Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Sepeda Motor di Pulau Tidung Akan Dibatasi

Kompas.com - 20/03/2015, 14:38 WIB

KEPULAUAN SERIBU, KOMPAS — Seiring pesatnya pariwisata di Pulau Tidung, Kabupaten Kepulauan Seribu, jumlah sepeda motor pun turut meningkat pesat. Demi keamanan dan kelestarian lingkungan, pemerintah daerah setempat berencana membatasi kepemilikan dan penggunaan sepeda motor.

Camat Kepulauan Seribu Selatan Arief Wibowo, Senin (16/3/2015), mengatakan, penertiban sepeda motor yang tidak memiliki surat-surat lengkap gencar dilakukan aparat kepolisian. ”Kami tidak mungkin melarang orang membeli sepeda motor. Namun, untuk mencegah maraknya sepeda motor yang diduga hasil kejahatan, kami wajibkan warga membeli sepeda motor dengan surat dan dokumen yang lengkap,” katanya.

Dalam beberapa tahun belakangan ini, jumlah sepeda motor melonjak cukup drastis seiring meningkatnya kesejahteraan warga dari sektor pariwisata. Berdasarkan data terakhir dalam laporan bulanan Kelurahan Pulau Tidung, jumlah sepeda motor saat ini mencapai 745 unit dari yang semula hanya beberapa unit. Jumlah sepeda motor yang dimodifikasi menjadi becak motor (bentor) mencapai 80 unit.

Arief menuturkan, banyak warga yang tergiur dengan harga murah sepeda motor yang hanya Rp 3 juta-Rp 4 juta atau sekitar sepertiga dari harga normal. ”Kadang-kadang satu keluarga bisa memiliki 2-3 unit sepeda motor. Anak-anak kecil pun sudah berani bergaya naik sepeda motor,” ujarnya.

Sekitar dua pekan lalu, Kepolisian Resor Kepulauan Seribu menyita 325 unit sepeda motor yang diduga hasil kejahatan atau pembelian dengan dokumen palsu. Diduga sepeda motor itu masuk Pulau Tidung lewat dermaga-dermaga kecil.

Kepala Polsek Pulau Tidung Ajun Komisaris Susilo mengatakan, sepeda motor yang diamankan beberapa waktu lalu itu merupakan hasil penertiban kendaraan bermotor yang habis masa aktif pajaknya. Tak sedikit dari kendaraan yang diamankan itu hanya dilengkapi surat tanda nomor kendaraan (STNK).

Menurut Susilo, penertiban itu tak sekadar masalah pajak kendaraan, tetapi juga untuk mengembangkan pemeriksaan adanya indikasi peredaran sepeda motor curian di kawasan kepulauan. Karena itu, nomor mesin pada semua sepeda motor yang diamankan itu kini diperiksa dan dicocokkan dengan nomor mesin yang tertera di STNK. Selanjutnya, data semua sepeda motor itu dipublikasikan di setiap polsek di Jakarta.

”Jika ada yang mengenali sepeda motor yang kami umumkan, dipersilakan mengambilnya dengan membawa BPKB (Buku Pemilik Kendaraan Bermotor),” ujarnya.

Selanjutnya, petugas juga akan menertibkan becak motor yang beroperasi di Pulau Tidung. Ditengarai, sepeda motor yang digunakan pun hasil curian.

KOMPAS IMAGES / FIKRIA HIDAYAT Wisatawan menggunakan jasa becak motor dan sepeda sewaan di Pulau Tidung, Kepulauan Seribu. KOMPAS IMAGES/FIKRIA HIDAYAT

Lingkungan

Selain terkait persoalan keamanan, Arief menuturkan, muncul wacana pembatasan penggunaan sepeda motor dengan alasan dampak lingkungan. Panjang jalan di Pulau Tidung sangat terbatas sehingga penggunaan sepeda motor harus dibatasi agar tidak menimbulkan kemacetan atau kerusakan jalan serta polusi udara.

”Kami masih mencari formula pembatasannya seperti apa. Apakah sebulan sekali diberlakukan hari bebas kendaraan bermotor, terutama saat ramai wisatawan, atau rutenya dibatasi, masih kami bicarakan,” katanya.

Saat ramai, wisatawan yang biasanya naik sepeda untuk berkeliling pulau sering terganggu dengan banyaknya sepeda motor yang berlalu-lalang. Lebar jalan sekitar 2 meter juga hanya cukup untuk melintas dua kendaraan dari dua arah. Lalu lintas akan terhenti saat bentor lewat. Demikian pula sepeda motor, roda tiga, atau gerobak.

Sementara itu, kapal tradisional di pelabuhan nelayan Muara Angke beberapa pekan ini menjadi transportasi alternatif ke Kepulauan Seribu. Hal ini menyusul berhentinya layanan 10 kapal cepat yang dioperasikan Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta. Masa kontrak kedua institusi ini berakhir 21 Desember 2014. Padahal, kondisi pelabuhan yang dipenuhi aktivitas nelayan ini tampak kumuh. (B07/MDN/FRO)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Bukit Paralayang, Favorit Baru Saat Libur Lebaran di Gunungkidul

Travel Update
85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

85.000 Orang Berkunjung ke Pantai Anyer Selama 2 Hari Libur Lebaran

Travel Update
KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

KAI Tambah Kereta Yogyakarta-Gambir PP untuk Arus Balik Lebaran 2024

Travel Update
Sri Sultan HB X Gelar 'Open House' untuk Umum Pekan Depan

Sri Sultan HB X Gelar "Open House" untuk Umum Pekan Depan

Travel Update
5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

5 Agenda TMII Hari Ini: Atraksi Bakar Batu Papua dan Air Mancur Menari Spesial

Travel Update
Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Bandara Ngurah Rai Layani 69.000 Penumpang Hari Ini, Puncak Arus Balik 

Travel Update
10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

10 Kereta Api Jarak Jauh Favorit untuk Angkutan Lebaran 2024

Travel Update
6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

6 Aktivitas di Wisata Panorama Boyolali, Mandi di Air Terjun

Travel Tips
Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Libur Lebaran, Wisatawan di Gunungkidul Sudah Mencapai 60.000 Orang

Hotel Story
 Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Viral Video Turis Indonesia Rusak Pohon Sakura di Jepang, Ini Etikanya

Travel Update
8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

8 Syarat Mendaki Gunung Slamet usai Lebaran 2024, Wajib Surat Sehat

Travel Update
6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

6 Tempat Wisata di Cicalengka Dekat Stasiun, Naik Motor 10 Menit

Jalan Jalan
Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Ribuan Orang Padati Kawasan Pantai Gunungkidul pada Libur Lebaran

Travel Update
Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Hingga Hari Kedua Lebaran, Candi Prambanan Dikunjungi 15.000 Orang

Travel Update
Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Lebih dari 200.000 Orang ke Ancol Lebaran 2024, Puncaknya Hari Kedua

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com