBTF 2015 merupakan ajang kedua yang dilaksanakan untuk mempromosikan destinasi wisata tak hanya di Bali tetapi juga seluruh destinasi potensial di Tanah Air melalui Pulau Dewata sebagai pintu gerbang pariwisata Indonesia.

Ajang bisnis tahunan pariwisata itu diproyeksikan menelan anggaran yang sebagian besar dikumpulkan swadaya dari pelaku pariwisata itu sebesar Rp 23,2 miliar dengan target transaksi yang dilakukan sebesar Rp 13,5 triliun.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

4 Tips Menginap di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Harus Reservasi

Travel Tips
Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Masuk 50 Desa Wisata Terbaik, Desa Wisata Selasari Pangandaran Andalkan Wisata Alam

Jalan Jalan
Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Maroko Cabut Bebas Visa WNI, Harga Paket Wisata Jadi Lebih Mahal

Travel Update
Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Hotel dan Paket Wisata Belum Dipesan Turis Asing, Ini Kata Pelaku Pariwisata

Travel Update
Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Indonesia Sudah Terima Turis Asing, tetapi Belum Ada yang Beli Paket Wisata

Travel Update
Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Maskapai di Selandia Baru Ubah Pesawat Jadi Tempat Vaksinasi Covid-19

Travel Update
Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

Dari Sekadar Penghangat hingga Jadi Simbol Budaya, Berikut Kisah tentang Ulos

BrandzView
Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Thailand Akan Cabut Syarat Karantina untuk Turis dari 10 Negara

Travel Update
Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Gunungkidul Siapkan Lokasi QR Code Bus Pariwisata, Antisipasi Macet Saat Uji Coba Buka Wisata

Travel Update
Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Seperti Indonesia, Thailand Kurangi Periode Karantina Turis Asing

Travel Update
KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

KAI Kembali Hadirkan Livery Jadul 1953-1991 pada KA Legendaris

Travel Update
Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Bukit Pinteir Bangka Tengah yang Dekat Bandara dan Hotel, Pas untuk Pencinta Hiking

Jalan Jalan
Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Rute ke Angkringan Griyo Aji Somo, Rumah Makan Bernuansa Jawa-Bali di Wonogiri

Travel Tips
5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

5 Aktivitas Menarik di La' Ranch Glamping Adventure Pekalongan, Bisa River Tubing

Jalan Jalan
4 Fasilitas di La' Ranch Glamping, Ada River Tubing

4 Fasilitas di La' Ranch Glamping, Ada River Tubing

Jalan Jalan

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.