Kompas.com - 01/04/2015, 16:18 WIB
Kawasan Sembalun, Lombok Timur, yang dikelilingi beberapa bukit menawarkan potensi wisata alam berupa soft trekking ke beberapa bukit, di antaranya Bukit Pergasingan, Jumat (20/3). Panorama Gunung Rinjani, hamparan areal pertanian berupa petak sawah dan kebun berwarna-warni, serta pemandangan sunset dan sunrise menjadi menu visual dalam wisata trekking bukit tersebut. KOMPAS/RIZA FATHONIKawasan Sembalun, Lombok Timur, yang dikelilingi beberapa bukit menawarkan potensi wisata alam berupa soft trekking ke beberapa bukit, di antaranya Bukit Pergasingan, Jumat (20/3). Panorama Gunung Rinjani, hamparan areal pertanian berupa petak sawah dan kebun berwarna-warni, serta pemandangan sunset dan sunrise menjadi menu visual dalam wisata trekking bukit tersebut.
EditorNi Luh Made Pertiwi F
GUNUNG Tambora di Pulau Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, menjadi pengungkit untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Samota yang meliputi Teluk Saleh, obyek wisata Pulau Moyo, dan Gunung Tambora. Kawasan tersebut berada di wilayah Kabupaten Sumbawa, Dompu, dan Bima di Pulau Sumbawa.

 "Untuk mengoptimalkan kawasan (Samota) ini, diperlukan trigger atau daya ungkit. Gunung Tambora memenuhi syarat mengungkit sumber daya alam serta dapat dimanfaatkan bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat," kata Gubernur NTB TGH Muhammad Zainul Majdi di Mataram, Senin (30/3).

Gubernur mengatakan hal itu dalam rapat koordinasi yang dihadiri instansi terkait, membicarakan soal kesiapan acara Tambora Menyapa Dunia (TMD) yang akan dipusatkan di Desa Doro Ncanga, Kabupaten Dompu. Hadir pula Danrem 162 Wira Bhakti Kolonel (CZI) Lalu Rudy Irham Srigede, Bupati Dompu Bambang Yasin, dan semua instansi terkait di NTB.

Gubernur menyampaikan, Presiden Joko Widodo akan hadir pada puncak acara 11 April nanti di Doro Ncanga. Presiden juga dijadwalkan melakukan panen raya jagung di Desa Kampasi Meci, Manggelewa, Dompu.

Acara Tambora Menyapa Dunia diselenggarakan dalam rangka 200 tahun meletusnya Gunung Tambora. Tambora terkenal di dunia karena letusannya yang maha dahsyat pada 1815 memengaruhi iklim dunia.

Dalam seminar "Mengembangkan Potensi Wisata di NTB untuk Kesejahteraan Bersama" yang diselenggarakan harian Kompas dan Pemprov NTB di Mataram pada 19 Maret, Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, ajang TMD merupakan momen untuk mengenalkan Lombok dan Sumbawa kepada dunia. "Bukan hanya Tambora yang terkenal di dunia," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah kepada Kompas di Mataram beberapa waktu lalu, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi NTB L Gita Aryadi mengatakan, setelah TMD diharapkan ada arus balik, terutama gelombang investasi ke NTB. "TMD bukan untuk kerja sehari, dan ini bukan akhir. Setelah (TMD) ini, ada rencana menggelar investment forum," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Gita Aryadi berharap investor tertarik mengembangkan KEK Samota yang ditargetkan dicanangkan pada 2016. Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Provinsi NTB, kawasan Samota mempunyai potensi sebagai kawasan wisata bahari, perikanan tangkap, serta perikanan budidaya dan area agrobisnis.

Pariwisata

Salah satu potensi yang mulai berkembang di kawasan Samota adalah wisata bahari di Pulau Moyo yang berada di mulut Teluk Saleh. Selain itu, Pemprov NTB akan mengembangkan wisata bahari lainnya di Teluk Saleh, yaitu di Aibari (Kabupaten Sumbawa) dan di Doropeti (Kabupaten Dompu).

