Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 03/04/2015, 14:05 WIB
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F
KOMPAS.com – Mendengar kata “tuak”, yang terlintas di pikiran adalah minuman yang memabukkan. Namun tuak manis dari Lombok, Nusa Tenggara Barat, ini berbeda. Minuman ini adalah suguhan wajib jika berkunjung ke tanah yang juga terkenal akan kuliner ayam bakar taliwang. Kemasannya sederhana hanya menggunakan botol air minum mineral bekas. tuak ini aman untuk dikonsumsi oleh para penikmat kuliner tradisional.

“Minuman ini dibuat dari buah beluluk (nira). Buahnya dari Desa Selong. Asli manis tidak pakai gula,” kata Khaeruddin (46), penjual tuak manis di Jalan Bilasundung, Lombok Timur, Rabu (18/3/2015).

Tim "Ekspedisi Alam Liar" dari Kompas.com sempat mencicipi minuman saat dalam perjalanan menuju Desa Sembalun, Kabupaten Lombok . Khaeruddin dengan cekatan langsung menawarkan sebotol tuak manis yang diletakkan di atas kotak styrofoam. Beberapa botol air mineral ukuran 600 ml segera ia keluarkan untuk anggota tim ekspedisi.

“Kalau tuak manis ini harus dingin, Mas. Supaya tidak cepat basi. Kalau dingin, bisa tahan satu hari satu malam,” katanya.

KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Tuak manis dijajakan di Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Rabu (18/3/2015). Tuak manis merupakan minuman khas Lombok yang terbuat dari air buah enau.

Ia menuturkan masyarakat Lombok meminumnya saat bulan puasa untuk hidangan berbuka puasa. Rasa segar dan manis dari air tuak, menurutnya adalah alasan masyarakat Lombok memburu minuman ini.

Tuak manis banyak dijumpai di Jalan Bilasundung, Desa Bilasundung, Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Selain di Jalan Bilasundung, Khaeruddin mengatakan tuak manis dapat dibeli di daerah Pancor, Kecamatan Selong, Lombok Timur. Penjual tuak manis dapat dengan mudah ditemui di pinggir jalan raya.

Air tuak manis dipercaya oleh masyarakat dapat memberikan manfaat jika mengonsumsinya. Minuman dari buah beluluk ini diyakini dapat mengobati kencing manis, kencing batu, dan membantu menetralisir racun di dalam tubuh. Selain itu, tuak ini dapat menyehatkan jantung dan paru-paru.

Buah beluluk sebagai bahan dasar pembuatan tuak manis dapat ditemukan di Desa Selong, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Proses pembuatan air tuak manis dimulai dari penyadapan tangkai buah beluluk. Pengolahannya dilakukan tanpa tambahan gula dan rasa manisnya timbul secara alami.  

Sebotol tuak manis dipatok harga sebesar Rp 5.000. Penjual tuak manis akan menyajikan dalam kondisi dingin. Untuk mengkonsumsi tuak manis, sangat disarankan dalam keadaan dingin agar kesegarannya tetap terjaga. (bersambung)

Ikuti kisah perjalanan "Ekspedisi Alam Liar'' dari tim Kompas.com saat menjelajahi Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa di Nusa Tenggara Barat dalam lipsus "Ekspedisi Alam Liar"

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Pembangunan di Pulau Rinca, TN Komodo, Sudah Lalui Kajian Dampak Lingkungan

Travel Update
NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

NuArt Sculpture Park Bandung: Jam Buka, Tiket Masuk, dan Aktivitas

Travel Tips
Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Target Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bogor Naik Jadi 10 Juta

Travel Update
Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Panduan Lengkap ke Taman Gajah Tunggal di Tangerang

Travel Tips
Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Wisata ke Masjid Raya Sumatera Barat, Bisa Belajar Tahsin dan Falsafah

Jalan Jalan
Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Harga Tiket Pesawat Lagi Murah, Ini yang Sebaiknya Dilakukan Wisatawan

Travel Tips
Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Uni Eropa Setujui Rencana Visa Schengen Digital

Travel Update
Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Hong Kong Bagikan 500.000 Tiket Pesawat Gratis, Bujuk Turis Datang Lagi

Travel Update
Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Panduan ke Museum Taman Prasasti, Jam Buka, Rute, sampai Tips

Jalan Jalan
Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Buana Life Pangalengan: Harga Menu, Jam Buka, dan Daya Tarik 

Jalan Jalan
Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Uniknya Masjid Hidayatullah di Jakarta Selatan, Sajikan Akulturasi 4 Budaya

Jalan Jalan
Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Usai Acara, Delegasi ASEAN Tourism Forum 2023 Akan Jelajah Yogyakarta

Travel Update
Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Ada Apa di Museum Taman Prasasti Jakarta?

Travel Update
5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

5 Tips Berkunjung ke Buana Life Pangalengan, Reservasi Lebih Dulu

Jalan Jalan
ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogya Dimulai, Ada Pameran Parekraf Selama 4 Hari

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+