Kompas.com - 04/05/2015, 16:07 WIB
EditorNi Luh Made Pertiwi F
GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com -Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengimbau pengelola Goa Pindul membatasi jumlah kunjungan wisatawan yang masuk ke goa, supaya tidak mengganggu ekosistem.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gunung Kidul Saryanto di Gunung Kidul, Minggu (3/5/2015), mengakui Goa Pindul menjadi salah satu magnet wisatawan untuk berkunjung ke Gunung Kidul, sehingga setiap akhir pekan ataupun libur panjang selalu dipenuhi wisatawan,

"Memang Goa Pindul menjadi salah satu magnet bagi wisatawan," katanya.

Disinggung mengenai munculnya foto yang tersebar melalui media sosial dihebohkan dengan munculnya foto pintu masuk Goa Pindul yang penuh sesak dengan wisatawan, bahkan air sungai tidak nampak, dan sejumlah nitizen mengecam keadaan tersebut karena bisa mengganggu ekosistem di goa, Saryanto mengaku belum mengetahui.

Namun demikian, dia mengakui, pihaknya tidak bisa membatasi jumlah pengunjung yang memasuki Goa Pindul. "Belum tahu, tetapi itu jika itu benar dan dibiarkan akan mengganggu ekosistem di dalam goa," katanya.

Disbudpar menyerahkan pengaturan wisatawan kepada pokdarwis dan pengelola Goa Pindul. Menurut dia, seharusnya pengelola menyarankan wisatawan untuk berkunjung ke destinasi yang lain, yang ada di kawasan Goa Pindul, misalnya Goa Glatik, Goa Baru, dan rafting Sungai Oya. "Seharusnya pengelola menyarankan wisatawan ke destinasi lain, agar tidak menumpuk," kata dia.

KOMPAS/ANASTASIA JOICE Rangkaian ban menuju pintu masuk Goa Pindul.

Ketika dihubungi pada kesempatan terpisah, salah satu pengelola wisata Goa Pindul, Haris Purnawan, mengatakan pihaknya tidak bisa membatasi jumlah pengunjung yang masuk ke Goa Pindul. Salah satu penyebabnya, katanya, persaingan antar pengelola.

"Tidak bisa dibatasi karena pengelolanya tidak hanya satu," kata Haris.

Menurut dia, pemerintah yang seharusnya membatasi kunjungan, apalagi saat ini sudah ada penarikan retribusi oleh pemkab. "Seharusnya pemkab yang membatasi bukan kami," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Baju Adat Jokowi Saat Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI

5 Baju Adat Jokowi Saat Pidato Kenegaraan Sidang Tahunan MPR RI

Jalan Jalan
5 Tips Wisata ke Pop Art Jakarta 2022 Senayan Park, Pakai Baju Putih

5 Tips Wisata ke Pop Art Jakarta 2022 Senayan Park, Pakai Baju Putih

Travel Tips
Festival Golo Koe Tampilkan The New Labuan Bajo kepada Dunia

Festival Golo Koe Tampilkan The New Labuan Bajo kepada Dunia

Travel Update
Festival Golo Koe Labuan Bajo NTT Akan Jadi Acara Tahunan

Festival Golo Koe Labuan Bajo NTT Akan Jadi Acara Tahunan

Travel Update
Meluruskan Kebijakan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Meluruskan Kebijakan Tarif Masuk Taman Nasional Komodo

Travel Update
Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung Saat Pidato Kenegaraan

Jokowi Pakai Baju Adat Bangka Belitung Saat Pidato Kenegaraan

Travel Update
HUT Ke-77 RI, Simak 5 Promo Wisata Gratis untuk Pemilik Nama Agus

HUT Ke-77 RI, Simak 5 Promo Wisata Gratis untuk Pemilik Nama Agus

Travel Promo
Visa Turis Bisa untuk Umrah, Tak Berlaku bagi Jemaah Indonesia

Visa Turis Bisa untuk Umrah, Tak Berlaku bagi Jemaah Indonesia

Travel Update
7 Mobil Kepresidenan Parkir di Lobi Sarinah, Bisa Foto Bareng

7 Mobil Kepresidenan Parkir di Lobi Sarinah, Bisa Foto Bareng

Travel Update
Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Pati Ka Du'a Bapu Ata Mata, Ritual Beri Makan Leluhur di Danau Kelimutu

Jalan Jalan
Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Tiket Pesawat Masih Mahal, Sandiaga Prediksi Tarif Turun Akhir Tahun

Travel Update
Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Komunikasi Jadi Kunci Upaya Pariwisata Berkelanjutan di Labuan Bajo

Travel Update
Promo Tiket Garuda Indonesia, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,7 Jutaan

Promo Tiket Garuda Indonesia, Jakarta-Labuan Bajo PP Rp 1,7 Jutaan

Travel Promo
HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Bromo

HUT Ke-77 RI, Bendera Merah Putih Raksasa Dibentangkan di Gunung Bromo

Travel Update
7 Aktivitas Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Bisa Jajal 'Road Trip'

7 Aktivitas Rayakan Hari Kemerdekaan Indonesia, Bisa Jajal "Road Trip"

Travel Tips
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.