Kompas.com - 15/03/2015, 12:31 WIB
Komunitas geotrek Mata Bumi melihat pemadangan matahari terbit dari Bukit Sikunir, Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jateng, Sabtu (1/11/2014). Dieng menawarkan keindahan sekaligus ancaman, karena dataran tingginya terbentuk dari gunung berapi yang kini masih mengeluarkan gas. KOMPAS.com / FIKRIA HIDAYATKomunitas geotrek Mata Bumi melihat pemadangan matahari terbit dari Bukit Sikunir, Dataran Tinggi Dieng, Wonosobo, Jateng, Sabtu (1/11/2014). Dieng menawarkan keindahan sekaligus ancaman, karena dataran tingginya terbentuk dari gunung berapi yang kini masih mengeluarkan gas.
EditorI Made Asdhiana

PROVINSI Jawa Tengah identik dengan area yang mayoritas berlokasi di dataran rendah. Namun, jika menyangkut daerah dataran tinggi, kita tidak bisa melupakan Dieng. Kawasan dataran tinggi ini kerap disebut sebagai “atap Jawa Tengah”. Dieng mempunyai ketinggian topografi yang bervariasi, yaitu hingga sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.

Selama ini, banyak orang mengenal Dieng sebagai dataran tinggi dengan tanaman perkebunan yang menghijau dan berhawa dingin. Kabut menyelimuti wilayah ini pada waktu pagi dan sore. Karena berlokasi pada dataran tinggi, hawanya pun sangat dingin. Anda perlu mengenakan jaket atau pakaian hangat lain jika tengah berkunjung ke Dieng.

Dieng juga tergolong sebagai kawasan wisata di Jawa Tengah. Anda bisa mengunjungi beragam candi dan kawah-kawah yang terbentuk dari aktivitas vulkanik gunung berapi. Namun, keelokan Dieng tidak sebatas candi dan kawah. Anda juga bisa menemukan beragam telaga cantik di sana. Mari kita intip satu per satu untuk menyingkap keindahan telaga di Dieng.

Telaga Warna

Inilah salah satu telaga yang paling dicari di Dieng. Telaga ini mempunyai panorama yang menawan karena berlatar perbukitan yang menghijau. Keindahan akan semakin terasa ketika matahari bersinar cerah, dan membuat paduan birunya langit dan hijaunya perbukitan menjadi lebih dramatis.

Ditambah lagi dengan efek nuansa merah, keunguan, putih, hijau, dan biru. Tampilan telaga Warna ini sungguh mengundang decak kagum. Permukaan warna telaga yang berubah-ubah inilah yang paling banyak dicari wisatawan. Konon, kandungan sulfur atau belerang yang cukup tinggi membuat warna telaga ini menjadi beragam saat tertimpa cahaya matahari.

Telaga Pengilon

Kata “pengilon” dalam bahasa Jawa berarti cermin. Jadi, jika dilihat dari arti katanya, Telaga Pengilon bisa diartikan sebagai “telaga cermin”. Tentunya sebutan ini bukan tanpa alasan. Sebutan “pengilon” memang pas untuk melukiskan telaga ini.

Telaga Pengilon mempunyai air yang biru jernih, seolah memantulkan bayangan dari birunya langit. Begitu jernihnya, sampai-sampai telaga ini seolah seperti cermin yang bening dan berkilau ketika tertimpa cahaya matahari. Rerumputan hijau seperti rawa-rawa seolah membingkai “cermin” ini.

Telaga Merdada

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Puncak Argapura Ketep Pass, Wisata Kuliner dengan Panorama 5 Gunung

Jalan Jalan
Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Harga Tiket Masuk TMII Dijanjikan Tidak Naik Setelah Revitalisasi

Travel Update
Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Unggah Foto Perayaan Imlek di Grand Indonesia Bisa Dapat Promo, Ini Caranya

Travel Promo
Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Jelang MotoGP, 226 Hotel di Gili Matra NTB Belum Dapat Pesanan

Travel Update
Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Panduan Cara Bikin Paspor dengan M-Paspor, Simak agar Tidak Bingung

Travel Tips
5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

5 Penginapan Dekat Nepal van Java, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Travel Tips
Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Cerita di Balik Menu Bubur Ayam Hotel Indonesia Kempinski Jakarta

Jalan Jalan
Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Pemandian Alam Selokambang di Lumajang, Segarnya Mata Air Gunung Semeru

Jalan Jalan
Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Jangan Letakkan Ponsel di Tempat Ini di Pesawat, Bisa Picu Kebakaran

Travel Tips
Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Kenapa Tidak Ada Guling di Kamar Hotel, Ini Alasannya

Travel Tips
10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

10 Kota Paling Ramah untuk Turis, Ada Nusa Lembongan di Bali

Jalan Jalan
Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Kapal Viking Jadi Warisan Budaya Tak Benda UNESCO

Travel Update
Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Sulit Tidur Saat Menginap di Hotel? Pahami Alasan Ilmiah dan Solusinya

Travel Tips
MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

MotoGP Bisa Jadi Momen Kopi Robusta Lombok Gaet Pasar Internasional

Travel Update
Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Banyuwangi Festival 2022 Sajikan 99 Atraksi Selama Setahun ke Depan

Travel Promo
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.