Kompas.com - 16/03/2015, 18:51 WIB
Pulau Rii Taa di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT. KOMPAS.COM/MARKUS MAKURPulau Rii Taa di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT.
|
EditorI Made Asdhiana
SELAMA ini petualangan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara yang berwisata ke Pulau Flores selalu menuju ke Taman Nasional Komodo, di Kabupaten Manggarai Barat, Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung di Kabupaten Ngada, Taman Nasional Kelimutu untuk melihat keajaiban danau tiga warna di kawah bekas letusan gunung berapi.

Selain itu, jika wisatawan mengunjungi pantai yang ada keunikannya, wisatawan itu mengunjungi pantai pink di kawasan Taman Nasional Komodo, pasir putih di dalam kawasan Taman Wisata Alam 17 Pulau Riung yang masuk dalam 10 Pantai Terindah di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu ada juga pantai pasir putih di sekitar padang Savana Mausui di Kabupaten Manggarai Timur, pantai berpasir putih di Kabupaten Ende, pantai berpasir putih di Lembata, di Flores Timur dan juga di Pulau Alor. Tapi, belum begitu banyak wisatawan yang mengetahui keindahan Pulau Rii Taa, pulau berpantai pasir putih bercampur pink di Kabupaten Nagekeo.

Di sembilan kabupaten di Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur memiliki pantai berpasir putih. Ini merupakan keunikan dan kekayaan pariwisata di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pulau Rii Taa berada di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Perahu mengantarkan wisatawan ke Pulau Rii Taa, pulau pasir di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT.
Wilayah Kabupaten Nagekeo memiliki banyak obyek wisata yang menarik. Salah satu tempat yang cukup menarik saat ini adalah obyek wisata Pantai Pulau Pasir Putih Rii Taa.

Pulau Rii Taa unik karena menawarkan panorama pulau yang hanya dipenuhi hamparan pasir putih. Bahkan Pulau Pasir Putih Rii Taa berada di tengah laut.

Ukuran pulau itu ketika air pasang, hanya sekitar 30 meter persegi. Tetapi kalau surut, pulau ini luasnya menjadi 20 hektar lebih. Lokasi pulau ini terpisah jauh dari daratan Mbay, ibu kota Kabupaten Nagekeo.

Dengan  perahu milik para nelayan ke pulau ini bisa ditempuh dengan waktu kurang lebih 1 jam dari Pelabuhan Maropokot. Tahun-tahun terakhir, masyarakat setempat sangat meminati mengunjungi lokasi ini sekadar untuk bersantai.

Bahkan pada waktu liburan panjang serta liburan-liburan keagamaan, warga lokal dan domestik selalu mengunjungi pulau ini untuk mandi, berjemur. Bahkan turis asing mulai mengunjungi pulau yang sangat indah dengan hamparan pasir putih. Sangat cocok untuk berjemur di pagi hari maupun pada sore hari. Dahulu kala, tempat ini ditumbuhi ilalang karena itu dinamai masyarakat Tonggurambang Rii Taa atau ilalang segar/mentah.

KOMPAS.COM/MARKUS MAKUR Keindahan pasir putih di Pulau Rii Taa di Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Flores, NTT.
Sejak dipromosikan Pemkab Nagekeo tahun 2010, tempat ini ramai dikunjungi wisatawan setiap  minggu dan hari libur. Mereka sekadar datang untuk berjemur di matahari, tidak ada satu pun naungan di tempat itu.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X