Kompas.com - 14/03/2015, 15:53 WIB
Menteri Pariwisata Arief Yahya (keempat dari kiri) dan Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo (kelima dari kiri) di Tanjung Kelayang, Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (14/3/2015). KOMPAS.COM/NI LUH MADE PERTIWI FMenteri Pariwisata Arief Yahya (keempat dari kiri) dan Menko Kemaritiman Indroyono Soesilo (kelima dari kiri) di Tanjung Kelayang, Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (14/3/2015).
|
EditorI Made Asdhiana
TANJUNG PANDAN, KOMPAS.com - Untuk dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Indonesia, salah satu hal yang dibutuhkan adalah fasilitas bandara yang memadai. Oleh karena itu, untuk mengembangkan pariwisata di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Bandara H.A.S Hanandjoeddin di pulau ini perlu dibenahi.

"Wisman ke Bangka Belitung hanya 2.000 orang. PAD tidak sampai Rp 300 miliar. Jika wisman 100.000 orang, anggap per wisman habiskan 1.000 dollar AS. Minimal Rp 1 triliun dapat," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya saat Dialog Pembangunan yang digelar Ikatan Alumni ITB di Tanjung Pandan, Belitung, Sabtu (14/3/2015).

Menpar menuturkan cara untuk menarik lebih banyak kunjungan wisatawan adalah dengan membenahi bandara, salah satunya dengan melakukan perpanjangan landasan pacu (runway).

"Mudah saja asal bandaranya bagus. Yang penting akses. Bandara kalau sudah internasional, maka angka 100.000 wisatawan sangat mudah diraih," ungkapnya.

Rencananya landasan pacu di Bandara H.A.S Hanandjoeddin akan diperpanjang menjadi 2.550 meter pada tahun ini. "Saya usulkan (perpanjang) 2.800 meter, jadi bisa jet besar masuk. Kalau itu terjadi angka kunjungan wisman 100.000 (wisatawan) bisa dapat. Targetnya wisman 100.000 untuk Babel," tambah Arief.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X