Kompas.com - 27/04/2015, 12:04 WIB
Seporsi nasi goreng warna-warni hasil kreasi Thole Kitchen milik Mujianto. Warna-warna dihasilkan dari bahan pewarna alami seperti cabe hijau, sawi hijau, buat bit, dan cumi. Kompas.com/Wahyu Adityo ProdjoSeporsi nasi goreng warna-warni hasil kreasi Thole Kitchen milik Mujianto. Warna-warna dihasilkan dari bahan pewarna alami seperti cabe hijau, sawi hijau, buat bit, dan cumi.
|
EditorNi Luh Made Pertiwi F

JAKARTA, KOMPAS.com – Sekilas terlihat tak ada yang berbeda dengan penjual nasi goreng pada umumnya. Seorang pria terlihat lincah memainkan sodet di wajan penggorengan. Wangi harum tumisan bumbu nasi goreng menyeruak masuk ke hidung. Lampu neon memancar menerangi sebuah gerobak nan usang. Beberapa orang duduk bercengkerama usai santap malam. Namun perbedaan terlihat jelas ketika hasil masakan telah siap disantap.

Seporsi nasi goreng telah tersaji di depan meja. Berbeda pada umumnya jika kuliner khas Indonesia ini menggunakan kecap sehingga berwarna coklat, nasi goreng ini berwarna-warni. Warna hijau, merah, dan hitam cukup memikat mata. Umumnya, nasi goreng tersaji dengan tambahan potongan ayam goreng, bakso, sosis, cumi, bahkan kambing. Namun, nasi goreng justru mempunyai daya tarik pada warna-warna nasi.

Warna-warna pada nasi goreng ini, Mujianto, sang penjual, menjamin tak menggunakan bahan kimia atau pengawet. Ia mengatakan menggunakan bahan-bahan alami yang aman untuk dikonsumsi. Gerobak nasi gorengnya bisa dijumpai di kawasan Panglima Polim, Jakarta Selatan.

“Warna merah diwarnai dengan menggunakan bit. Hijau dari sawi hijau dan cabai hijau. Sementara warna hitam dari tinta cumi dengan campuran kluwek,” kata Mujianto kepada KompasTravel di Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Nasi goreng warna hitam terasa gurih khas cumi. Bau amis pun tak tercium saat aroma nasi goreng terhirup. Berganti dengan wangi nasi goreng yang menantang untuk disantap. Dengan taburan teri Medan, rasa asin ikut bercampur di lidah. Sebagai teman wajib ketika menyantap nasi goreng, krupuk pun hadir bersamaan dalam satu porsi.

Mujianto atau akrab dikenal dengan sapaan Thole menuturkan bahwa kreasi nasi goreng warna-warni ini telah dimulai sejak tahun 2010. Sebelumnya ia masih berjualan keliling dari jalan ke jalan hingga menemukan bumbu berwarna. Thole mengaku pernah bekerja dengan Wiliam Wongso sampai ia memutuskan untuk berjualan nasi goreng bersama sang istri. Ia menamakan usaha nasi goreng dengan nama Nasi Goreng Thole Kitchen. Hingga saat ini, menurutnya dalam satu hari ia dapat menjual sampai 100 porsi.

Warung tongkrongan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para pembeli tampak asyik bercengkerama usai menyantap nasi goreng. Mereka duduk melingkar menggunakan bangku plastik. Di suasana temaram berbekal pancaran sinar lampu neon, kedai nasi goreng sederhana ini berubah menjadi tempat nongkrong anak muda. Dua orang pembeli lain baru saja datang untuk memesan satu porsi nasi goreng warna hitam.

“Saya pesan warna hitam karena suka cumi. Ingin coba, Mas. Waktu itu lihat di televisi,” kata mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta Jakarta, Reza Alfian, kepada KompasTravel.

Para pembeli sajian nasi goreng warna-warni kreasi Mujianto dapat menemukan kuliner ini di Jalan Panglima Polim V, Jakarta Selatan yang berada dekat Toko Orbis. Jika membawa kendaraan dari arah Terminal Blok M, Anda dapat berbelok kiri pada lampu merah Blok M Plaza dan setelah 50 meter dapat belok kanan.

Kedai Thole mulai buka pukul 18.30 WIB dan tutup pukul 01.00 WIB. Satu hari dalam seminggu, ia tak berjualan untuk beristirahat. Jika tak mau kehabisan, jangan datang terlalu malam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Australia Tunda Buka Perbatasan Akibat Varian Omicron

Travel Update
Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Indonesia Larang Kedatangan WNA dari 11 Negara Akibat Varian Omicron

Travel Update
Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Sudah Digencarkan Sejak 2010, Pariwisata Halal di NTB Masih Digodok

Travel Update
Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Honeymoon di Hotel Santika Bisa Minta Dekorasi Khusus Secara Gratis

Travel Update
Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Semua Tempat Wisata di Aceh Utara Buka Saat Libur Nataru

Travel Update
7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Staycation dengan Lansia Saat Pandemi Covid-19

Travel Tips
Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Masa Karantina WNI dan WNA di Indonesia Diperpanjang hingga 7 Hari

Travel Update
8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

8 Tips Staycation dengan Anak di Hotel, Minta Sterilkan Kamar Dua Kali

Travel Tips
Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Filipina Larang Kedatangan Turis Asing Bervaksin, Cegah Varian Omicron

Travel Update
Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Produk UMKM Indonesia Dipromosikan di Inggris dalam ISME UK Expo in Oxford

Travel Update
Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Wisata Alam Diprediksi Masih Jadi Tren Wisata Tahun 2022

Travel Update
3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

3 Tips Wisata ke Bukit Pengilon Yogyakarta, Jangan Lupa Bawa Tenda

Travel Tips
Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Jepang Larang Kedatangan Turis Asing untuk Cegah Varian Omicron

Travel Update
Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Hotel Santika Tawarkan Harga Promo Tahun Baru, Ada Voucer Rp 50.000

Travel Promo
Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Staycation di Hotel dengan Anak saat Nataru Tak Perlu Bawa Bukti Tes Covid-19

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.