Kompas.com - 24/05/2015, 07:46 WIB
EditorI Made Asdhiana
LAGOI, KOMPAS.com - Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya optimistis target Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk mendatangkan 2,5 juta wisatawan mancanegara (wisman) pada tahun 2015 tercapai.

"Bintan, merupakan salah satu destinasi utama pariwisata di Indonesia. The next Bali itu Bintan," kata Arief Yahya usai membuka Bintan Triathlon 2015 di Nirwana Gardens, Lagoi, Sabtu (23/5/2015).

Didampingi Wagub Kepri Soerya Respationo, Menpar yang baru pertama kali membuka Bintan Triathlon 2015 ini sangat yakin keberadaan Provinsi Kepri yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia akan mampu mengundang wisman dari negara tetangga itu ke Kepri.

"Pasti tercapai. Singapura itu ada 16 juta wisman, sebanyak 1,6 juta ekspatriat. Apalagi Juli nanti pemerintah akan bebaskan visa untuk 30 negara. Nantinya akan ada 6 titik di Kepri di mana wisman masuk bebas visa," katanya.

Kelemahan kita, lanjut Arief adalah komunikasi. Oleh karena itu, Juli nanti komunikasi akan diperkuat melalui promosi di berbagai jaringan televisi internasional untuk lebih mengangkat lagi potensi pariwisata Indonesia ke pentas dunia.

KOMPAS.COM/I MADE ASDHIANA Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau (Kepri) Guntur Sakti bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya usai melepas peserta Triathlon 2015 di Lagoi, Bintan, Kepulauan Riau, Sabtu (23/5/2015).
Wagub Kepri Soerya Respationo berupaya mengajak masyarakat Kepri untuk sadar wisata agar wisman lebih banyak lagi berpelesir ke provinsi ini. "Kami melibatkan TNI dan Polri untuk mengajak masyarakat Kepri semakin sadar wisata," katanya.

Bupati Bintan Ansar Ahmad pada kesempatan itu memaparkan pihaknya akan memberikan pelayanan secepatnya kepada investor sektor pariwisata untuk membangun perhotelan di Bintan. Ansar optimistis, jika hotel semakin banyak di Bintan, bandara diperluas, maka kegiatan semacam Bintan Triathlon dengan membawa 4.000 hingga 5.000 wisman akan semakin memudahkan mereka mencari penginapan di Bintan.

Maka, lanjut Menpar, promosi itu penting. "Pariwisata Indonesia ibarat wanita cantik, tapi tak ada yang tahu," kata Arief Yahya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.