Kompas.com - 18/04/2015, 15:01 WIB
Nandra menyanyikan lagu daerah Nusa Tenggara Barat yang berjudul Lopi Penge pada acara pembukaan Kuldesak Tambora di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (16/4/2015). Lagu tersebut dibawakan dengan diiringi alat musik tradisional Nusa Tenggara Barat, silu. Kompas.com/Wahyu Adityo ProdjoNandra menyanyikan lagu daerah Nusa Tenggara Barat yang berjudul Lopi Penge pada acara pembukaan Kuldesak Tambora di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (16/4/2015). Lagu tersebut dibawakan dengan diiringi alat musik tradisional Nusa Tenggara Barat, silu.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

KOMPAS.com - Nafas lirih Zakaria (93( mulai memenuhi sebuah alat musik tiup tradisional dari Pulau Sumbawa. itu duduk bersila dengan dua orang pria lainnya. Mereka memainkan gendang yang ditabuh dengan tongkat kayu dan tangan. Dengan balutan baju dan celana putih serta ikat kepala, suara-suara sendu nan mengiris yang ia hasilkan. Alat musik tersebut bernama sarone yang berasal dari Kabupaten Bima dan Dompu.

“Ai lopi eeeeeee penge. Ai lopi eeeeeee penge. Ma loja nggengge eeeeeee motie,” dendang Nandra.

Zakaria masih mengiringinya dengan tiupan suli. Sementara Nandra menyanyi, pria berbaju putih juga semangat untuk menabuh gendang. Lantunan lagu asal Bima-Dompu tersebut disuguhkan bagi para para tamu undangan acara "Kuldesak Tambora" yang berlangsung di Bentara Budaya Jakarta (BBJ), Jakarta, beberapa waktu lalu.

Suara gendang mulai menghentak kencang seiring Nandra menyanyikan lagu tradisional saat pembukaan acara. Gemerlap lampu menyinari panggung. Salah satu pengunjung yang datang dari tanah Samawa pun tak ketinggalan untuk mengikuti Nandra menyanyikan. Walaupun terbenam oleh pengeras suara, mulut seorang wanita yang berada di barisan depan bangku tamu pun berbisik sambil menatap Nandra.

Sebait demi sebait lirik lagu telah dinyanyikan. Kini Zakaria mengganti alat musik yang dipegangnya. Sarone yang berukuran kecil diletakkan di sebelah ia bersila. Kemudian ia mengambil suli yang juga alat musik tiup tradisional yang berasal dari daerah yang sama. Bunyi suli mulai mengawali kembali pertunjukan yang dibawakan oleh tiga orang seniman asal Bima. Namun, kali ini berbeda dengan pertunjukan awal di mana Nandra bernyanyi.

Nandra mulai beranjak dari persilaannya. Ia mengambil kapodo, tongkat yang sudah siap di dekatnya. Gendang yang awalnya ia tabuh, kini digabungkan. Satu pria lainnya kini menabuh dua gendang. Ritme mulai naik cepat. Cucu dari Zakaria tersebut mulai menari meninggalkan Zakaria dan sang penabuh gendang. Ia berputar-putar sambil memegang tongkat laksana ingin berperang. Sendiri menari seperti penguasa medan perang. Hunusan tongkat ia hentakkan ke panggung. Iringan gendang makin ditabuh.

Nandra terlihat menghayati tarian. Gerakan maju mundur diselingi putaran seakan ingin menyapa para tamu. Tongkat berpindah dari tangan kiri ke tangan kanan. Jari jemarinya menggenggam kuat bak tak mau kehilang tongkat pusaka. Tarian itu menurut Zakaria adalah Tari Mancak. Namun kelihaian Nandra tak lama dapat dinikmati. Selama hampir lima menit ia menari di panggung, tongkat diletakkan. Pertanda mereka mengakhiri pertunjukkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kesenian Daerah

Pada pembukaan "Kuldesak Tambora", tiga orang pria membawakan kesenian daerah yang berasal dari kabupaten di sekitar kaki gunung. Zakaria merupakan inisiator di balik aksi panggung yang memukau para tamu. Ia membawakan sebuah lagu dan tarian yang telah dikenal oleh Masyarakat Dompu dan Bima. Lagu Lopi Penge dan Tari Mancak.

“Lopi Penge dinyanyikan oleh nelayan yang pergi merantau mencari ikan. Dia menyanyikam untuk melepaskan rasa rindu terhadap kampung halaman dan kekasih,” kata Zakaria kepada KompasTravel di Bentara Budaya Jakarta, Kamis (16/42015).

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Wisata Puncak Kuik Ponorogo

Travel Tips
Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Festival Kota Cerutu Jember, Momen Kenalkan Kekayaan Wisata

Travel Promo
Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Wisata Puncak Kuik, Salah Satu Atap Ponorogo yang Memesona

Jalan Jalan
Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jangan Lakukan 3 Hal Ini di Polandia, Bisa Datangkan Nasib Buruk

Jalan Jalan
6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

6 Fakta Menarik Polandia, Punya Kosakata yang Sama dengan Indonesia

Jalan Jalan
Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film 'House of Gucci' di Italia

Intip Mewahnya Vila Lokasi Syuting Film "House of Gucci" di Italia

Jalan Jalan
Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Bandara Adisutjipto Yogyakarta Kembali Buka Rute Yogyakarta-Bali

Travel Update
Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Citilink Jadi Maskapai Pertama yang Terbang Komersial ke Bandara Ngloram Blora

Travel Update
Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Slowakia Lockdown karena Ada Lonjakan Kasus Covid-19

Travel Update
Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Negara-negara di Eropa Lockdown Lagi, Penjualan Paket Wisata Tak Terpengaruh

Travel Update
Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Kapal Pesiar Masih Dilarang Berlayar ke Hawaii hingga 2022

Travel Update
Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Desa Ara di Bulukumba Sulsel Bakal Punya Wisata Kapal Phinisi

Travel Update
Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Polres Semarang Bentuk Satgas Jalur Wisata Saat Nataru, Antisipasi Lonjakan Pengunjung

Travel Update
Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

Wow! Ubud Jadi Kota Ke-4 Terbaik Sedunia, Kalahkan Kyoto dan Tokyo

BrandzView
Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Per 1 Desember 2021, WNI Bisa Terbang Langsung ke Arab Saudi Tanpa Karantina 14 Hari di Negara Ketiga

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.