Kompas.com - 13/05/2015, 13:21 WIB
Menikmati liburan Natal dan Tahun Baru di Legoland Malaysia, Johor Bahru, bisa jadi salah satu alternatif. Kompas/Sutta DhamasaputraMenikmati liburan Natal dan Tahun Baru di Legoland Malaysia, Johor Bahru, bisa jadi salah satu alternatif.
EditorI Made Asdhiana
PADANG, KOMPAS.com - Pemerintah Malaysia melalui lembaga Malaysia Tourism Promotion Board mempromosikan pariwisata yang ada di negara itu ke Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dalam rangkaian kegiatan yang bertajuk "Tur Negara ASEAN".

"Dalam rangka meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan ke Malaysia, kami menggelar tur melibatkan sejumlah pelaku usaha dan biro perjalanan wisata ke tiga daerah di Sumatera yaitu Padang, Medan dan Pekanbaru," kata Deputy Director International Promotion Division South East Asia Malaysia, Abdul Rauf bin Abu Hasan di Padang, Senin (11/5/2015).

Ia menjelaskan pada 2015 Malaysia menggelar Tahun Festival Malaysia atau Malaysia Year of Festival (Myfest) 2015 yang mengangkatkan 50 acara festival dan kebudayaan. "Sumbar merupakan salah satu wilayah yang menjadi target sosialisasi untuk lebih memperkenalkan wisata Malaysia karena ada penerbangan langsung dari Padang ke Kuala Lumpur," ujarnya.

Untuk itu, dalam tur yang digelar disampaikan paket-paket kunjungan wisata kepada sejumlah agen perjalanan wisata yang ada di Sumbar untuk ditindaklanjuti melalui kerja sama, kata dia

Abdul Rauf menyebutkan pada 2015 Malaysia menargetkan kunjungan wisatawan sebanyak 36 juta orang dengan target pendapatan mencapai 89 miliar Ringgit Malaysia.

KOMPAS/ISMAIL ZAKARIA Dua wisatawan asal Pekanbaru, Riau, menikmati pemandangan dari puncak Janjang Seribu, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat, Sabtu (25/4/2015). Potensi wisata, baik alam maupun budaya, yang sangat besar menjadi sektor penting dalam menunjang pembangunan Bukittinggi. Sektor tersebut menyumbang sekitar 62 persen bagi pendapatan asli daerah kota yang terkenal dengan ikon Jam Gadang ini.
Sementara Ketua Asita Sumbar, Ian Hanafiah mengatakan selama ini kerja sama antara biro perjalanan wisata yang ada di Sumbar dengan Malaysia berjalan baik. "Harus diakui jumlah wisatawan yang datang ke Malaysia jauh lebih banyak dari pada yang berkunjung ke Sumbar, dan ini berkat promosi yag baik dari negara itu," katanya.

Ian mengatakan pemerintah Indonesia sebaiknya mencontoh bagaimana Malaysia mempromosikan pariwisatanya dengan membentuk badan khusus serta melakukan promosi dengan maksimal.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Apalagi di Sumbar ada penerbangan langsung yang merupakan peluang besar bagi warga Negara Jiran itu untuk berkunjung ke daerah ini, sekarang tinggal memaksimalkan promosi," kata Ian.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

10 Maskapai Penerbangan Paling Tepat Waktu Se-Asia Pasifik 2021, Indonesia Termasuk

Travel Update
PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

PT KAI Luncurkan KA Nusa Tembini Jurusan Cilacap-Yogya 2 Juli 2021

Travel Update
Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Tebing Laut Ngungap Gunungkidul, Obyek Wisata Alam Tebing dan Lautan

Jalan Jalan
Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Penerbangan Misterius di Korea Selatan Laris Manis, Ditumpangi Belasan Ribu Penumpang

Travel Update
Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Jangan Nekat, Wisatawan Jakarta Dilarang ke Bandung Selama Sepekan

Travel Update
Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Malindo Air Mulai Uji Coba IATA Travel Pass

Travel Update
Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Paket Wisata Vaksin, Turis Indonesia Berkesempatan Dapat Vaksin Covid-19 di AS

Travel Update
4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

4 Aktivitas Seru Saat Wisata ke Taman Langit Malang

Jalan Jalan
30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

30 Wisata Hits di Malang 2021, Banyak Spot Foto Kekinian

Jalan Jalan
8 Desa Wisata di Sumba Timur NTT, Cocok untuk Wisata Alam dan Budaya

8 Desa Wisata di Sumba Timur NTT, Cocok untuk Wisata Alam dan Budaya

Travel Update
Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Kenapa Edelweis Tidak Boleh Dipetik? Ini 10 Fakta Menarik Si Bunga Abadi

Travel Update
AirAsia Beri Promo Gratis Bagasi 15 Kilogram, Ini Caranya

AirAsia Beri Promo Gratis Bagasi 15 Kilogram, Ini Caranya

Travel Promo
Asyik! Wisatawan Indonesia Sudah Bisa Liburan ke Perancis

Asyik! Wisatawan Indonesia Sudah Bisa Liburan ke Perancis

Travel Update
Jam Buka dan Harga Tiket Kebun Binatang Jurug Kota Solo 2021, Ada Diskon

Jam Buka dan Harga Tiket Kebun Binatang Jurug Kota Solo 2021, Ada Diskon

Jalan Jalan
5 Tempat Wisata Malang Terbaru 2021, Cocok Dikunjungi Saat Akhir Pekan

5 Tempat Wisata Malang Terbaru 2021, Cocok Dikunjungi Saat Akhir Pekan

Jalan Jalan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X