Kompas.com - 01/04/2015, 11:16 WIB
|
EditorI Made Asdhiana

Klinik Kopi didirikan sejak bulan Juli tahun 2013, hanya saja lokasinya telah berpindah dari awal mula kedai yang terletak di lingkungan kampus Universitas Sanata Dharma. Saat ini, Anda bisa mengunjungi Klinik Kopi di Gang Madukoro, Jalan Kaliurang KM 7,5 Sleman, Yogyakarta. Tepatnya ada di gang utara area Gardu PLN.

“Lokasi Klinik Kopi yang baru ini juga menjadi laboratorium eksperimen kami, karena tidak hanya tempat untuk menyeduh dan menikmati kopi. Mulai  tahun 2014 lalu, kami membuat dome paska panen dan area roasting berskala mikro. Sehingga pengunjung dapat melihat proses yang berkesinambungan di rumah baru kami,” ujar Pepeng.

Di tempat ini, Anda bisa mendengarkan cerita dari Pepeng dan rekan-rekannya tentang sejarah setiap biji kopi bersamaan dengan proses pembuatan kopinya di area bar terbuka di dalam ruangan. Di luar, terdapat ruang semi terbuka yang biasa digunakan untuk ngopi sembari berdiskusi lesehan di lantai yang terbuat dari tegel warna-warni.

Konsep eco-friendly menjadi komitmen tersendiri yang diterapkan oleh Klinik Kopi, misalnya air bekas cucian gelas di saring sebelum masuk ke kolam ikan yang mengelilingi area terbuka. Air tersebut juga dimanfaatkan untuk mengaliri atap agar menciptakan suasana adem saat siang hari yang panas.

“Klinik Kopi juga mulai mengurangi penggunaan barang-barang yang akan memperbanyak sampah, misalnya untuk filter kami sudah mengurangi penggunaan paper filter dan beralih ke kone filter. Selain ramah lingkungan, rasa dan aroma kopi yang dihasilkan juga lebih kuat dibandingkan saat menggunakan kertas untuk menyaring,” kata Pepeng.

Seduhan Kopi

Para pengunjung dapat memilih kopi yang ingin dinikmati sesuai selera karena Klinik Kopi menyajikan berbagai macam pilihan dari daerah Takengon, Bajawa, Baliem, Kintamani, Ciwidey, Nagari Lasi, Sumatera, Lencoh Merapi, hingga Papua. “Di sini penekanan dari kopi yang kami sajikan ada para tingkat kematangan biji kopi. Untuk proses brewing, kami sesuaikan dengan selera dari pengunjung. Kami ingin menyajikan kopi yang sebenarnya. Jadi kami tidak menambahkan dengan gula maupun krim,” kata lelaki yang selalu menggunakan celana pendek ini.

Klinik Kopi juga menerima pesanan biji kopi yang dipanggang setiap hari Senin dan Rabu berdasarkan pesanan dari konsumen. Untuk Anda yang ingin menikmati seduhan kopi daerah langsung, jam operasional untuk evening brewing dimulai pada pukul 4 sore hingga pukul 10 malam. Hanya dengan harga  Rp 15.000 per cangkir, Anda dapat menikmati kopi lengkap dengan kisah perjalanannya hingga ke tangan Anda.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.