Kompas.com - 20/05/2015, 19:21 WIB
EditorI Made Asdhiana
DENPASAR, KOMPAS.com - Banyak wisatawan mancanegara (wisman) asal Eropa tertarik mengunjungi obyek wisata kerumunan monyet jinak bertingkah polah lucu yang menghuni hutan asri di Sangeh, Kabupaten Badung, Bali.

"Wisman yang mengunjungi Sangeh sebagian besar berasal dari Eropa seperti Inggris, Perancis, Jerman dan Belanda yang memang selalu menyempatkan diri bercengkerama dengan monyet di Sangeh," kata Kepala Pengelola Obyek Wisata Alam Sangeh, Made Mohon, Rabu (20/5/2015).

Ia menjelaskan, obyek wisata Sangeh merupakan obyek wisata tujuan utama para pelancong asal Eropa setelah mereka menghabiskan banyak waktunya mengunjungi tempat-tempat wisata di daerah Badung Selatan seperti, Pantai Kuta, Uluwatu dan Pantai Sanur.

"Para pelancong Eropa yang datang ke Sangeh sebelumnya sudah pernah mengunjungi beberapa tempat wisata di Badung selatan, tetapi, mereka kadang kurang puas dengan keadaan yang penuh sesak dan jalanan yang macet, sebagai alternatif mereka lebih memilih untuk berkunjung ke sini," katanya.

Selain itu, wisatawan Eropa sangat tertarik dengan keberadaan kawanan monyet jinak yang berada di sekitaran obyek wisata tersebut. Sesekali mereka berinteraksi dengan memberi makanan seperti kacang dan pisang.

"Kami menyediakan makanan-makanan untuk monyet yang bisa dibeli wisatawan, dengan itu, mereka bisa berinteraksi langsung dengan kawanan monyet tersebut," katanya.

Made Mohon mengatakan, wisman Eropa sangat senang ketika diajak berkeliling mengitari obyek wisata Sangeh yang penuh dengan berbagai jenis pohon pala dan sejenisnya. Selain itu, fenomena tersebut tidak terlepas dari karakteristik pelancong asal Eropa yang lebih menyenangi ekowisata ketimbang jenis wisata yang lain.

"Pelancong asal Eropa tidak terlalu suka dengan destinasi wisata modern. Mereka lebih senang yang alami seperti wisata mengunjungi pegunungan, mengunjungi desa wisata, dan sejenisnya," kata Made.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.