Kompas.com - 07/05/2015, 08:10 WIB
|
EditorI Made Asdhiana
PASER, KOMPAS.com - Perjalanan Etape 3 Tanjung, Kalimantan Selatan menuju Batu Kajang, Kalimantan Timur, Rabu (6/5/2015) berlangsung alot. Para peserta Jelajah Sepeda Kompas kewalahan menghadapi tanjakan setelah memasuki Provinsi Kalimantan Timur. Jalan yang berlubang, aspal yang pecah, dan pasir berbatu menambah kesulitan para peserta dalam menyelesaikan Etape 3 ini.

"Etape 3 ini dahsyat. Turunannya sangat membahayakan. Apalagi ditambah jalanan yang rusak. Menakutkan karena kalau salah bisa celaka," kata peserta Jelajah Sepeda Kompas Banjarmasin-Balikpapan, Ahmad Faisal saat makan malam di Hotel Permata, Batu Kajang, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser, Rabu (6/5/2015).

Akrab disapa Kang Icel, ia menceritakan pengalaman melewati Etape 3 ini sangat menegangkan karena harus menghadapi turunan curam dengan disertai jalanan yang rusak. Namun ia bersyukur karena rombongan dapat tiba dengan selamat.

Pantauan KompasTravel, jalan yang rusak dimulai ketika memasuki Kalimantan Timur. Desa-desa yang berada di Kecamatan Muara Komam mengalami kerusakan jalan dari mulai bahu jalan hingga seluruh jalan. para peserta tiba di Batu Kajang pada pukul 19.00 Wita atau terlambat 1,5 jam dari waktu yang dijadwalkan. Para peserta terpaksa bersepeda di malam hari dengan bantuan headlamp.

Road Captain Jelajah Sepeda Kompas Banjarmasin-Balikpapan, Cucu Eman atau akrab disapa Kang Coe mengatakan keterlambatan pada etape ini disebabkan oleh faktor cuaca beserta medan yang ekstrem. Medan jalan yang rusak menyebabkan pergerakan menjadi melambat. Turunan dengan kombinasi jalan yang rusak mengancam para peserta.

"Tingkat bahayanya sangat tinggi. Perlu penguasaan bersepeda dengan kemampuan tinggi. Kalau tidak bisa kecelakaan. Jalan yang rusak sangat bahaya untuk bersepeda kali ini," ujarnya.

Namun ia senang karena para peserta telah mengetahui batas kemampuan diri dalam bersepeda. Lebih dari 10 peserta Jelajah Sepeda Kompas dievakuasi oleh panitia. Salah satunya adalah peserta wanita, Tentrem Sartika.

"Ketika turunan dan bertemu dengan jalan rusak. Sangat menghambat. Alhamdulillah dievakuasi. Saya gak mau maksain diri. Lebih baik simpan tenaga buat besok," katanya.

Para peserta Jelajah Sepeda Kompas Banjarmasin telah menyelesaikan Etape 3 Tanjung menuju Batu Kajang sejauh 112 km. Etape 4 berlangsung dari Batu Kajang menuju Kabupaten Grogot sejauh 70 km. Target titik akhir perjalanan bersepeda jarak jauh ini adalah Kota Balikpapan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Amaris Online Travel Fair 2022, Nginap Mulai Rp 200.000-an Per Malam

Travel Promo
Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Perlahan Pulih dari Pandemi, Tari Kecak Uluwatu Ditonton 1.200 Orang Sehari

Travel Update
DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

DAMRI Layani Rute Stasiun Rangkasbitung-Pantai Sawarna Mulai Rp 50.000

Travel Update
Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Balai Yasa Manggarai Dibuka untuk Tur Edukasi, Hanya sampai Besok

Jalan Jalan
Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Stasiun Samarang NIS, Stasiun Kereta Api Pertama Indonesia yang Hilang

Jalan Jalan
Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Menanti Dibukanya Alun-alun Bandungan di Semarang

Travel Update
Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Pertemuan Menteri Pariwisata Anggota G20 Sepakati 5 Poin Bali Guidelines

Travel Update
5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

5 Tempat Ngeteh Instagramable di Jakarta

Jalan Jalan
Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Kunjungi Kampung Adat, Turis Portugal Pakai Kain Songke dan Selendang Manggarai

Jalan Jalan
7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

7 Tips Aman Berkendara di Jalan Tol agar Tidak Kecelakaan

Travel Tips
3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

3 Tren Terkini Pariwisata di Indonesia, Ada Sport Tourism

Travel Update
Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Serunya Trekking di Bukit Lawang Sumatera Utara, Bertemu Orangutan dan Monyet

Jalan Jalan
Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Awas Bahaya! Hindari 3 Hal Ini Saat Trekking

Travel Tips
Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Literasi dan Edukasi Sampah Plastik, Upaya Jaga Keindahan Labuan Bajo

Travel Update
Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Kenaikan Tiket Masuk TN Komodo Ditunda, Sudah Ada Turis yang Jajal Tarif Rp 3,75 Juta Per Orang

Travel Update
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.