Kompas.com - 28/03/2015, 08:49 WIB
Ratusan wisatawan domestik dan asing menikmati pesona sekitar Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, awal Juni 2012. Obyek ini menjadi salah satu unggulan Pulau Dewata setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung karena letaknya juga berdekatan. Rona tenggelamnya matahari menjadi pemandangan tak terlupakan di Tanah Lot. KOMPAS/AYU SULISTYOWATIRatusan wisatawan domestik dan asing menikmati pesona sekitar Pura Tanah Lot, Kabupaten Tabanan, Bali, awal Juni 2012. Obyek ini menjadi salah satu unggulan Pulau Dewata setelah Pantai Kuta di Kabupaten Badung karena letaknya juga berdekatan. Rona tenggelamnya matahari menjadi pemandangan tak terlupakan di Tanah Lot.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
DENPASAR, KOMPAS.com- Pura kuno Tanah Lot di Kabupaten Tabanan, 15 kilometer barat daya Denpasar, yang lokasinya bertengger di atas batu karang Pantai Beraban, menjadi salah satu obyek wisata terfavorit di Bali, bagi wisatawan mancanegara maupun wisatawan nusantara.

"Wisatawan masih sering minta supaya bisa diantarkan ke lokasi wisata Tanah Lot, agar bisa menyaksikan bangunan suci sekaligus matahari terbenam," kata Made Sudiana, seorang pemandu wisata di Denpasar, Jumat (27/3/2015).

Tempat suci umat Hindu sekaligus obyek wisata andalan itu, selama ini menyimpan misteri dan keunikan yang membuat pelancong wajib mengunjunginya selama berwisata di Pulau Dewata, sepertinya belum merasa ke Bali kalau tidak ke Tanah Lot.

Daya tarik yang dimiliki pura kuno peninggalan abad XVI dalam menyedot kunjungan turis domestik dan mancanegara itu, telah menjadikan Tanah Lot sebagai daerah yang mampu menempati urutan teratas.

Sesuai catatan Dinas Pariwisata Bali, jumlah turis dalam dan luar negeri yang berkunjung ke kawasan wisata Tanah Lot selama 2014 sebanyak 3,1 juta orang bertambah, jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya tiga juta.

Kemudian menyusul obyek wisata Pura Uluwatu, sebagai obyek wisata terbanyak kedua dikunjungi turis yang datang ke Pulau Bali sebanyak 1,1 juta orang, naik keras jika dibandingkan tahun sebelumnya hanya tercatat 801.000 orang.

Sudiana mengatakan, banyak turis asing yang datang ke lokasi itu, karena pengelolanya melakukan penataan kawasan obyek wisata tersebut lebih mengedepankan nuansa religius yang dipadukan dengan panorama dan keindahan alam.

Para pelancong senang menyaksikan dua pura (tempat suci) yang terletak di atas batu besar dan satu lagi ada di atas tebing mirip dengan Pura Uluwatu di daerah bagian selatan Kabupaten Badung atau di kaki Pulau Bali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Sudiana, Tanah Lot menerima kunjungan wisatawan terbanyak memang masuk akal, disamping lokasi itu dekat dari pusat wisata Kuta dan Nusa Dua, dari lokasi itu turis bisa menikmati pemandangan alam pantai dan Pura yang tak ada duanya di dunia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Wisata ke Rawa Pening, Bersih dari Encek Gondok dan Ada Pentas Tari

Travel Update
Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Punya Pantai Indah, Desa Wisata Ngilngof Cocok untuk Sport Tourism

Travel Update
Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Janji Sandiaga di Desa Wisata Ngilngof Maluku: Perbaikan Jaringan Internet

Travel Update
Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Berkunjung ke Kos-kosan Pelajar yang Kini Museum Sumpah Pemuda

Jalan Jalan
Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Rute Tercepat Menuju Desa Wisata Nusa Aceh Besar dari Bandara

Jalan Jalan
Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Wisata Keraton Yogyakarta Sudah Buka, Ini Syarat Berkunjungnya

Travel Update
Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Antigen 1x24 Jam Masih Jadi Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh, Kapal, dan Bus Antarkota

Travel Update
Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Tes PCR untuk Naik Pesawat Boleh 3x24 Jam

Travel Update
Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Fasilitas Wisata di Desa Wisata Nusa Aceh Besar, Ada Becak dan Homestay

Jalan Jalan
Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Cerita Perajin di Desa Wisata Arborek Raja Ampat yang Terdampak Pandemi

Travel Update
4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

4 Koleksi Menarik Museum Sumpah Pemuda, Ada Biola W.R. Supratman

Jalan Jalan
Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Wisata Raja Ampat Sudah Buka, tapi Kunjungan Masih Sepi

Travel Update
Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Paket Wisata ke Raja Ampat Mahal, Ini Kata Sandiaga

Travel Update
7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

7 Cara Memilih Durian yang Sudah Matang, Manis, dan Banyak Daging

Travel Tips
Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Boneka Squid Game Muncul di Seoul Korea Selatan, Jadi Daya Tarik Wisatawan

Travel Update

Video Pilihan

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.