Kompas.com - 16/04/2015, 11:17 WIB
Wisatawan mancanegara mengunjungi Benteng Tolucco di Ternate, Maluku Utara, Selasa (15/4/2014). Benteng yang dibangun oleh Francisco Serao pada 1540 ini juga sering disebut Benteng Holandia atau Santo Lucas. KOMPAS IMAGES/RODERICK ADRIAN MOZESWisatawan mancanegara mengunjungi Benteng Tolucco di Ternate, Maluku Utara, Selasa (15/4/2014). Benteng yang dibangun oleh Francisco Serao pada 1540 ini juga sering disebut Benteng Holandia atau Santo Lucas.
EditorI Made Asdhiana
SHANGHAI, KOMPAS.com - Pemilik dan CEO AirAsia Tony Fernandes mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dapat lebih dari 10 juta dan bahkan mencapai 40 juta.

"Indonesia memiliki banyak destinasi menarik. Selain Bali, ada Yogyakarta, Lombok, dan Manado. Jadi, jika Presiden Joko Widodo menargetkan turis mancanegara 10-20 juta, saya bahkan optimis bisa 40 juta," katanya kepada Antara di Shanghai, Rabu (15/4/2015).

Ditemui usai menandatangani nota kesepahaman dengan Union Pay Internasional, Tony mengungkapkan, dirinya sudah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk berbincang berbagai hal termasuk pariwisata.

Tony mengatakan, banyak turis khususnya dari Tiongkok, Jepang, dan Korea Selatan, hanya mengenal Bali.

"Padahal, banyak tempat di Indonesia yang menarik untuk dikunjungi. Karena itu, sebagai maskapai 'low cost' dengan jaringan internasional yang luas, sangat memungkinkan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai tujuan wisata yang menarik dan layak untuk dikunjungi," tuturnya.

Terlebih lagi, lanjut Tony, Pemerintah Indonesia telah menetapkan bebas visa untuk Tiongkok dan Jepang. "Tiongkok merupakan negara dengan jumlah pelancong terbesar saat ini termasuk ke Asia Tenggara antara lain Indonesia. Ini bisa ditingkatkan lagi," ujarnya.

KOMPAS/HERU SRI KUMORO Ilustrasi wisatawan saat mengunjungi pasar tradisional di Pasar Ubud, Gianyar, Bali beberapa waktu lalu.
Dia mencontohkan, di Tiongkok, AirAsia telah merambah 34 kota, potensi turis dari Tiongkok sangat besar untuk dibawa ke Indonesia. Begitu pun dari Jepang dan Korea Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain itu, Indonesia merupakan negara dengan lalu lintas udara yang padat, sehingga banyak peluang bagi Indonesia untuk membuka lebih banyak destinasi wisata yang menarik serta layak dikunjungi.

Setiap tahun tercatat 107 juta warga Tiongkok mengadakan perjalanan wisata ke luar negeri. Namun dari sekian banyak turis Tiongkok yang melakukan perjalanan ke mancanegara, hanya yang 959.000 orang per tahun yang datang ke Indonesia. Pada 2015, Indonesia menargetkan jumlah kunjungan turis Tiongkok bisa mencapai dua juta orang.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

PPKM Level 3 Serentak, Taman Rekreasi Diminta Serius Terapkan Protokol Kesehatan

Travel Update
Menelusuri Sudut-sudut 'Nyeni' di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

Menelusuri Sudut-sudut "Nyeni" di West Kowloon Hong Kong, Bisa Ditempuh dengan Jalan Kaki

BrandzView
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.