Selain di kawasan Teluk Saleh, Pulau Sumbawa mempunyai banyak potensi wisata lainnya, terutama wisata bahari. Saat ini yang mulai berkembang adalah Pantai Lakey di Dompu dan Muluk di Sumbawa Barat yang juga terkenal sebagai tempat surfing berskala internasional.

Masih banyak potensi lain yang belum berkembang optimal. Potensi wisata di Lombok dan Sumbawa tak kalah dengan Bali. Masyarakat yang heterogen dan dapat hidup berdampingan merupakan modal pendukung.

Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah kendala aksesibilitas. Penerbangan dari Bandara Internasional Lombok ke bandara yang ada di Kabupaten Sumbawa dan Bima sangat terbatas.

"Itu pun on-off. Kalau (mencapai Sumbawa dari Lombok) melalui darat, jauh, sementara waktu libur orang terbatas," kata Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita) NTB Dewantoro Joka ketika dihubungi, kemarin.

Jangankan Sumbawa, kata Dewantoro, penerbangan langsung dari kota-kota di Indonesia ke Lombok masih terbatas. Jika NTB ingin mengembangkan pariwisata, perlu ada penambahan rute-rute penerbangan baru.

Hal senada dikatakan Ketua DPD Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) NTB JN Wirajagat. "Kalau perlu, pemerintah memberi insentif kepada maskapai penerbangan, jangan menunggu orang datang dulu," katanya.

General Manager Garuda Lombok Harry Darmawan mengatakan, mulai 29 Maret maskapai penerbangan Garuda Indonesia kembali melayani penerbangan Lombok-Jakarta tiga kali sehari. Sekitar tiga bulan terakhir karena alasan low season, Garuda hanya melayani rute Lombok-Jakarta dua kali sehari.

(JAN/RUL/IKA/REK/ENG)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Setelah Bali, Batam dan Bintan Ditargetkan Buka untuk Turis Asing

Travel Update
Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Syarat Turis Asing yang Boleh Wisata ke Bali, Sehat dan Bervaksin Covid-19

Travel Update
Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Ada Hoaks soal Wisata Jogja, Ini Daftar Resmi 7 Tempat Wisata di Sana yang Buka

Travel Update
Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Rencana Argentina Terima Turis Asing Mulai November 2021

Travel Update
Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Norwegia Akan Buka Perbatasan secara Bertahap

Travel Update
Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Kedai Kopi Pucu'e Kendal Ramai Pengunjung, meski Buka Saat Pandemi

Jalan Jalan
Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Ingin Wisata ke Magelang? Yuk Kunjungi Desa Wisata Candirejo

Jalan Jalan
4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

4 Tipe Glamping di The Lodge Maribaya Lembang, Mulai Rp 800.000 Per Malam

Jalan Jalan
Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Fasilitas Glamping Lakeside Rancabali, Resor Tepi Situ Patenggang yang Indah

Jalan Jalan
3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

3 Spot Foto Favorit di Kawah Putih Ciwidey, Bisa Lihat Sunrise

Jalan Jalan
Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

Bosan di Rumah Terus karena Pandemi? Berikut 3 Ide Piknik Bersama Pasangan Tanpa Keluar Mobil

BrandzView
Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Aktivitas Menarik yang Bisa Dilakukan di The Lodge Maribaya

Jalan Jalan
Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Pendakian Gunung Sumbing via Butuh Kaliangkrik Buka Lagi, Ini Syaratnya

Travel Update
Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Sambut Event Besar, Ganjar Percepat Vaksinasi Covid-19 di Kawasan Wisata Jateng

Travel Update
Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Syarat Wisata ke Nepal van Java Dusun Butuh Kaliangkrik, Magelang

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.