Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 06/04/2015, 11:17 WIB
EditorI Made Asdhiana

Makanan sehat

Terdapat aneka menu makanan lainnya, baik yang permanen maupun yang khusus pada hari tertentu. Masakan di Burgreens banyak menggunakan minyak kelapa ketika dimasak. Sementara untuk dressing, saus, digunakan minyak kelapa murni. Kini, bekerja sama dengan Organik Klub Tebet, Burgreens juga membuka cabang di sana dalam bentuk Burgreens Eat & Go.

Burgreens didirikan Max Mandias dan Helga Angelina (24). Keduanya bermitra juga dengan beberapa sahabat untuk mengelola Burgreens, yakni Banyu Bening, Michael J, Saptika Narendra G, dan Nadya Amanda Pritami.

Awalnya Max dan Helga sama-sama memandang perlunya mendorong konsumsi makanan sehat dan lebih banyak sayur, terutama kepada anak-anak. ”Awalnya pengin bikin katering anak. Anak itu kan generasi baru yang lebih bisa dibentuk,” ujar Helga.

Helga dan Max sebelumnya sama-sama berkuliah di Belanda. Helga berlatar belakang pendidikan komunikasi, sedangkan Max mempelajari bidang keuangan. Helga memilih gaya hidup vegetarian sebagai upaya penyembuhan penyakitnya. Ia mengidap asma dan sinusitis sejak usia 14 tahun. Banyaknya konsumsi obat membuat ia sudah mengalami infeksi ginjal pada usia remaja. Pada masa itu pula, Helga merasakan pengalaman traumatik melihat pemotongan ayam.

”Saya tertarik mempelajari alternative healing. Semua nutrisi untuk healing itu menggunakan ’resep’ perbanyak sayuran dan buah segar,” ujar Helga.

Sementara Max, yang pernah bekerja sebagai analis data di Amsterdam, juga terdorong mempelajari pola makan yang baik karena merasa tubuhnya tak sehat. Sambil kuliah, Max beberapa bulan bekerja di sebuah restoran di Amsterdam yang khusus menyajikan makanan mentah (raw food).

Kecintaannya pada dunia kuliner dan bisnis resto tumbuh di situ. Selain mengacu pada konsep vegan dan raw food, Burgreens juga berupaya menerapkan konsep Ayurveda dalam menyusun menu-menunya sebagai upaya mencapai keseimbangan.

Bersama Helga, Max memutuskan meninggalkan karier di Belanda yang sudah ia rintis seusai kuliah dan pulang ke Indonesia untuk membangun resto yang memenuhi idealisme mereka tentang pola makan sehat. Keduanya tak menampik, secara finansial berkarier di Belanda sesuai dengan latar studi mereka lebih menjanjikan. Kualitas lingkungan di ”Negeri Kincir Angin” juga nyaman. ”Tetapi, kami masih muda. Kami harus banyak mencari pengalaman,” ujar Max.

Keputusan untuk pulang dan membuat resto itu bukan tanpa tantangan. Bahkan orangtua Max sempat tak setuju. Toh mereka teguh berpegang pada komitmennya.

Burgreens dirintis pertengahan 2013. Semula mereka berencana berjualan secara daring. Keduanya kemudian menemukan mitra yang memiliki lahan dan membantu menata Burgreens menjadi resto bersuasana seperti saat ini. (Sri Rejeki & Nur Hidayati)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Tempat Lihat Bunga Mekar di Hokkaido, Tidak Hanya Saat Musim Semi

6 Tempat Lihat Bunga Mekar di Hokkaido, Tidak Hanya Saat Musim Semi

Jalan Jalan
Wisata di Setu Babakan Bisa Sewa Sepeda Listrik, Tarif mulai Rp 20.000

Wisata di Setu Babakan Bisa Sewa Sepeda Listrik, Tarif mulai Rp 20.000

Travel Update
Panduan Lengkap ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Main Bareng Anabul

Panduan Lengkap ke Bilik Kucing Cat Cafe Depok, Main Bareng Anabul

Travel Tips
Gempa Turkiye Hancurkan Sebagian Bangunan Kastel Peninggalan Romawi 

Gempa Turkiye Hancurkan Sebagian Bangunan Kastel Peninggalan Romawi 

Travel Update
5 Tempat Wisata Populer di Aichi Jepang, Ada Museum Toyota dan Kastel

5 Tempat Wisata Populer di Aichi Jepang, Ada Museum Toyota dan Kastel

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata di Sulawesi Tenggara Selain Wakatobi, Ada Benteng

5 Tempat Wisata di Sulawesi Tenggara Selain Wakatobi, Ada Benteng

Jalan Jalan
5 Syarat Main Bareng Anabul di Bilik Kucing Cat Cafe, Jangan Berisik

5 Syarat Main Bareng Anabul di Bilik Kucing Cat Cafe, Jangan Berisik

Travel Tips
Menparekraf Ingin Ada Penerbangan Langsung dari India ke Indonesia

Menparekraf Ingin Ada Penerbangan Langsung dari India ke Indonesia

Travel Update
5 Wisata Dekat Buana Life Pangalengan, Ada Rumah Film 'Pengabdi Setan' 

5 Wisata Dekat Buana Life Pangalengan, Ada Rumah Film "Pengabdi Setan" 

Jalan Jalan
Bikin Paspor 1 Hari Jadi, Bayar Rp 1 Juta

Bikin Paspor 1 Hari Jadi, Bayar Rp 1 Juta

Travel Update
Infrastruktur dan Akses Dikeluhkan Usai Konser Dewa-19, Menparekraf Ingin Pengelolaan JIS Lebih Terintegrasi

Infrastruktur dan Akses Dikeluhkan Usai Konser Dewa-19, Menparekraf Ingin Pengelolaan JIS Lebih Terintegrasi

Travel Update
Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Sandal Upanat untuk Naik ke Candi Borobudur Dipakai Delegasi ATF 2023

Travel Update
Sejumlah Delegasi ATF 2023 Jelajahi Tempat Wisata di Kulon Progo

Sejumlah Delegasi ATF 2023 Jelajahi Tempat Wisata di Kulon Progo

Travel Update
6 Tempat yang Dikunjungi Delegasi ATF 2023 di Yogyakarta, ke Mana Saja?

6 Tempat yang Dikunjungi Delegasi ATF 2023 di Yogyakarta, ke Mana Saja?

Jalan Jalan
Singapura Sumbang Turis Asing Terbanyak ke Indonesia Tahun 2022

Singapura Sumbang Turis Asing Terbanyak ke Indonesia Tahun 2022

Travel Update
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+