Kompas.com - 13/04/2015, 16:04 WIB
Ilustrasi: para wisatawan asing ikut bermain angklung. KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHOIlustrasi: para wisatawan asing ikut bermain angklung.
EditorI Made Asdhiana
JAKARTA, KOMPAS.com – Rangkaian Side Events Peringatan ke-60 Konferensi Asia Afrika akan dimajukan dari rencana Sabtu 25 April 2015 menjadi Kamis, 23 April 2015. “Ini positif. Acara ini dipercepat dua hari, agar di saat Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) yang dihadiri Kepala Negara di Gedung Merdeka Bandung, show spektakuler itu bisa dipamerkan,” ujar Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya dalam siaran pers Puskompublik Kementerian Pariwisata, Senin (13/4/2015).

Perubahan jadwal itu membuat seluruh kru, panpel, peserta dan segala perlengkapannya harus ngebut untuk menyesuaikan diri. Sedangkan apabila diundur, urusan persiapan properti dan segala sesuatunya lebih mudah. Namun dengan dimajukan 2x24 jam, maka semuanya harus melakukan percepatan. Agar, pentas “Angklung for The World” itu tampil sempurna, penampilan maksimal dan jumlah pesertanya tetap di angka 20.000 orang.

Memajukan jadwal dalam rentang waktu persiapan yang mepet serta mengatur 20.000 orang memerlukan energi dan konsentrasi besar. Tetapi, jika dibandingkan dengan dampak yang ingin diraih bisa lima kali lebih dahsyat. “Itulah tantangan. Di situlah challenge, untuk merebut double impacts, menghibur di internal, dalam negeri, serta mengesankan di eksternal, bagi tamu yang berasal dari luar negeri,” kata Arief Yahya.

KOMPAS.COM/RACHMAT OGIE KURNIAWAN Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika.
Seperti diketahui, manajemen show yang melibatkan puluhan ribu orang dalam satu tempat, dalam satu momen, itu tidak mudah, apalagi jumlah personel sebanyak itu. Nantinya angklung akan diberi stiker “Wonderful Indonesia” dan pemain mengenakan kaus dengan logo Pesona Indonesia yang merupakan ikon Kemenpar.

“Kami yakin, kami masih bisa mengejar. Soal pilihan waktu ini sangat penting, agar semua Kepala Negara dan delegasi dari berbagai negara itu ikut haru, ikut senang, dengan sambutan warga Bandung dan Indonesia dalam memperingati peristiwa bersejarah bagi bangsa-bangsa Asia Afrika itu,” jelas Arief yang juga mantan CEO PT Telkom itu.

Manfaat lain, lanjut Arief, seni musik tradisional angklung itu juga makin populer di negara-negara Selatan Selatan. Pergelaran sebesar dan se-spektakuler itu harus turut dirasakan suasananya oleh tamu-tamu penting yang berkunjung di Bandung.  

Menurut Menpar, ide dasar konser raksasa angklung itu untuk menyambut Peringatan ke-60 KAA. Sebagai Ketua Bidang Side Events, dirinya harus mengkoordinasikan berbagai acara dengan tujuan meramaikan, menghibur, dan menyambut peringatan itu. "Ada dua pihak yang perlu disentuh, yakni delegasi dari berbagai negara, dan masyarakat lokal dan nasional Indonesia," katanya.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

KOMPAS.COM/Rachmat Ogie Kurniawan Mentri Pariwisata Arief Yahya saat jumpa pers dalam rangka pelaporan wisman ke Indoneisa periode 2014, di Balairung Soesilo Soedirman, Kementrian Pariwisata, Jakarta. Selasa (4/2/2015)
Yang pasti, Stadion Siliwangi, Bandung, 23 April nanti akan dipadati sekitar 20.000 orang yang menenteng alat musik khas Sunda itu. Kapasitas stadion itu sendiri akan penuh, dengan ribuan pasang mata yang hadir keliling tribun. Ada yang datang untuk menonton, ada yang memainkan angklung. Mereka akan saling menyaksikan, saling menunggu sensasi suara angklung itu bersama-sama.  

Arief memaparkan, momen di Bandung ini sangat spektakuler yakni pemecahan rekor main angklung kolosal. Sebelumnya di New York (5.000 orang), dan Beijing (10.000 orang). “Silakan hadir, silakan berfoto-foto, mengambil gambar, shoot video, up load ke media sosial, karena main angklung kolosal seperti ini belum tentu setahun sekali,” tambah Arief Yahya. (*)



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

6 Wisata Wonogiri yang Tutup Sementara per 16 Juni 2021, Jangan Kecele

6 Wisata Wonogiri yang Tutup Sementara per 16 Juni 2021, Jangan Kecele

Travel Update
Wisata Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri Tutup Sementara

Wisata Soko Langit, Infinity Pool di Wonogiri Tutup Sementara

Travel Update
Pulau Untung Jawa Kembangkan Kampung Jepang, Ada Pohon Sakura Asli

Pulau Untung Jawa Kembangkan Kampung Jepang, Ada Pohon Sakura Asli

Travel Update
Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Wings Air Buka Rute Kupang-Lewoleba-Kupang, Mulai dari Rp 400 Ribu

Travel Update
Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Seluruh Obyek Wisata di Klaten Resmi Tutup Tiap Akhir Pekan

Travel Update
Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Sandiaga, Salatiga, dan Sambal Tumpang Koyor

Travel Update
Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Museum MACAN Jakarta Tetap Buka, Simak Panduan Berkunjungnya

Jalan Jalan
Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Simak, Ini Daftar 9 Hotel Karantina WNA dan WNI di Jakarta Selatan

Travel Update
Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Cegah Covid-19, Pemerintah Hapus Cuti Bersama Natal 2021 dan Ubah Hari Libur Nasional

Travel Update
Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Wisata Rowo Jombor Klaten akan Direvitalisasi Mulai 16 Juli 2021

Travel Update
Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Indahnya Pemandangan Danau Toba dari Ketinggian di Geosite Sipinsur

Jalan Jalan
Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Rute Menuju Obelix Hills, Wisata Instagramable Terbaru di Yogyakarta

Travel Tips
Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Thailand Targetkan Pembukaan Penuh Pertengahan Oktober 2021

Travel Update
Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Cara Pesan Tiket Online Museum Angkut, Wisata Andalan di Kota Batu

Travel Tips
Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Mulai Pulih dari Covid-19, Taman Hiburan Disney Akan Gelar Lagi Pertunjukan Kembang Api

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X