Sail Tomini Pintu Masuk Pengembangan Wisata

Kompas.com - 10/04/2015, 18:12 WIB
Keindahan panorama Teluk Tomini dilihat dari Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (21/8/2014). Keindahan alam itu sayangnya belum digarap secara maksimal oleh pemerintah daerah setempat, misalnya sebagai obyek wisata. KOMPAS/LUCKY PRANSISKAKeindahan panorama Teluk Tomini dilihat dari Kecamatan Pinogaluman, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara, Kamis (21/8/2014). Keindahan alam itu sayangnya belum digarap secara maksimal oleh pemerintah daerah setempat, misalnya sebagai obyek wisata.
EditorI Made Asdhiana
PARIGI, KOMPAS — Sektor wisata di Kabupaten Parigi Moutong belum dikembangkan dengan maksimal. Kendala utamanya adalah minimnya dukungan anggaran, baik untuk pembangunan fasilitas di tempat wisata maupun promosi. Sail Tomini yang acara puncaknya dilaksanakan pada 19 September di kabupaten ini diharapkan jadi pintu masuk pengembangan wisata.

"Kami andalkan Sail Tomini untuk memperkenalkan potensi dan obyek wisata. Harapannya setelah kegiatan itu digelar, pemerintah pusat dan masyarakat luas mendukung sektor wisata," ujar Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Parigi Moutong Hasani di Parigi, Selasa (7/4/2015).

Obyek wisata di kabupaten itu antara lain Pantai Tumpapa dengan pasir putih di Kecamatan Sausu, situs pelestarian burung maleo di Sausu, dan Air Terjun Linggugavali yang "dilengkapi" dengan bentangan tebing alami dan air panas di Kecamatan Sinio. Ada juga Pulau Kelelawar di Desa Tomoli, Kecamatan Toribulu, dan pesona keindahan bawah laut (terumbu karang) Teluk Tomini yang terbentang dari Kecamatan Sinio hingga Kecamatan Parigi Utara.

Namun, tempat wisata tersebut belum ditata dan dilengkapi dengan fasilitas pendukung, seperti penginapan dan gazebo. Hanya Pantai Kucing yang sudah dilengkapi penginapan. Obyek wisata itu dikelola swasta.

Selama ini, obyek wisata tersebut dikunjungi wisatawan lokal (Parigi dan Palu, ibu kota Sulteng). Jumlah wisatawan mancanegara masih bisa dihitung dengan jari. Mereka umumnya berwisata bawah laut.

Hasani menyampaikan, anggaran pengembangan wisata selama ini belum memadai. Kendala itu membuat obyek wisata seperti berkembang sendiri. Promosi wisata yang dilakukan dinas selama ini juga belum mampu menyedot dukungan pemerintah pusat dan peningkatan kunjungan wisatawan. Promosi antara lain dilakukan di Makassar (Sulawesi Selatan) dan Jakarta.

Terkait persiapan acara Sail Tomini, Ketua DPRD Parigi Moutong Santo menyampaikan, secara keseluruhan tugas pemerintah kabupaten sudah berjalan dengan baik. "Misalnya, menyiapkan lahan untuk arena acara seluas 21 hektar. Pemerintah telah membayar ganti rugi kepada masyarakat pemilik lahan," katanya.

Arena Sail Tomini terletak di Desa Pangi, Kecamatan Parigi Utara, 15 kilometer dari Parigi atau 65 kilometer dari Palu. Lahannya sudah mulai ditimbun tanah. (VDL)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X